Merahputih.com - Langkah gontai Cristiano Ronaldo menyusuri lorong Stadion menjadi pemandangan paling memilukan baru-baru ini.
Air mata mengalir membasahi pipi pria bernomor punggung 7 saat menyadari mimpi besarnya meraih gelar Piala Dunia telah kandas selamanya.
Panggung Piala Dunia 2026 resmi menjadi akhir perjalanan internasional bagi sang ikon sepak bola modern.
Baca juga:
Trofi Emas Luput dari Rak Koleksi Cristiano Ronaldo, Ini Kata-Kata Perpisahan Piala Dunia CR-7
Laga hidup mati babak 16 besar menghadapi Spanyol berakhir tragis akibat gol tunggal Mikel Merino pada masa injury time babak kedua.
Kekalahan memilukan ini tidak hanya menghentikan langkah Selecao das Quinas, namun juga memicu keputusan besar dari sang juru taktik. Pelatih kepala Roberto Martinez langsung menyatakan mundur dari jabatannya begitu peluit panjang berbunyi.
“Sadar harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini,” ujar Cristiano Ronaldo di area mixed zone sambil menyeka air mata.
Akhir Siklus Roberto Martinez

Kekalahan tipis dari Tim Matador menyudahi masa bakti Roberto Martinez sejak menukangi tim pada tahun 2023. Pria berusia 51 tahun tersebut memilih menyudahi siklus kepelatihannya demi kebaikan masa depan sepak bola Portugal.
Meski demikian, mantan pelatih Everton ini menolak anggapan bahwa kampanye anak asuhnya berakhir sebagai sebuah kegagalan total.
Data lengkap pencapaian serta statistik akhir era kepelatihan Roberto Martinez bersama Selecao:
-
Total Pertandingan: Memimpin sebanyak 45 laga resmi sejak tahun 2023 hingga pertengahan 2026.
-
Hasil Laga Terakhir: Kalah 0-1 dari Spanyol akibat gol Mikel Merino menit ke-90+1.
-
Status Jabatan: Resmi mengundurkan diri per Juli 2026.
-
Pencapaian Karier Cristiano Ronaldo: Mengoleksi 3 gelar internasional bersama Portugal termasuk Euro 2016.
“Ini pertandingan terakhir bersama tim nasional, sebuah akhir siklus paling logis dalam konteks saat ini,” tutur Roberto Martinez.
Klaim Trofi Euro dan Hati Tenang Sang Kapten
Cristiano Ronaldo menegaskan diri pergi dari kompetisi akbar empat tahunan ini dengan hati tenang tanpa penyesalan mendalam.
Penyerang berusia 41 tahun tersebut merasa telah mencurahkan seluruh kemampuan terbaik demi lambang negara di dada.

Mantan pemain Real Madrid ini bahkan menyetarakan pencapaian trofi Euro 2016 miliknya setingkat dengan signifikansi trofi Piala Dunia.
Pernyataan emosional sang kapten sekaligus menutup spekulasi mengenai masa depannya pada turnamen edisi mendatang.
Baca juga:
Kini fokus utama sang bintang beralih untuk menenangkan diri bersama keluarga sebelum mengambil keputusan besar berikut dalam karier profesional.
“Telah memberikan segalanya, gelar juara Euro 2016 berada pada level sama dengan Piala Dunia,” ungkap Cristiano Ronaldo