Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Peringatan Dini BMKG 7-10 Juli 2026: Cuaca Ekstrem Intai Belasan Provinsi, Bersiap Hadapi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Ilustrasi. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data resmi mengenai potensi curah hujan tinggi periode 7 hingga 10 Juli 2026. Sejumlah wilayah bahkan masuk dalam kategori siaga bencana akibat peningkatan intensitas air langit ini.

Masyarakat dan para pemangku kepentingan harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pemicu bencana hidrometeorologi,

tulis BMKG melalui keterangan resmi.

Peta Sebaran Wilayah Siaga dan Angin Kencang

Baca juga:

BMKG Peringatkan Dampak Siklon Tropis Bavi, Hujan Lebat Berpotensi Meluas di Sejumlah Wilayah

Kondisi atmosfer Indonesia saat ini menunjukkan dominasi hujan ringan hingga lebat.

Masyarakat perlu mengantisipasi dampak buruk seperti genangan air, sambaran petir, dahan pohon tumbang, hingga papan reklame roboh akibat hembusan angin kencang.

Ilustrasi.

Rincian data wilayah berpotensi terdampak cuaca ekstrem menurut BMKG:

  • Kategori Siaga (Hujan Lebat – Sangat Lebat): Sumatera Barat, Bengkulu, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

  • Potensi Angin Kencang: Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.

  • Potensi Hujan Intensitas Sedang: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua.

Panduan Keselamatan Pengendara dan Aktivitas Luar Ruangan

Pengendara kendaraan bermotor wajib meningkatkan konsentrasi penuh selama perjalanan. Hujan lebat disertai kilat berpotensi besar mengganggu kelancaran lalu lintas jalan raya.

BMKG melarang keras warga berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh saat badai berlangsung.

Bagi wilayah luar zona hujan masuk periode peralihan atau musim kemarau, kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu secara mendadak.

Baca juga:

Ancaman El Nino 2026 Nyata, BMKG Beri Peringatan Darurat Puncak Musim Kemarau Bulan Agustus

Sinar matahari terik pada siang hari menuntut penggunaan tabir surya demi melindungi kulit dari paparan langsung.

“Musim kemarau dan periode peralihan bukan berarti tidak ada hujan sama sekali,” tulis BMKG.

#Angin Kencang #BMKG #BMKG Jabodetabek #Prakiraan Cuaca BMKG #Cuaca Buruk #Cuaca Ekstrem #Cuaca Jakarta #Anomali Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau, khususnya karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
BNPB dan BMKG Cari Potensi Awan Hujan Buat OMC Padamkan Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
Indonesia
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Peningkatan suhu udara pada siang hari memicu risiko dehidrasi serta kelelahan fisik bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai Kota-Kota di Indonesia, BMKG Peringatkan Bahaya Karhutla dan Potensi Angin Kencang
Indonesia
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
BMKG mencatat hingga Jumat (21/8) pukul 05.00 WIB telah terjadi 4.256 gempa susulan setelah gempa utama pada Sabtu (15/8).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
TNI AL Kirim 217 Personel Bantu Mengobati dan Pemulihan Korban Gempa NTT
Indonesia
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Pemerintah memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla di Kalimantan. Sebanyak 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Agustus 2026
Penanganan Karhutla Kalimantan Makin Intensif, 12.880 Personel Gabungan Dikerahkan di Tiga Provinsi
Indonesia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG mengungkap keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua yang berpotensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Memasuki siang hari, cakupan awan mulai tebal di seluruh sudut wilayah Ibu Kota
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat 21 Agustus 2026: Pagi Cerah Ceria, Sore Hari Berpotensi Basah
Indonesia
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
BMKG mencatat 3.002 gempa susulan mengguncang NTT sejak 15-19 Agustus 2026. Sebanyak 86 gempa dirasakan warga dan 25 bermagnitudo 5 atau lebih.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
3.002 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Ungkap Kapan Aktivitas Diperkirakan Menurun
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lonjakan intensitas hujan sedang hingga lebat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 21-24 Agustus 2026: Kota-Kota Ini Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Hingga Diterjang Angin Kencang
Indonesia
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Hal ini seperti disampaikan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto
Frengky Aruan - Kamis, 20 Agustus 2026
2 Ribu Lebih Gempa Susulan Terjadi di Flores NTT, BMKG: Akan Berlangsung sampai 4 Pekan Kedepan
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Bagikan