MERAHPUTIH.COM - MEDIA sosial tengah heboh dengan beredarnya video yang dinarasikan sebagai simulasi merencanakan pandemi COVID-19. Dalam video yang beredar itu tampak sejumlah orang berpakaian alat pelindung diri di sebuah laboratorium. Tampak ada seorang pria yang tengah merekam kegiatan mereka mengguunakan sebuah kamera.
Informasi ini diunggah akun Instagram 'jampasirdotcom'. Akun itu mengunggah video yang diklaim sebagai rekaman simulasi penanganan pasien untuk merencanakan pandemi COVID-19. Unggahan tersebut menarasikan bahwa video tersebut bersumber dari dokumen Epstein Files dirilis ke publik.
NARASI
Rilis dokumen rahasia kasus Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat memantik sorotan baru. Salah satu temuan menyebut adanya email antara Bill Gates dan Epstein pada 2017 yang membahas 'simulasi pandemi', dua tahun sebelum COVID-19 muncul.
Sorotan makin tajam karena pada Oktober 2019, Bill & Melinda Gates Foundation menjadi sponsor utama Event 201, simulasi pandemi global bersama Johns Hopkins University dan World Economic Forum. Pihak yayasan menegaskan kegiatan itu latihan kesiapsiagaan dan bagian dari komitmen lama di kesehatan global.
Dokumen juga memuat tuduhan pribadi terhadap Gates, termasuk klaim permintaan penghapusan email dan bantuan terkait penyakit menular seksual, yang dibantah keras oleh juru bicaranya sebagai upaya Epstein mencemarkan nama baik. Gates belum memberi komentar langsung.
Jutaan halaman Epstein Files kini kembali memantik debat publik soal transparansi, etika elite global, dan dorongan penyelidikan lanjutan atas jaringan Epstein.
Baca juga:
FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri potongan video tersebut melalui Google Image Search dengan menggunakan tangkapan layar. Hasil penelusuran mengarah pada video yang diunggah oleh kanal YouTube Pusat Medis Shamir. Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Cuplikan pertama yang menampilkan suasana penanganan pasien diketahui berasal dari video dokumentasi resmi Pusat Medis Shamir yang dipublikasikan pada 2021. Video yang beredar memiliki tampilan yang sama persis dengan video aslinya, terlihat dari ruangan berpembatas tipis berwarna biru dengan nomor di setiap sekat. Kesamaan ini menunjukkan bahwa rekaman tersebut bukan simulasi rahasia untuk merencanakan pandemi, melainkan video promosi fasilitas kesehatan yang dipublikasikan secara terbuka.
Rumah sakit milik pemerintah Israel tersebut merekam aktivitas di area parkir yang difungsikan sebagai fasilitas tambahan saat pandemi COVID-19. Media Prancis, France Info, turut mengonfirmasi bahwa pengambilan gambar dilakukan pada 3–4 Maret 2021.
Adapun cuplikan kedua yang memperlihatkan orang-orang menari dengan mengenakan pakaian hazmat bukanlah bagian dari peristiwa medis, melainkan rekaman pesta pernikahan di Israel. Video tersebut sebelumnya diunggah akun Instagram Hamal News pada 8 Juli 2020.
KESIMPULAN
Dengan demikian, video dengan klaim “perencanaan pandemi covid-19 dari Epstein files” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).(knu)
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Minta Rakyat Kerja Keras agar Bisa Bayar Pajak dan Negara Maju