MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menyulap kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, menjadi pusat wisata kuliner yang beroperasi selama 24 jam. Kawasan legendaris tersebut diproyeksikan menjadi hub baru di ibu kota dengan konsep yang terinspirasi dari Myeongdong, Korea Selatan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Jumat (30/10), pengembangan Pasar Baru akan dilakukan setelah pembangunan MRT Fase 2A rampung. Kehadiran transportasi massal hingga kawasan Kota diyakini dapat meningkatkan jumlah pengunjung dan mendorong aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Pemprov DKI pun mulai menyiapkan Pasar Baru sebagai salah satu destinasi kuliner yang dapat dikunjungi masyarakat sepanjang hari.
Nanti begitu MRT selesai sampai dengan Monas, Harmoni, maka kita persiapkan Pasar Baru menjadi tempat untuk orang bisa menjadi hub baru wisata kuliner 24 jam yang kemudian saya sebut seperti Myeongdong di Korea,
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Pasar Baru, Glodok, dan Kota Tua Disiapkan Jadi Hub Baru Jakarta
Selain Pasar Baru, Pramono mengungkapkan Pemprov DKI juga berencana mengembangkan Glodok Pecinan dan Kota Tua sebagai pusat aktivitas baru di Jakarta.
Ketiga kawasan tersebut akan memiliki karakter dan daya tarik masing-masing. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan tempat untuk berkumpul, berwisata, maupun menikmati suasana kota.
"Pasti akan mempunyai khas tersendiri. Yang terakhir di Kota Tua, pasti juga akan mempunyai khas tersendiri," kata dia.
Pramono menjelaskan, Pasar Baru akan difokuskan sebagai pusat wisata kuliner yang aktif selama 24 jam. Sementara itu, Glodok Pecinan akan dikembangkan dengan mengedepankan nuansa dan tradisi Tionghoa.
Adapun Kota Tua disiapkan untuk menarik kalangan menengah ke atas dengan memanfaatkan kemegahan bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.
Baca juga:
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Jakarta Tak Lagi Hanya Andalkan Blok M sebagai Tempat Berkumpul
Pramono berharap pengembangan sejumlah kawasan tersebut dapat memperluas pilihan ruang publik dan pusat aktivitas masyarakat di Jakarta.
Selama ini, Blok M menjadi salah satu kawasan yang dikenal sebagai melting pot atau tempat berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat.
Melalui rencana pengembangan Pasar Baru, Glodok Pecinan, dan Kota Tua, Pemprov DKI ingin menghadirkan lebih banyak pusat keramaian dengan karakter berbeda.
Keberadaan berbagai hub baru tersebut juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta melalui peningkatan aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan.
"Itulah yang kami rencanakan. Mudah-mudahan perencanaan itu bisa diwujudkan dan saya yakin bisa mewujudkan itu," pungkasnya. (Asp)