'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon

Netflix rilis poster dan teaser 'The East Palace'.(foto: Dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ‘AKU akan menghabisi seluruh garis keturunan Raja’.

Inilah kalimat pembuka serial terbaru Netflix, The East Palace. Drama ini menghadirkan kisah tentang seorang pemburu hantu misterius yang memasuki istana saat dilanda kutukan mengerikan. Di tengah istana yang dipenuhi arwah pendendam, ia harus mengungkap asal-usul kutukan sambil menavigasi intrik politik dan rahasia kelam yang tersembunyi di balik kemegahan kerajaan.

Berbeda dari drama sageuk konvensional maupun kisah zombi khas Korea, The East Palace menawarkan pendekatan baru melalui genre Joseon Gothic occult action, memadukan tradisi perdukunan Korea dengan elemen fantasi gelap bergaya Barat.

Serial ini ditulis Kwon So-ra dan Seo Jae-won, duo penulis di balik drama thriller okultisme modern The Guest (2018). Kali ini mereka membawa keahlian tersebut ke era Dinasti Joseon, menghasilkan dunia yang memesona sekaligus menyeramkan.

The East Palace tayang perdana Jumat (17/7) dengan delapan episode dirilis bersamaan.


Baca juga:

‘The East Palace’ Siap Tayang 17 Juli di Netflix, Nyaris Gagal karena Insiden Kebakaran


Kutukan yang Mengancam Takhta




Cerita bermula ketika para putra mahkota meninggal satu demi satu secara misterius. Desas-desus menyebar, roh penghuni kolam terkutuk telah kembali untuk memusnahkan garis keturunan raja.

Sang Raja, yang diperankan Cho Seung-woo, awalnya menganggap rumor tersebut sebagai takhayul. Namun, ketika putra bungsunya tiba-tiba jatuh sakit, ia diam-diam memanggil Gu-cheon (Nam Joo-hyuk), seorang pendekar buangan yang mampu memasuki dunia arwah untuk memburu iblis.

Gu-cheon kemudian bekerja sama dengan Saeng-gang (Roh Yoon-seo), dayang istana yang memiliki kemampuan mendengar suara orang mati. Bersama-sama mereka menyelidiki rahasia mengerikan yang tersembunyi di bawah kolam istana.



Perpaduan Dunia Nyata dan Alam Arwah



Salah satu kekuatan terbesar serial ini terletak pada desain visualnya yang memadukan dunia nyata dengan alam roh.

Dunia arwah digambarkan sebagai cerminan kelam dari istana Joseon, mengingatkan pada dimensi Upside Down dalam serial Stranger Things maupun neraka dalam film Constantine. Ruang alternatif tersebut dipenuhi kegelapan dan hukum fisika yang telah berubah, menciptakan suasana horor fantasi yang memikat.

Aksi Gu-cheon sebagai pembasmi iblis dan kemampuan spiritual Saeng-gang menghasilkan adegan-adegan laga supernatural yang intens. Sementara itu, penampilan Seung-woo sebagai raja yang menyembunyikan obsesi gilanya di balik citra penguasa bijaksana menjadi fondasi emosional yang kuat bagi keseluruhan cerita.


Horor Sebenarnya dari Manusia




Meski dipenuhi makhluk gaib dan pertarungan spektakuler, The East Palace menegaskan monster sesungguhnya bukanlah hantu. Drama ini menyampaikan pesan tajam bahwa istana merupakan tempat kaum lemah hanya bisa menemukan kebebasan melalui kematian.

Istana digambarkan sebagai mesin kekuasaan yang menghancurkan martabat para dayang dan lawan politik demi mempertahankan status quo. Kutukan yang menghantui kerajaan hanyalah simbol dari kerakusan manusia yang rela mengorbankan siapa pun demi mempertahankan kekuasaan.

Oleh karena itu, perjuangan para tokohnya berkembang dari sekadar upaya mengusir roh jahat menjadi pemberontakan melawan sistem yang menindas.

