MERAHPUTIH.COM - POLDA Metro Jaya menangkap dua orang pria yang kedapatan membawa molotov dan hendak menyusup dalam aksi demo yang digelar mahasiswa di Jakarta Pusat, Jumat (12/6). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kedua orang itu ditangkap di sekitar Bendungan Hilir (Benhil).
"Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi beberapa kelompok orang yang akan bergabung dengan kelompok aksi mahasiswa dan ini membawa molotov," kata Budi kepada wartawan.
Budi menyebut saat ini kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya. "Ini masih kami akan dalami afiliasi dengan siapa," ujarnya.
Baca juga:
4.151 Aparat Siap Antisipasi Gangguan Keamanan saat Demo BEM UI di Bundaran HI
Budi menerangkan sejak pagi pihaknya telah melakukan monitoring dan profiling terhadap pihak-pihak yang diduga hendak menyusup dalam aksi demo mahasiswa ini.
Kami akan menemukan kelompok-kelompok tertentu yang sudah teridentifikasi membawa barang-barang yang dapat membahayakan dan mengganggu ketertiban umum. Polda Metro Jaya dengan Satgas Penegakan Hukum akan melakukan tindakan tegas.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya
Menurut Budi, langkah ini dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat ini dapat berlangsung dengan aman dan tertib. “Kami menghormati, kami menghargai dan kita sama-sama mengawal bahwa aspirasi oleh adik-adik mahasiswa ini harus tersampaikan dengan baik dan harus aman dan damai," tutur dia.
Untuk memastikan aksi berjalan lancar dan tertib, sebanyak 6.088 personel gabungan disiagakan untuk memastikan aksi akan berjalan dengan lancar dan tertib. Pengamanan dilakukan oleh 3.802 personel dari Polda Metro Jaya, 582 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 1.000 personel Korbrimob, dan 500 personel TNI.(knu)
Baca juga:
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani