MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menanggapi gelaran konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, pada Rabu (3/11), yang menuai penolakan.
Pramono menegaskan, pihaknya akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait penyelenggaraan konser Andrea Bocelli.
Baca juga:
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta Tetap Digelar, Sampaikan Pesan Perdamaian
Pramono Sebut Konser Andrea Bocelli di Jakarta Sudah Dapat Izin

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)
Adapun, konser Andrea Bocelli di Indonesia memiliki dua agenda, yakni di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dan JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Konser Andrea Bocelli ini ada dua kegiatan, yang satu di Borobudur, yang satu di Jakarta.
ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (2/11)
Pramono mengungkapkan, promotor telah memperoleh izin dari sejumlah instansi, mulai dari Kementerian Pariwisata, Polri, Kementerian Kebudayaan, Imigrasi, hingga pengelola tempat acara.
"Promotor telah mengantongi izin dan izinnya dari kementerian, dari Kementerian Pariwisata, Kepolisian RI, kemudian Kebudayaan, Imigrasi, dan pengelola venue," kata Pramono.
Baca juga:
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Jadi, Pemprov DKI tidak akan mengambil keputusan di luar kewenangan pemerintah pusat.
Saya sendiri terus terang kalau saudara-saudara perhatikan, saya hampir enggak pernah memberikan statement tentang konser ini, sama sekali enggak pernah.
ujar Pramono
Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan, Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat mengenai penyelenggaraan konser tersebut.
"Ketika sudah mulai muncul di ruang publik, tentunya Pemerintah DKI Jakarta mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat," pungkasnya. (Asp)