Melalui balutan genre okultisme, The East Palace mengungkap sisi tergelap sifat manusia yang bersembunyi di balik kemegahan istana Dinasti Joseon. Dengan sinematografi bergaya gotik yang memukau, atmosfer mencekam, dan pesan sosial yang kuat, serial ini tampil sebagai salah satu karya genre Korea paling ambisius dan berkesan tahun ini.(dwi)

Baca juga:

Netflix Rilis Teaser Perdana ‘The East Palace’, Comeback Nam Joo-hyuk dengan Bujet Jumbo

#K-Drama #Netflix #Nam Joo Hyuk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
Netflix merilis teaser Secrets, thriller psikologis Ravi Bharwani yang dibintangi Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya, tayang global 3 Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Sha Ine Febriyanti dan Abimana Aryasatya Bertemu di 'Secrets', Film Thriller Terbaru Netflix
ShowBiz
Netflix Siapkan 'Proxies', Film Thriller Spanyol tentang Pembunuhan di Hari Natal
Netflix segera menghadirkan film thriller baru, yaitu Proxies. Film ini membawa kisah pembunuhan di hari Natal.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Netflix Siapkan 'Proxies', Film Thriller Spanyol tentang Pembunuhan di Hari Natal
ShowBiz
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
Film Misty Green karya Chris Rock bakal tayang di Netflix pada 9 November 2026. Simak sinopsisnya di sini.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
ShowBiz
'Tantara', K-Drama Terbaru Song Hye-kyo dan Gong Yoo Tayang di Netflix 11 Desember 2026
'Tantara' dibintangi Song Hye-kyo dan Gong Yoo, kisahkan perjuangan meraih kesuksesan di industri musik Korea Selatan. Tayang di Netflix pada 11 Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
'Tantara', K-Drama Terbaru Song Hye-kyo dan Gong Yoo Tayang di Netflix 11 Desember 2026
ShowBiz
Netflix akan Hadirkan Kembali 'Police Squad!', Serial Komedi Absurd Leslie Nielsen dari 1982
Serial komedi klasik 'Police Squad!' yang dibintangi Leslie Nielsen akan hadir di Netflix pada 1 November 2026. Simak kisah Frank Drebin dan humor absurdnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix akan Hadirkan Kembali 'Police Squad!', Serial Komedi Absurd Leslie Nielsen dari 1982
ShowBiz
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
Film animasi 'In Waves' diadaptasi dari memoar grafis AJ Dungo, film ini mengisahkan cinta AJ dan Kristen serta perjalanan menghadapi kehilangan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
ShowBiz
Catat Tanggalnya, Serial Baru Song Hye-kyo dan Gong Yoo, ‘Tantara’, Tayang 11 Desember di Netflix
'Tantara' berlatar pada era 1960-an hingga 1980-an.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Catat Tanggalnya, Serial Baru Song Hye-kyo dan Gong Yoo, ‘Tantara’, Tayang 11 Desember di Netflix
Dunia
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Netflix menyatakan pertumbuhan pendapatannya terutama didorong kenaikan pendapatan langganan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
ShowBiz
Perankan Chaebol di 'Take Charge of My Heart', Kim Young-kwang Hidupkan Karakter Baek Ho-rang lewat Kostum
Demi mewujudkan karakter Ho-rang sebagai seorang chaebol, Young-kwang bahkan turun tangan dalam memilih kostum yang dikenakan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Perankan Chaebol di 'Take Charge of My Heart', Kim Young-kwang Hidupkan Karakter Baek Ho-rang lewat Kostum
ShowBiz
Lelah Jadi Penjahat, Kim Young-kwang Bikin Degdegan di K-Drama ‘Take Charge of My Heart’
Baginya, 'Take Charge of My Heart' merupakan kesempatan untuk menyegarkan suasana hatinya dan mendapatkan perspektif baru.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Lelah Jadi Penjahat, Kim Young-kwang Bikin Degdegan di K-Drama ‘Take Charge of My Heart’
Bagikan