Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon

Dwi AstariniDwi Astarini - 1 jam, 15 menit lalu
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon

Netflix rilis poster dan teaser 'The East Palace'.(foto: Dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ‘AKU akan menghabisi seluruh garis keturunan Raja’.

Inilah kalimat pembuka serial terbaru Netflix, The East Palace. Drama ini menghadirkan kisah tentang seorang pemburu hantu misterius yang memasuki istana saat dilanda kutukan mengerikan. Di tengah istana yang dipenuhi arwah pendendam, ia harus mengungkap asal-usul kutukan sambil menavigasi intrik politik dan rahasia kelam yang tersembunyi di balik kemegahan kerajaan.

Berbeda dari drama sageuk konvensional maupun kisah zombi khas Korea, The East Palace menawarkan pendekatan baru melalui genre Joseon Gothic occult action, memadukan tradisi perdukunan Korea dengan elemen fantasi gelap bergaya Barat.

Serial ini ditulis Kwon So-ra dan Seo Jae-won, duo penulis di balik drama thriller okultisme modern The Guest (2018). Kali ini mereka membawa keahlian tersebut ke era Dinasti Joseon, menghasilkan dunia yang memesona sekaligus menyeramkan.

The East Palace tayang perdana Jumat (17/7) dengan delapan episode dirilis bersamaan.


Baca juga:

‘The East Palace’ Siap Tayang 17 Juli di Netflix, Nyaris Gagal karena Insiden Kebakaran


Kutukan yang Mengancam Takhta




Cerita bermula ketika para putra mahkota meninggal satu demi satu secara misterius. Desas-desus menyebar, roh penghuni kolam terkutuk telah kembali untuk memusnahkan garis keturunan raja.

Sang Raja, yang diperankan Cho Seung-woo, awalnya menganggap rumor tersebut sebagai takhayul. Namun, ketika putra bungsunya tiba-tiba jatuh sakit, ia diam-diam memanggil Gu-cheon (Nam Joo-hyuk), seorang pendekar buangan yang mampu memasuki dunia arwah untuk memburu iblis.

Gu-cheon kemudian bekerja sama dengan Saeng-gang (Roh Yoon-seo), dayang istana yang memiliki kemampuan mendengar suara orang mati. Bersama-sama mereka menyelidiki rahasia mengerikan yang tersembunyi di bawah kolam istana.



Perpaduan Dunia Nyata dan Alam Arwah



Salah satu kekuatan terbesar serial ini terletak pada desain visualnya yang memadukan dunia nyata dengan alam roh.

Dunia arwah digambarkan sebagai cerminan kelam dari istana Joseon, mengingatkan pada dimensi Upside Down dalam serial Stranger Things maupun neraka dalam film Constantine. Ruang alternatif tersebut dipenuhi kegelapan dan hukum fisika yang telah berubah, menciptakan suasana horor fantasi yang memikat.

Aksi Gu-cheon sebagai pembasmi iblis dan kemampuan spiritual Saeng-gang menghasilkan adegan-adegan laga supernatural yang intens. Sementara itu, penampilan Seung-woo sebagai raja yang menyembunyikan obsesi gilanya di balik citra penguasa bijaksana menjadi fondasi emosional yang kuat bagi keseluruhan cerita.


Horor Sebenarnya dari Manusia




Meski dipenuhi makhluk gaib dan pertarungan spektakuler, The East Palace menegaskan monster sesungguhnya bukanlah hantu. Drama ini menyampaikan pesan tajam bahwa istana merupakan tempat kaum lemah hanya bisa menemukan kebebasan melalui kematian.

Istana digambarkan sebagai mesin kekuasaan yang menghancurkan martabat para dayang dan lawan politik demi mempertahankan status quo. Kutukan yang menghantui kerajaan hanyalah simbol dari kerakusan manusia yang rela mengorbankan siapa pun demi mempertahankan kekuasaan.

Oleh karena itu, perjuangan para tokohnya berkembang dari sekadar upaya mengusir roh jahat menjadi pemberontakan melawan sistem yang menindas.

