OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
OTT KPK Jerat 2 Bupati Beruntun, PDIP: Bukti Pencegahan Korupsi Masih Lemah

Gedung Merah Putih KPK. Foto: KPK

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyoroti operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjerat dua bupati secara beruntun, yakni Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Bupati Langkat Syah Afandin. Menurutnya, rentetan OTT tersebut menunjukkan lemahnya upaya pencegahan korupsi.

Maraknya OTT itu bagi saya menunjukkan betapa lemahnya KPK dalam urusan pencegahan korupsi sehingga penegakan hukumnya mayoritas melalui aksi OTT. Menurut saya ini kelemahan struktural dan sistemik dalam upaya KPK untuk memberantas korupsi,

kata Deddy kepada wartawan, Minggu (5/7).

Anggota Komisi II DPR itu menilai KPK dan aparat penegak hukum perlu lebih fokus membenahi akar persoalan korupsi dibanding hanya mengandalkan operasi penindakan.

Menurut Deddy, praktik korupsi kepala daerah umumnya berulang pada sektor yang sama, mulai dari pengadaan barang dan jasa, pemberian izin, mutasi jabatan, pungutan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD), hingga pengelolaan dana operasional dan bantuan sosial.

"Kalau ini terus berlanjut, drama OTT akan terus berulang tanpa ada perbaikan yang fundamental," ujarnya.

Baca juga:

KPK Pamerkan Barang Bukti OTT yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin

Deddy juga menyoroti perlunya pembenahan mentalitas aparatur negara. Ia menilai sistem promosi jabatan harus sepenuhnya berbasis merit dengan proses yang terbuka, akuntabel, dan mengutamakan kompetensi serta integritas.

Ia mengusulkan sistem pengadaan dilakukan secara digital melalui e-procurement dan vendor list yang diawasi auditor independen. Selain itu, proses pemberian izin harus lebih transparan dengan melibatkan DPRD.

Untuk mutasi jabatan, Deddy mengusulkan mekanisme yang dikelola secara terpusat di tingkat provinsi melalui tim independen agar intervensi politik dapat diminimalkan.

Tak hanya itu, ia juga meminta sistem perlindungan terhadap whistleblower diperkuat agar praktik pungutan liar di lingkungan pemerintah daerah bisa lebih mudah diungkap.

KPK tidak bisa hanya mengandalkan OTT atau seminar-seminar pencegahan. Harus menyentuh akar persoalan secara radikal dan komprehensif,

tegasnya.

Baca juga:

KPK Sita Ratusan Juta Rupiah di OTT Bupati Langkat, Diduga Duit Suap Proyek

Seperti diketahui, KPK lebih dulu menggelar OTT terhadap Bupati Kuansing Suhardiman Amby. Suhardiman sendiri menjabat setelah menggantikan Andi Putra yang juga terjerat OTT pada 2021.

Belum lama berselang, KPK kembali menangkap Bupati Langkat Syah Afandin. Syah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Bupati Langkat setelah pendahulunya, Terbit Rencana Perangin-angin, ditangkap KPK pada 2022. Rentetan kasus tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap efektivitas strategi pencegahan korupsi di daerah. (Pon)

#Ott Kpk #KPK #Operasi Tangkap Tangan #DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Pengalaman panjang Tata, termasuk kiprahnya di PBB, menjadi modal penting untuk memimpin Kemenlu di tengah dinamika internasional yang semakin kompleks.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Harap Diplomasi RI makin Kuat, Soroti Rekam Jejak Menlu Arrmanatha Nasir sebagai Diplomat di PBB
Indonesia
Komjen Suyudi Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
DPR menugaskan Komisi III untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komjen Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri.
Frengky Aruan - Kamis, 01 Oktober 2026
Komjen Suyudi Diajukan Prabowo Jadi Kapolri
Indonesia
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari mengakui menerima uang Rp550 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Bupati Rejang Lebong Nonaktif Fikri Thobari Akui Terima Rp550 Juta
Indonesia
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Transjakarta menyesuaikan rute perjalanan imbas demo DPR, Selasa (29/9). Berikut daftar rute yang dialihkan sementara.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
Transjakarta Rekayasa Sejumlah Rute Imbas Demo DPR 29 September 2026, ini Daftarnya
Indonesia
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
DPR menyoroti fasilitas mewah di Lapas Cibinong yang disebut digunakan warga binaan. Ombudsman dan Ditjenpas akan dipanggil untuk klarifikasi.
Frengky Aruan - Minggu, 27 September 2026
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Bikin Heboh, DPR Bongkar Siapa yang Bertanggung Jawab
Indonesia
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah seusai menggeledah Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur pada 24 September 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kembangkan Kasus OTT di Bogor, KPK Sita Duit Ratusan Juta di Kantor ART/BPN Jatim
Indonesia
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Kasus temuan hunian mewah di Lapas Cibinong menuai sorotan. DPR meminta adanya audit anggaran hingga aset di lapas tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
DPR Minta Polri Usut Temuan Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Audit Anggaran hingga Aset
Indonesia
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
RUU Perampasan Aset kini sedang dikebut. Komisi III DPR menargetkan RUU tersebut disahkan 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
RUU Perampasan Aset Jadi Super Prioritas, DPR Targetkan Rampung 15 Desember 2026
Indonesia
KPK Bantah Arif Sugiyanton Orang Kepercayaan Nusron Wahid Eks Pegawainya, Tapi Bekas Polisi
KPK tegaskan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bukan pegawai lembaganya usai terciduk OTT suap HGB Summarecon, bongkar status aslinya sekarang!
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
 KPK Bantah Arif Sugiyanton Orang Kepercayaan Nusron Wahid Eks Pegawainya, Tapi Bekas Polisi
Bagikan