Polisi Duga Ada Pelaku Lain yang Terlibat dalam Penculikan dan Pembunuhan Alvaro
Gedung Polda Metro Jaya. Foto: Dok. Humas Polri
MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menduga ada dugaan keterlibatan pelaku lain dalam kasus penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6).
Tersangka utama, Alex Iskandar (49), telah ditangkap. Namun, ia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di Polres Jakarta Selatan.
"Ini masih kami dalami, apakah ada dugaan keterlibatan pihak lain selain dari tersangka AI (Alex Iskandar)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/11).
Baca juga:
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Saat ini, polisi masih menunggu hasil tes DNA dari RS Polri Kramat Jati terhadap temuan tulang rahang bawah yang diduga milik Alvaro.
Temuan itu menjadi salah satu bukti penting untuk mengonfirmasi kondisi korban.
"Kita tunggu bersama-sama, pasti akan kita sampaikan," ujar Budi.
Baca juga:
Rangkaian Aksi Kejam Ayah Tiri Habisi Nyawa Alvaro dalam 3 Menit
Tim penyidik kini tengah melengkapi seluruh sampel tulang untuk menjalani pemeriksaan dan pencocokan DNA dengan orang tua Alvaro.
Hasil uji tersebut diharapkan menjadi bukti ilmiah yang memperkuat proses penyidikan dan mengonfirmasi identitas jenazah secara pasti. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Polisi Ngaku Belum Lakukan Pemeriksaan Saksi Atas Laporan ke Komika Pandji
Polda Metro Terima 3 Barang Bukti Laporan Pemidanaan Pandji: Flashdisk Hingga Rilis
Penyelidikan Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polisi Buka Peluang Jika Ada Bukti Baru
Kasus Kematian Arya Daru Dihentikan, Polda Metro Jaya tak Temukan Bukti Pidana
Dilaporkan ke Polisi, Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Materi Stand Up 'Mens Rea'
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan atas Dugaan Penghasutan, Polisi Segera Lakukan Pendalaman
Polda Metro Jaya Gandeng 3 Kejati Sinkronkan KUHP Biar Rakyat Gampang Pantau Kasus
Kapolda Metro Perintahkan Kapolres Perkuat Deteksi Dini, Bikin Jakarta 'Nol' Tawuran
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025