Melalui balutan genre okultisme, The East Palace mengungkap sisi tergelap sifat manusia yang bersembunyi di balik kemegahan istana Dinasti Joseon. Dengan sinematografi bergaya gotik yang memukau, atmosfer mencekam, dan pesan sosial yang kuat, serial ini tampil sebagai salah satu karya genre Korea paling ambisius dan berkesan tahun ini.(dwi)

Baca juga:

Netflix Rilis Teaser Perdana ‘The East Palace’, Comeback Nam Joo-hyuk dengan Bujet Jumbo

#K-Drama #Netflix #Nam Joo Hyuk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon
'The East Palace' menawarkan pendekatan baru melalui genre Joseon Gothic occult action, memadukan tradisi perdukunan Korea dengan elemen fantasi gelap bergaya Barat.
Dwi Astarini - 1 jam, 15 menit lalu
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon
ShowBiz
Lee Dong Wook Kembali Angkat Senjata, 'A Shop for Killers 2' Janjikan Perang Lebih Brutal
A Shop for Killers 2 merilis foto-foto terbaru yang memperlihatkan aksi lebih intens, pertarungan brutal, hingga kemunculan musuh baru dari organisasi Babylon.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Lee Dong Wook Kembali Angkat Senjata, 'A Shop for Killers 2' Janjikan Perang Lebih Brutal
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
Dino SEVENTEEN mengisi OST K-drama 'Dream to You' lewat lagu 'Beyond the Dream'. Simak makna lagu yang mengangkat semangat mengejar impian dan pantang menyerah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
ShowBiz
Drama Medis Jepang 'Plastic Beauty' Angkat Sisi Lain Industri Kecantikan, Tayang di Netflix September 2026
Konflik dua dokter dengan pandangan berbeda tentang kecantikan menjadi inti cerita 'Plastic Beauty'. Tayang di Netflix 17 September 2026
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Drama Medis Jepang 'Plastic Beauty' Angkat Sisi Lain Industri Kecantikan, Tayang di Netflix September 2026
ShowBiz
K-Drama 'Flex x Cop 2' Siap Tayang Agustus 2026, Ahn Bo Hyun Siap Pecahkan Kasus Baru
SBS merilis foto terbaru drama Korea Flex x Cop 2. Ahn Bo Hyun kembali sebagai Jin Yi Soo, sementara Jung Eun Chae bergabung sebagai partner baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
K-Drama 'Flex x Cop 2' Siap Tayang Agustus 2026, Ahn Bo Hyun Siap Pecahkan Kasus Baru
ShowBiz
Song Kang Kembali ke Layar Kaca Bareng Lee Jun-young lewat ‘Four Hands’
Song Kang memerankan Kang Bio dan Lee Jun-young sebagai Choi Jeong-yo.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
  Song Kang Kembali ke Layar Kaca Bareng Lee Jun-young lewat ‘Four Hands’
ShowBiz
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
Bagi pencinta film horor lokal, Juli menjadi bulan yang dipenuhi judul-judul baru dengan cerita yang beragam.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Netflix Hadirkan 3 Film Horor Baru di Juli, Ada Franchise 'Danur'
Olahraga
Sombongnya Kumat Lagi! Jose Mourinho Sindir 'Pelatih Tanpa Trofi' di Serial Dokumenter Netflix
Saluran media sosial resmi Netflix bahkan sudah menyebarkan cuplikan video pendek sebagai promosi awal tayangan berdurasi tiga episode tersebut
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Sombongnya Kumat Lagi! Jose Mourinho Sindir 'Pelatih Tanpa Trofi' di Serial Dokumenter Netflix
ShowBiz
Gina S. Noer Sebut 'Aku Sebelum Aku' sebagai Surat Cinta untuk Mereka yang Bertahan
Film Aku Sebelum Aku karya Gina S. Noer tayang di Netflix mulai 16 Juli 2026. Angkat kisah pencarian jati diri remaja di tengah tekanan keluarga, masa lalu, dan ekspektasi hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Gina S. Noer Sebut 'Aku Sebelum Aku' sebagai Surat Cinta untuk Mereka yang Bertahan
ShowBiz
Gina S. Noer Ungkap Makna di Balik 'Aku Sebelum Aku', Film tentang Tekanan Prestasi
Film Aku Sebelum Aku karya Gina S. Noer tayang mulai 16 Juli 2026. Mengangkat kisah remaja yang terjebak ekspektasi orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Gina S. Noer Ungkap Makna di Balik 'Aku Sebelum Aku', Film tentang Tekanan Prestasi
Bagikan