Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lembaga penyedia indeks global terkemuka, MSCI Inc., membawa kabar mengejutkan bagi pelaku pasar modal di seluruh dunia. MSCI resmi memperbarui metodologi penyaringan saham mengalami lonjakan harga ekstrem atau Extreme Price Increase (EPI) dan mulai berlaku efektif pada periode evaluasi (review) indeks Agustus 2026 mendatang.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi

Pembaruan metodologi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta kredibilitas konstituen indeks bentukan MSCI dari manipulasi harga. Perubahan fokus penyaringan berpotensi mengubah peta kepemilikan aset para pengelola dana global secara signifikan.

Saham ditandai EPI dengan FIF sebesar 0,75 atau lebih besar akan dikecualikan dari penyaringan EPI, dan akan memenuhi syarat untuk penambahan Indeks Standar, dengan syarat memenuhi semua persyaratan inklusi indeks lainnya,

tulis manajemen MSCI.

Pengecualian Khusus Pemilik FIF Jumbo

Kebijakan baru ini menerapkan aturan berbeda bagi emiten berdasarkan porsi saham beredar di publik (free float) atau Foreign Inclusion Factor (FIF).

Emiten berkategori EPI namun memiliki rasio FIF tinggi mendapatkan perlakuan istimewa sehingga tetap berpeluang masuk ke dalam radar indeks utama.

Poin penting mengenai detail aturan baru bagi saham berkategori EPI dengan FIF di bawah 0,75:

  • Status Konstituen Non-IMI: Saham belum terdaftar sebagai konstituen MSCI Investable Market Index (IMI) batal masuk ke MSCI Global Standard Index.

  • Evaluasi Ulang: Saham batal masuk tersebut tetap berada dalam Market Investable Universe untuk penilaian ulang pada periode berikutnya.

  • Nasib Saham Small Cap: Anggota MSCI Small Cap Index berkategori EPI wajib melalui pengukuran ulang kapitalisasi pasar.

  • Ambang Batas Kapitalisasi Penuh: Nilai kapitalisasi pasar penuh harus berada di bawah 1,8 kali ambang batas segmen ukuran pasar (market size-segment cutoff) MSCI Global Standard Index agar tetap bertahan di segmen Small Cap.

  • Aturan Free Float: Nilai kapitalisasi pasar disesuaikan free float wajib di bawah 1,8 kali dari setengah ambang batas segmen ukuran pasar segmen standar.

Sanksi Pendepakan dari Small Cap Index

Pengetatan metodologi ini juga berdampak fatal bagi emiten berkapitalisasi semu akibat lonjakan harga tidak wajar. MSCI menerapkan aturan tegas bagi emiten melampaui batas kapitalisasi namun masuk kategori EPI dengan kepemilikan publik rendah.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah

Emiten memiliki kapitalisasi pasar penuh sama dengan atau lebih besar dari 1,8 kali ambang batas ukuran segmen pasar, serta kapitalisasi pasar tersesuaikan free float sama dengan atau lebih besar dari 1,8 kali setengah ambang batas segmen standar, mendapat perlakuan khusus. Saham tersebut otomatis batal naik kelas ke MSCI Global Standard Index sekaligus terdepak dari MSCI Small Cap Index.

Manajemen MSCI tetap mempertahankan saham terdepak tersebut dalam Market Investable Universe. Langkah pemeliharaan ini berguna untuk melakukan evaluasi kelayakan masuk ke MSCI Global Standard Index pada periode peninjauan berikutnya secara lebih objektif. Para pelaku pasar domestik kini wajib mencermati portofolio emiten menjelang pengumuman resmi Agustus mendatang.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini? Kabar baik, IHSG Rabu pagi sukses menembus level 6.700 dan nilai tukar Rupiah menguat tajam menekan Dolar AS. Cek rangkuman pasarnya di sini
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 24 menit lalu
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Pergerakan IHSG hari ini sukses menguat ke 6.639 berkat sentimen positif rekor cadangan devisa Indonesia yang tembus $146,5 miliar. Cek prediksi IHSG selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Indonesia
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Pergerakan IHSG hari ini Selasa dibuka menguat ke level 6.639,51 membawa angin segar bagi investor. Namun, nilai tukar Rupiah justru melemah tipis ke Rp17.645 per dolar AS. Cek ulasan pasar selengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Butuh prediksi IHSG hari ini? Pergerakan IHSG diproyeksi sideways di tengah sentimen pasar saham global, dampak erupsi Anak Krakatau, hingga efisiensi BUMN. Cek analisis lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Pergerakan IHSG hari ini sukses menghijau di level 6.632, tak gentar hadapi konflik Timur Tengah dan rilis data ekonomi AS. Cek prediksi IHSG dan sentimen pasar modal terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Indonesia
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Pergerakan IHSG hari ini anjlok mengikuti bursa saham Asia dan global akibat lonjakan tajam harga minyak mentah. Cek analisis lengkap dan prediksi arah pergerakan IHSG di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Indonesia
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
BEI resmi menunda implementasi aturan saham Rp1 di pasar reguler dari target 7 September ke akhir September 2026. Ketahui alasan dan dampak penundaannya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
Indonesia
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
IHSG hari ini dibuka menguat di tengah sikap wait and see investor. Simak prediksi IHSG, analisis pergerakan saham BEI, dan sentimen global terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
Indonesia
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan tren kawasan regional akibat faktor kebijakan ekonomi Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Seluruh eksportir pemegang kriteria kini wajib menempatkan minimal 30 persen devisa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Bagikan