Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Foto: Dok. MerahPutih.com/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat lebih cermat menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Hal itu menyusul kabar yang menyebut ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tewas akibat ditembak orang tak dikenal.

Setelah dilakukan pengecekan, polisi memastikan informasi tersebut tidak benar.

Baca juga:

Kuasa Hukum Nilai Predicate Crime Kasus TPPU Febrie Adriansyah masih Abu-abu

Polda Metro Jaya Telusuri Unggahan Kematian Ajudan Febrie Adriansyah di Media Sosial

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebutkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan untuk menelusuri kebenaran informasi yang viral tersebut.

Hasil penelusuran menunjukkan, tidak ada peristiwa sebagaimana yang dinarasikan di media sosial.

Sejauh ini kami sudah mengonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, itu adalah hoaks.

kata Budi Hermanto, Selasa (28/7)

Klarifikasi itu disampaikan setelah berbagai unggahan di media sosial menyebut ajudan eks Jampidsus menjadi korban penembakan.

Narasi tersebut akhirnya menyebar luas dan menimbulkan beragam spekulasi, meski tidak disertai bukti maupun keterangan dari aparat penegak hukum.

Baca juga:

9 Saksi Dugaan TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Dipanggil Kejagung, Cuma 3 Orang Hadir

Menurut Budi, masyarakat sebaiknya tidak langsung mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia juga mengingatkan agar publik mengandalkan keterangan resmi dari instansi berwenang sehingga tidak ikut menyebarkan informasi palsu yang dapat memicu keresahan.

Polisi Masih Selidiki Kasus Kematian Penjaga Rumah Febrie Adriansyah

Sementara di tengah beredarnya isu tersebut, kepolisian masih berkonsentrasi menangani penyelidikan kasus meninggalnya penjaga rumah sekaligus kepala rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah.

Sampai saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk memastikan penyebab kematian korban. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap sejumlah barang bukti.

Berdasarkan hasil sementara, penyidik tidak menemukan indikasi adanya zat beracun di lokasi kejadian.

Baca juga:

Eks Jampidsus Febrie Masuk Tanpa Rompi Tahanan, KPK Luruskan Dipakai Waktu Registrasi

Meski demikian, barang bukti yang telah diamankan tetap dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk diperiksa lebih mendalam.

Hasil uji laboratorium tersebut nantinya akan menjadi bagian penting dalam mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Polda Metro Jaya menegaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan mengedepankan pembuktian ilmiah. (knu)

#Febrie Adriansyah #Penembakan Misterius #Polda Metro Jaya #Viral Di Medsos
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
SIM Keliling Jakarta beroperasi di Duren Sawit dan Kebon Jeruk pada Minggu, 1 November 2026. Simak jadwal, syarat, lokasi, dan biaya perpanjangan SIM.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Minggu 1 November 2026, Cek Syarat dan Biayanya
Indonesia
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Polda Metro Jaya mencatat 77 kegiatan di Jakarta pada 28 Oktober 2026, termasuk 53 aksi penyampaian aspirasi. Pengamanan dan rekayasa lalu lintas dilakukan situasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada 53 Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Hari Ini, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat WhatsApp
Dalam pelaksanaannya, Dadang menjelaskan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui lima tim khusus yang saling berkaitan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Polda Metro Jaya Buka Ruang Pengaduan Lewat  WhatsApp
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Rekaman dari bodycam akan digunakan untuk mendokumentasikan setiap tindakan petugas, termasuk saat menindak pelanggar lalu lintas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polantas Dipasangi Bodycam biar Enggak ‘Main Mata’
Indonesia
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Kapolda Metro Jaya menegaskan, operasi tidak hanya mengandalkan penindakan.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Catat nih, Pelanggaran yang Ditindak dalam Operasi Patuh Jaya 2026
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Pembinaan dapat dilakukan melalui kunjungan ke rumah maupun sekolah melibatkan Bhabinkamtibmas dan fungsi Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas).
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Operasi Patuh Jaya 2026, Polisi Siap Datangi Setiap Rumah Warga
Indonesia
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Operasi Patuh Jaya 2026 resmi digelar Polda Metro Jaya mulai hari ini! Cek jadwal lengkap, daftar sasaran pelanggaran, dan aturan tilang terbarunya biar gak boncos di jalan.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Daftar Lengkap Sasaran Operasi Patuh Jaya 2026 yang Mulai Digelar Hari Ini Hingga Bulan Depan
Indonesia
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Ajudan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Briptu Asky Rizal Toding, meminta maaf usai videonya viral saat mendorong mahasiswa.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf usai Video Dorong Mahasiswa Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Enam aktivis Greenpeace nekat memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI untuk memprotes krisis iklim. Polisi kini menyelidiki akses dan menelusuri CCTV.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Usut Cara Aktivis Greenpeace Panjat Patung Selamat Datang Bundaran HI, CCTV Bakal Dipelototi
Bagikan