MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, memperketat penerapan protokol kesehatan COVID-19 di Rumah Susun (Rusun) Asrama Militer (Asmil) di Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. Langkah tersebut dilakukan setelah ditemukan delapan orang penghuni Rusun Asmil terpapar COVID-19.
Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, temuan kasus COVID-19 di Rusun Asmil Solo menjadi perhatian Pemkot Solo. Pihaknya langsung bergerak cepat melakukan tindakan agar virus Corona tidak menyebar luas di Rusun Asmil.
"Kami langsung melakukan tracking, tes swab pada penghuni. Penyemprotan disinfektan juga sudah dilakukan," ujar Rudy, Selasa (13/10).
Baca Juga
Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi
Rudy mengatakan, penerapan protokol kesehatan di Rusun Asmil dan rumah deret di Solo juga lebih diperketat. Siapapun orangnya jika keluar kamar wajib pakai masker sebagai upaya pencegahan agar tidak terjangkit COVID-19.
"Para penghuni untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Kami akan melakukan inspeksi ke rusun untuk meninjau langsung penerapan protokol kesehatan. Jika melanggar langsung dibawa Satpol PP untuk membersihkan sungai," kata dia.
Kepala UPT Rumah Sewa Iswan Fitradias mengatakan, penerapan protokol kesehatan merupakan urusan wajib bagi penghuni rusunawa yang dikelola Pemkot Solo. Penghuni yang tidak patuh bisa diberikan sanksi sosial.
"Semua sapras (sarana dan prasarana) protokol kesehatan sudah kami sediakan. Sekarang tidak ada lagi alasan waga untuk tidak disiplin," katanya.
Baca Juga
Diduga Sebar Hoaks dan Menghasut, Sejumlah Petinggi KAMI Dijadikan Tersangka
Ia menambahkan penyemprotan disinfektan juga dilakukan disemua rusunawa di Solo. Dengan penyemprotan disinfektan tersebut dan penghuni mematuhi protokol kesehatan, rusunawa di Solo tidak akan menjadi klaster COVID-19," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)