MerahPutih.com - Konfederasi dan Federasi Serikat Buruh Indonesia melihat serangan dan pengrusakan ke kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) sebagai sebuah upaya teror terhadap gerakan demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Serikat Buruh Indonesia, Rudi HB Daman menyebut YLBHI merupakan benteng demokrasi dan HAM tempat dimana kaum marjinal serta buruh, dan warga miskin mencari pembelaan untuk melawan penindasan.
"Kita mengajak kaum buruh Indonesia untuk terus mendukung dan bersolidaritas terhadap YLBHI bersama dalam memperjuangkan demokrasi dan HAM," katanya di Kantor YLBHI Jalan Dipenogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (24/9).
Untuk itu, ia mengutuk keras penyerangan terhadap YLBHI serta penggunaan kekerasan terhadap perjuangan kaum buruh dan rakyat.
"Kita menuntut pemerintah untuk mengusut aktor intelektual yang menjadi otak pengepungan dan penyerangan kantor YLBHI," jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih keritis lagi terhadap media sosial (Medsos) terkait kabar bohong atau hoax.
"Kita menyurukan kepada gerakan buruh dan rakyat untuk segera berkonsolidasi membangun kekuatan untuk melawan segala macam bentuk penindasan, "pungkasnya. (Asp)
Baca juga berita terkait pengrusakan kantor YLBHI di: Detik-Detik Mencekam Pengepungan Dan Penyerangan Kantor YLBHI