Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti

Polda Metro Jaya gelar serah terima jabatan. Foto: MerahPutih/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menggelar upacara serah terima jabatan Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres.

Sertijab dipimpin langsung Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri di Lobby Gedung Promoter, Senin (5/1).

Hal ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri guna menjamin kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Melalui amanatnya, Irjen Asep Edi Suheri menegaskan, bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan kinerja satuan.

“Serah terima jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda.

Baca juga:

Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap

Kapolda juga menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya serta melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Baca juga:

Pengamat Sebut Putusan MK Tentang Larangan Penempatan Polisi di Jabatan Sipil Picu Guncangan

Daftar Pejabat Utama dan Kapolres yang Serah Terima Jabatan

1. Kapolres Metro Jakarta Pusat

Dari Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro.
Kepada Kombes Reynold E.P. Hutagalung.

2. Kapolres Metro Jakarta Selatan

Dari Brigjen Pol Nicolas Ary Lilipaly.
Kepada Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan.

3. Dirsamapta Polda Metro Jaya

Dari Kombes Pol Yully Kurniawan.
Kepada Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo.

4. Dirpolair Polda Metro Jaya

Dari Kombes Joko Sadono.
Kepada Kombes Pol Mustofa.

Baca juga:

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penyalahgunaan Elpiji 3 Kilogram, Gudang di Jaktim dan Depok

5. Kapolres Metro Bekasi

Dari Kombes Mustofa.
Kepada Kombes Sumarni.

6. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta

Dari Kombes Pol Ronald Fredy Christian Sipayung.
Kepada Kombes Wisnu Wardana.

7. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok

Dari AKBP Martuasah Hermindo Tobing.
Kepada AKBP Aris Wibowo.

8. Kapolres Tangerang Selatan

Dari AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang.
Kepada AKBP Boy Jumalolo. (knu)

#Polda Metro Jaya #Rotasi Jabatan #Polisi #Mutasi Jabatan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Pandji Pragiwaksono mengklarifikasi materi stand up Mens Rea di Polda Metro Jaya. Ia mengungkap hasil dialognya dengan MUI.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Pandji Pragiwaksono Klarifikasi Materi Stand Up 'Mens Rea' di Polda Metro Jaya
Indonesia
Komika Pandji Datangi Polda Metro Jaya Buntut Laporan Mens Rea, Didampingi Haris Azhar
Pandji tidak banyak berkomentar. Ia hanya mengatakan persiapannya hanya sudah sarapan dan minum kopi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Komika Pandji Datangi Polda Metro Jaya Buntut Laporan Mens Rea, Didampingi Haris Azhar
Indonesia
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Rotasi massal ASN Solo terdiri dari tujuh orang pejabat eselon II, 66 pejabat administrator eselon III, dan 139 orang pejabat eselon IV.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Respati Rotasi Massal 209 ASN Solo, Biar Sama-Sama Merasakan Pedih dan Lelah
Indonesia
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Nasir menyampaikan keprihatinannya atas proses hukum yang menimpa Hogi Minaya, yang dinilainya perlu dilihat secara lebih utuh dan berkeadilan, tidak semata-mata hitam-putih berdasarkan pasal.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Korban Rentan Dijadikan Tersangka karena Bela Diri dari Ancaman Kejahatan, DPR Peringatkan Polisi Jangan Terlalu 'Kaku' Terapkan Aturan
Indonesia
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
Polda Metro Jaya segera memeriksa Pandji Pragiwaksono terkait laporan materi Mens Rea. Pemeriksaan akan digelar Jumat (6/2) mendatang.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Polda Metro Jaya Segera Periksa Pandji Pragiwaksono terkait Laporan Materi ‘Mens Rea’
Indonesia
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Operasi ini melibatkan unsur TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
3.000 Aparat Polda Metro Jaya Lakukan Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wakapolda Ingatkan Jangan Cari-Cari Kesalahan
Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Indonesia
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Guna memastikan kelancaran operasi, sebanyak 2.939 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik strategis
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Daftar Pelanggaran Prioritas Operasi Keselamatan Jaya 2026
Indonesia
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Operasi yang berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, bertujuan utama meningkatkan kepatuhan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Operasi Keselamatan Jaya 2026: Polisi Janji Tak Cari Kesalahan, Tapi Jangan Kasih Alasan Buat Ditilang
Indonesia
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Dalam kasus kematian selebgram Lula Lahfah, tidak ada kekerasan dan upaya melawan hukum.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Polisi Pastikan tak Ada Bukti Pidana Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah
Bagikan