Penyerang Novel Sudah Lama Amati Kegiatan Targetnya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 26 April 2017
Penyerang Novel Sudah Lama Amati Kegiatan Targetnya

Lokasi penyerangan dengan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan di Jalan Deposito T, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan mengungkapkan bahwa penyidik KPK Novel Baswedan menyuruh pulang anggota polisi yang mengawalnya sebelum kejadian penyiraman air keras.

"Kalau mungkin dijaga, tempo hari tentu akan bisa diantisipasi, bahkan mungkin bisa melihat. Karena anggota yang menjaga saudara Novel bersenjata," ujar Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/4).

Mantan Kapolda Jawa Barat itu menduga, pelaku penyiraman air keras ke Novel Baswesan merupakan orang profesional. Iriawan curiga, pelaku telah merencanakan secara matang skema penyiraman yang dilakukannya.

"Saya katakan pasti ini digambar lama oleh pelaku dan sudah beberapa hari yang bersangkutan tidak dikawal dan memang saat kejadian tersebut Saudara Novel menyampaikan sudah beberapa hari tidak dikawal. Sehingga analisis kita ya itu akan ada ke sana (pelaku sudah menggambar aksinya)," ungkap Iriawan.

"Jadi memang sangat amat digambar dengan lama kebiasaan Saudara Novel, kegiatan sehari-harinya," sambung Iriawan.

Saat ini, pihak kepolisian sudah meminta keterangan sebanyak 16 orang saksi. Termasuk dua orang "mata elang" yang sempat diamankan karena tertangkap kamera sering duduk-duduk di sekitar kompleks tempat Novel tinggal.

"(Saksi yang dipanggil) tidak bisa menunjuk pasti. Apalagi yang dua orang kita tangkap kemarin yang akhirnya kita lepaskan kembali karena tidak ada kaitannya. Kita sudah dapat dua foto "mata elang" itu sebelum kejadian. Ternyata saya buka, segera tangkep orang ini, tapi ternyata tak ada hubungannya," beber Iriawan.

Karena setelah ditelisik, dua orang "mata elang" yang sempat diamankan itu merupakan informan polisi. Keduanya ditugasi untuk melacak dan mengumpulkan informasi mengenai kendaraan-kendaraan curian.

"Dua orang tersebut adalah berkaitan dengan salah satu cepu atau mata-mata unit ranmor (pencurian kendaraan bermotor)," tukas Iriawan.

Selain pemeriksaan saksi-saksi, polisi juga telah melakukan pemeriksaan lokasi-lokasi tempat cairan asam sulfat H2SO4 bisa dibeli.

"Ternyata tokonya banyak di Jakarta yang jual itu. Tidak bisa satu per satu," papar Iriawan. (Ayp)

Baca juga berita lain tentang Novel Baswedan dalam artikel: Perempuan Antikorupsi Desak Jokowi Bentuk TPF Kasus Novel Baswedan

#Novel Baswedan #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Penyisiran juga mencakup pemeriksaan rumah-rumah yang diduga digunakan sebagai tempat berkumpulnya pengguna maupun pengedar narkotika.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Sisir Kampung Ambon, Polisi Amankan Puluhan Senjata Tajam dan Bong
Indonesia
Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tunjuk Komjen Prof Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya baru. Cek profil lengkap dan rekam jejak akademisnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Profil Komjen Dadang Hartanto, Profesor UMSU Sang Kapolda Metro Jaya Baru
Indonesia
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Modus operandi pelaku bermula saat AA meminta tolong kepada seorang saksi di perempatan Ciledug untuk memesankan taksi daring.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Viral Seorang Taksi Online Dibegal dan Ditusuk, Polisi Tangkap Pelaku
Indonesia
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di lima lokasi Jakarta pada Rabu (7/10).
Yusuf Abdillah - Rabu, 07 Oktober 2026
Jadwal SIM Keliling Jakarta Rabu, 7 Oktober 2026: Lokasi, Syarat, dan Biaya Perpanjangan
Indonesia
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Demo di Gedung MPR/DPR akan berlangsung 6-8 Oktober 2026. Polisi pun menyiapkan sejumlah jalan alternatif.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Demo 6-8 Oktober 2026 di Gedung MPR/DPR, Pengendara Diminta Hindari Jalan Gatot Subroto
Indonesia
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan SIM Keliling di dua lokasi Jakarta pada Minggu (4/10).
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
SIM Keliling Jakarta Buka Hari Ini, Minggu 4 Oktober 2026, Cek Lokasi, Syarat, dan Biayanya
Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Bagikan