Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kisah Orangtua Datang Subuh-Subuh ke SMAN 39 Demi Daftar PPDB Zonasi

Andika Pratama - Senin, 24 Juni 2019

MerahPutih.com - Sejumlah orangtua rela datang sejak pukul 05.00 WIB demi mendaftarkan anaknya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi di SMA Negeri (SMAN) 39 Jakarta Timur.

"Saya datang tadi abis sholat subuh, jam 05.00 WIB sudah sampai sini, sudah rame," ujar salah seorang orangtua CPDB Lesti di Jakarta, Senin (24/6)

Lesti mengatakan meski telah datang sejak pagi buta, dirinya tetap tidak bisa mendapat nomor antrean terdepan. Perempuan asal Pasar Rebo tersebut mengaku mendapatkan nomor urut 25.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Minta Mendikbud Evaluasi PPDB Sistem Zonasi

Petugas panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sistem zonasi tengah memverifikasi berkas jarak rumah ke sekolah milik seorang peserta di ruang panitia PPDB SMAN 15 Kota Tangerang, Jumat, (21/6/2019). Mengantisipasi membludaknya siswa pada satu sekolah, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan PPDB sistem zonasi yang telah dimulai pada 17-22 Juni 2019. Setiap siswa berkesempatan memilih tiga sekolah favorit, penilaian dilakukan dengan cara skor yang memperhitungkan jarak dari rumah ke sekolah. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Petugas panitia PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sistem zonasi tengah memverifikasi berkas jarak rumah ke sekolah milik seorang peserta di ruang panitia PPDB SMAN 15 Kota Tangerang, Jumat, (21/6/2019). Mengantisipasi membludaknya siswa pada satu sekolah, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan PPDB sistem zonasi yang telah dimulai pada 17-22 Juni 2019. Setiap siswa berkesempatan memilih tiga sekolah favorit, penilaian dilakukan dengan cara skor yang memperhitungkan jarak dari rumah ke sekolah. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Lesti baru bisa mulai melakukan proses verifikasi berkas 15 menit setelah loket dibuka, yakni sekitar pukul 07.30 WIB.

BACA JUGA: Catat Waktu Terbaik

Menurut dia, proses verifikasi berkas pendaftaran tidak berlangsung sulit. Dia hanya perlu menyiapkan fotokopi kartu keluarga, fotokopian akte kelahiran dan menunjukkan akte kelahiran asli, serta legalisir Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN).

Setelah itu, dirinya hanya perlu menunggu petugas memberikan akun atau token yang dibutuhkan pada saat proses pemilihan sekolah secara daring atau mandiri.

"Prosesnya tidak sampai satu jam," kata Lesti dilansir Antara.

Lain halnya yang dialami oleh Riri. Orang tua CPDB yang tiba di SMAN 39 Jakarta pada pukul 09.00 WIB harus menunggu lebih lama karena dirinya mendapat nomor urut 11 untuk putaran kedua.

"Saya dapat yang putaran kedua. Tadi putaran pertama kuotanya 100 pendaftar sudah penuh," ucap dia.

BACA JUGA: Penerapan PPDB Sistem Zonasi di SMAN

Kepala Sekolah SMA Negeri 39 Maknawiyah mengatakan antusiasme masyarakat yang ingin melakukan pendaftaran PPDB zonasi di SMA Negeri 39 Jakarta Timur cukup tinggi.

Pihaknya bahkan terpaksa membuka pendaftaran lebih awal karena antrean masyarakat di depan sekolah sudah padat.

"Harusnya dibuka pukul 08.00 WIB, tetapi karena sudah ramai, jadi tadi jam 07.30 WIB sudah kami buka loketnya.

Maknawiyah mengatakan proses verifikasi berkas pendaftaran akan dibuka hingga pukul 16.00 WIB. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir, serta tidak sungkan bertanya kepada petugas panitia apabila mengalami kebingungan pada saat proses PPDB.

Calon pendaftar PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sistem zonasi menunggu giliran verifikasi berkas di ruang panitia PPDB SMAN 15 Kota Tangerang, Jumat, (21/6/2019). Mengantisipasi membludaknya siswa pada satu sekolah, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan PPDB sistem zonasi yang telah dimulai pada 17-22 Juni 2019. Setiap siswa berkesempatan memilih tiga sekolah favorit, penilaian dilakukan dengan cara skor yang memperhitungkan jarak dari rumah ke sekolah. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Calon pendaftar PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) sistem zonasi menunggu giliran verifikasi berkas di ruang panitia PPDB SMAN 15 Kota Tangerang, Jumat, (21/6/2019). Mengantisipasi membludaknya siswa pada satu sekolah, Pemerintah Provinsi Banten menerapkan PPDB sistem zonasi yang telah dimulai pada 17-22 Juni 2019. Setiap siswa berkesempatan memilih tiga sekolah favorit, penilaian dilakukan dengan cara skor yang memperhitungkan jarak dari rumah ke sekolah. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

"Kami siap membantu dan mendampingi," ucap dia.

BACA JUGA: Zonasi PPDB Bagian dari Pemerataan Pendidikan

Tahapan PPDB zonasi umum untuk SMP dan SMA di Jakarta dimulai pada 24 hingga 26 Juni, meliputi proses verifikasi berkas di sekolah dan pendaftaran sekolah daring secara mandiri.

Pengumuman penerimaan akan dilakukan pada 26 Juni sore. Adapun proses lapor diri dilaksanakan pada 27-28 Juni. (*)

Baca Artikel Asli