Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 48 menit lalu
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: tangkapan layar Youtube Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Nasib konser Andrea Bocelli Jakarta yang belakangan ini memicu polemik akhirnya menemui titik terang setelah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan kebijakannya akan searah dengan keputusan pemerintah pusat.

Pemprov DKI memilih langkah hati-hati karena rupanya pihak promotor telah lebih dulu mengantongi izin dari berbagai kementerian dan instansi terkait.

Baca juga:

Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya

Menjawab riuhnya polemik Andrea Bocelli di media sosial, Pramono menekankan bahwa gelaran musik ini sebenarnya terbagi menjadi dua titik utama, yakni di kawasan Candi Borobudur dan di Jakarta.

Pramono membeberkan bahwa sebelum konser Andrea Bocelli 2026 ini ramai diperbincangkan publik, pihak penyelenggara sudah membereskan birokrasi lintas sektoral.

Mulai dapat dari lampu hijau Kementerian Pariwisata, Kepolisian, Ditjen Kebudayaan, Imigrasi, hingga restu dari pihak pengelola venue sudah berada di tangan promotor.

Bukan Wewenang Sepihak, Pemprov Pilih Ikut Pusat

Andrea

Selama ini, publik mungkin bertanya-tanya mengapa Pramono terkesan irit bicara menanggapi isu hangat tersebut.

Alih-alih menghindar, Pramono urusan perizinan untuk acara berskala internasional dengan muatan lintas kementerian memang sudah ditangani oleh instansi yang lebih berwenang.

Saya sendiri terus terang kalau Saudara-saudara perhatikan, saya hampir enggak pernah memberikan statement tentang konser ini, sama sekali enggak pernah,

Pramono Anung.

Mengingat perbincangan ini sudah kadung membesar di ruang publik, ia menegaskan posisinya. Pramono menjamin bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus memantau dan secara otomatis mengikuti apa pun arahan serta keputusan akhir yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Dan ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat,” tuturnya.

Bawa Misi Perdamaian dan Bantuan Ribuan Sepatu untuk Palestina

Di luar pusaran birokrasi, tur dunia bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour ini dipastikan bakal tetap menyapa para penikmat musik klasik di Tanah Air.

Promotor Shoemaker Live mengonfirmasi bahwa sang maestro tenor asal Italia tersebut akan unjuk gigi di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026, lalu dilanjutkan dengan pertunjukan puncak di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.

Menepis anggapan miring yang sempat beredar, pihak penyelenggara memastikan bahwa kedatangan penyanyi legendaris ini bukan sekadar untuk menggelar hiburan komersial semata.

"Maestro Bocelli senantiasa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan ingin menyampaikan harapan akan perdamaian, terutama bagi mereka yang hingga hari ini belum dapat merasakannya," jelas Prajna Murdaya selaku Founder Shoemaker Live.

Baca juga:

Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir

Lebih dari sekadar bernyanyi, Andrea Bocelli kabarnya sudah meracik satu lagu khusus yang akan didedikasikan sepenuhnya untuk perdamaian dunia. Tak berhenti di situ, semangat kemanusiaan ini juga diwujudkan lewat aksi nyata.

Promotor menginisiasi penggalangan dana dan berencana menyalurkan donasi berupa 100.000 pasang sepatu khusus untuk anak-anak di Palestina, serta wilayah lain di berbagai belahan dunia yang masih berjuang di tengah konflik dan peperangan.

#Andrea Bocelli #Konser #Konser Musik #Pramono Anung #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - 48 menit lalu
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
PAM Jaya berkontribusi terhadap melambatnya permukaan tanah di Jakarta. Air perpipaan disebut berperan penting.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Indonesia
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Gubernur Pramono Anung menargetkan rapelan selisih gaji PJLP DKI Jakarta mulai dibayarkan awal November 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Kabar Baik! Rapelan Gaji PJLP Jakarta Cair Awal November 2026
Indonesia
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Pemprov DKI menyiapkan Pasar Baru sebagai pusat wisata kuliner 24 jam ala Myeongdong setelah MRT Fase 2A rampung. Glodok dan Kota Tua juga dikembangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Pemprov DKI Jakarta menata TPU Menteng Atas dengan merelokasi warga, membuka opsi makam tumpang, dan memfinalisasi lokasi pemakaman baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
ShowBiz
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Andrea Bocelli tetap menggelar konser di Borobudur dan Jakarta. Promotor pun menyampaikan pesan perdamaian.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Indonesia
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Penurunan lebih dari 52 persen itu ditopang pemanfaatan infrastruktur sosial di tingkat masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Kampung Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, dari 445 Jadi 211 Lokasi di 2026
Bagikan