Polisi Kantongi Identitas Penyiram Novel Baswedan

Senin, 01 Mei 2017 - Luhung Sapto

Polri mengaku sudah mengantongi identitas pelaku penyiraman air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan. Namun, untuk kepentingan penyidikan Polri masih merahasiakan identitas pelaku.

"Sudah diketahui tapi belum kita buka identitasnya. Sudah banyak saksi yang di periksa," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto kepada awak media, usai diskusi di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/4).

Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri ini menuturkan, pihak kepolisian masih fokus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku teror terhadap penyidik senior KPK tersebut.

"Intinya kita tetap melakukan pengejaran karena kemarin kita tetap lakukan penyelidikan untuk mendapatkan pelaku," ungkapnya.

Terkait dengan anggapan sejumlah pihak yang menyebut Polri lamban mengungkap kasus ini, Setyo berharap semua pihak bersabar dan memberi waktu kepada penyidik untuk menyelesaikan proses penyelidikan.

"Masih dilakukan penyelidikan, secepatnya lah. Saya nanti akan cek ke penyelidik dan penyidiknya karena satu kasus itu belum tentu bisa secara cepat diketahui," tegas Jenderal Bintang Dua ini.

"Kadang lama kadang cepat. Tergantung dari bukti-bukti yang ditemukan di TKP," tandas Setyo.

Sebelumnya, Novel mengalami teror pada Selasa (11/4) pagi. Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun merahputih.com, kejadian sekira pukul 5.10 WIB, saat itu Novel Baswedan baru saja usai menunaikan kewajiban salat subuh di Masjid Al Iksan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Tiba-tiba dari arah belakang datang dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor mendekati Novel.

"Pelaku berjumlah dua orang tak diketahui identitasnya mengendarai 1 unit sepeda motor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada merahputih.com, Selasa (11/4). (Pon)

Baca juga berita lain tentang pengungkapan kasus penyiraman air keras ke wajah Novel Baswedan dalam artikel: Kasus Penyiraman Novel Temui Titik Terang

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan