Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 58 menit lalu
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin (19/10) kembali loyo hingga tersungkur ke level Rp18.046. Merosotnya kurs rupiah hari ini tak lepas dari kecemasan para pelaku pasar terhadap bayang-bayang pengetatan kebijakan suku bunga The Fed.

Buat kamu yang terus memantau laju rupiah terhadap dolar AS, pelemahan 19 poin (0,11 persen) dari posisi sebelumnya di Rp18.027 ini sebenarnya bukan tanpa alasan.

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut

Dinamika prediksi rupiah ke depan kabarnya sangat bergantung pada langkah tarik-ulur bank sentral Amerika Serikat, ditambah lagi dengan rentetan isu geopolitik global yang membuat para investor otomatis berlindung pada safe haven alias memborong dolar AS.


Sinyal Pengetatan The Fed Bikin Pasar Cemas

Pecahan

Analis mata uang sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuabi, menilai bahwa tekanan terhadap mata uang garuda ini merupakan reaksi spontan atas kemungkinan sikap agresif dari The Fed.

Walaupun jadwal pertemuannya masih akhir Oktober, hawanya sudah mulai terasa di pasar uang.

Pernyataan terkini dari para pejabat The Fed mengisyaratkan bahwa mereka tetap terbuka terhadap pengetatan kebijakan lebih lanjut, meskipun belum ada sinyal kuat mengenai kenaikan suku bunga pada pertemuan tanggal 27–28 Oktober,

terang Ibrahim Assuabi.

Sementara itu, Ketua The Fed, Kevin Warsh, masih menyimpan rapat-rapat teka-teki keputusannya. Mengutip laporan Anadolu, Warsh yang sempat berbincang dengan Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, di Bangkok, sekadar menegaskan komitmen lembaganya dalam menjaga stabilitas harga tanpa memberi bocoran suku bunga ke depannya.

Menurut Warsh, para pengambil kebijakan akan terus membedah data-data krusial seperti tingkat output, ketenagakerjaan, hingga inflasi sebelum mengambil vonis pada pertemuan Oktober dan Desember mendatang. Ia mengibaratkan pendekatan penuh kehati-hatian ini sebagai "babak baru" di internal The Fed.


Geopolitik Panas dan Secercah Harapan JISDOR

Di luar urusan ekonomi Amerika Serikat, pasar uang juga sedang digoyang sentimen negatif dari Timur Tengah. Mandeknya negosiasi antara AS dan Iran, ditambah makin meruncingnya ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Ansarullah di Yaman, otomatis membuat laju dolar makin di atas angin.

Baca juga:

Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?

"Di tengah situasi ini, para pelaku pasar secara luas memperkirakan The Fed akan kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun," jelas dia.

Kendati pasar spot diwarnai rapor merah, sebenarnya masih ada sedikit kabar baik dari catatan Bank Indonesia. Mengacu pada data Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), pergerakan rupiah hari ini secara teknis justru menguat tipis ke level Rp18.050 per dolar AS, membaik dari posisi rilis sebelumnya yang berada di angka Rp18.052 per dolar AS.

#Rupiah #Kurs Rupiah #Rupiah Anjlok #Dolar AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - 58 menit lalu
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Pasar keuangan Indonesia geger! Rupiah tembus Rp 18.021/USD dan IHSG anjlok 8% memicu trading halt BEI usai MSCI rilis rencana reklasifikasi pasar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Indonesia
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Pelemahan rupiah dipengaruhi pengumuman inflasi Indonesia yang mencapai 3,28 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Rupiah Kembali Dekati Rp 18.000 Per Dolar, Pengumuman Inflasi Mempengaruhi
Indonesia
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sukses menguat tajam ke level Rp17.894! Simak faktor utamanya, mulai dari manuver berani Bank Indonesia hingga anjloknya harga minyak dunia.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Akhirnya Dolar AS Keok ke Rp17.894, Simak Jurus Intervensi BI dan Efek Jatuhnya Harga Minyak Dunia
Bagikan