Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 50 menit lalu
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS ditutup sedikit lesu, turun tipis 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp18.156 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (2/11).

Pelemahan kurs rupiah terhadap dolar AS ini terjadi meskipun Indonesia baru saja mencetak surplus neraca perdagangan, karena pasar lebih merespons sentimen eksternal dari dinamika diplomasi geopolitik dan sinyal ketat dari bank sentral Amerika Serikat.

Baca juga:

Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas

Pergerakan kurs rupiah hari ini memang sedang diombang-ambingkan oleh ketidakpastian global yang membuat para investor memilih posisi wait and see.

Analis mata uang dan Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, menyoroti bahwa prediksi rupiah dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada bagaimana tarik-ulur diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran, mengingat efek dominonya bisa langsung mengerek harga energi.

Jadi, meskipun data fundamental ekonomi domestik kita terbilang cukup solid dan ekspansif, pergerakan kurs rupiah masih harus berjuang keras menahan kuatnya gempuran dolar AS pekan ini.

Petugas

Drama Geopolitik dan Ancaman Kebijakan The Fed

Isu utama yang membebani mata uang Garuda berasal dari ketegangan di Timur Tengah. Menurut Ibrahim, dinamika pembicaraan antara para pemimpin dunia menjadi faktor krusial yang terus dipantau oleh pelaku pasar.

Presiden AS Donald Trump menyampaikan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melalui sambungan telepon pada hari Sabtu (31/10) bahwa ia lebih memilih untuk memberikan lebih banyak waktu bagi diplomasi sebelum memutuskan apakah akan melanjutkan tindakan militer,

ungkap Ibrahim dalam pernyataan tertulisnya.

Meski pendekatan diplomasi ini sedikit meredakan kepanikan, bayang-bayang konflik militer tetap menjadi risiko besar. Apalagi, diskusi maraton yang dimediasi oleh Qatar untuk membuka kembali Selat Hormuz belum sepenuhnya mengurai kekhawatiran.

Jalur perairan tersebut tetap menjadi perhatian utama bagi pasar energi. Serangan terhadap kapal tanker dan pembatasan ekspor minyak Iran telah meningkatkan biaya pengiriman serta asuransi,

tegasnya.

Di luar urusan geopolitik, nada hawkish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) makin menekan mata uang emerging market seperti Rupiah. Lorie Logan (Presiden The Fed Dallas) dan Alberto Musalem (Presiden The Fed St. Louis) sepakat menyuarakan perlunya kenaikan suku bunga lanjutan dalam waktu dekat karena kebijakan saat ini dinilai masih terlalu longgar.

Kini, mata investor tertuju pada rilis data PMI Manufaktur ISM dan rentetan data tenaga kerja AS, seperti JOLTS hingga Nonfarm Payrolls (NFP).

Baca juga:

Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah


Data Domestik Solid, Kenapa Rupiah Belum Menguat?

Di dalam negeri, sebenarnya banyak kabar baik yang seharusnya bisa menjadi tameng bagi pergerakan rupiah. Berikut adalah beberapa indikator utama yang menunjukkan resiliensi ekonomi Indonesia:

  • Surplus Neraca Perdagangan: BPS mencatat surplus sebesar 3,36 miliar dolar AS pada September 2026. Ekspor tembus 27,59 miliar dolar AS, meski nilai impor juga ikut terkerek imbas naiknya harga minyak.

  • Inflasi yang Terkendali: Laju inflasi Oktober 2026 berada di angka 0,22 persen (bulanan) dan 3,23 persen (tahunan). Ini sinyal bagus bahwa tekanan harga mulai mereda di tengah masyarakat.

  • Sektor Manufaktur Ekspansif: PMI Manufaktur S&P Global Indonesia melompat ke angka 54,0 pada Oktober (dari 52,4 di September), mencetak rekor ekspansi tertinggi sejak Maret 2024.

Sebagai catatan tambahan penutup perdagangan hari ini, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga terpantau ikut melemah ke level Rp18.161 per dolar AS, tergelincir dari posisi sebelumnya di angka Rp18.138 per dolar AS.

#Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - 50 menit lalu
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Pasar keuangan Indonesia geger! Rupiah tembus Rp 18.021/USD dan IHSG anjlok 8% memicu trading halt BEI usai MSCI rilis rencana reklasifikasi pasar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Bagikan