Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melonjak 10,36 poin atau tumbuh 0,17 persen menuju posisi 5.934 pada pembukaan perdagangan Senin (13/7) pagi. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 ikut merangkak naik sebesar 0,03 poin atau setara 0,01 persen menuju level 589,28.

Selama IHSG mampu bertahan di atas area 5.900-5.882, peluang melanjutkan technical rebound masih terbuka dengan target menguji 5.948-6.000.

Kemudian 6.100-6.220 apabila berhasil menembus batas atas channel,

ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata.

Ledakan Saham Teknologi Global dan Sinyal The Fed

Pemicu utama gairah pasar modal domestik berasal dari bursa saham Nasdaq Amerika Serikat menyusul debut impresif saham produsen memori kecerdasan buatan, SK Hynix.

Baca juga:

Kortastipidkor Temukan Gunung Emas 74 Kilogram dan Tumpukan Dolar dari Penggeledahan Rumah di Sentul

Lonjakan masif korporasi teknologi global tersebut memicu efek domino positif hingga ke pasar saham Asia.

Di sisi lain, meredanya tensi konflik geopolitik pasca pernyataan Presiden AS Donald Trump ikut memberikan sentimen positif tambahan bagi pergerakan aset berisiko.

Ilustrasi

“Meredanya harga minyak membantu menenangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi akibat konflik di kawasan Timur Tengah,” tutur Liza memberikan analisis mengenai faktor eksternal penopang indeks belanja modal.

Performa pasar keuangan global dan regional akhir pekan hingga Senin pagi ini menunjukkan dinamika:

  • Lonjakan Emiten Global: Debut saham SK Hynix meroket hingga 13 persen di atas harga penawaran umum perdana saham (IPO) pada bursa Nasdaq.

  • Konsensus Laba S&P 500: Investor memproyeksikan pertumbuhan laba kuartal II-2026 sebesar 24 persen secara tahunan (year on year/yoy) berkat sokongan sektor teknologi.

  • Penutupan Indeks Wall Street: Indeks S&P 500 menguat 0,42 persen (ke level 7.575,39), Nasdaq Composite tumbuh 0,29 persen (ke level 26.281,61), dan Dow Jones naik 0,29 persen (ke level 52.637,01).

  • Bursa Saham Eropa: Pergerakan indeks saham variatif, Euro Stoxx 50 melemah 0,23 persen, sedangkan FTSE 100 Inggris mampu naik 0,24 persen.

  • Bursa Regional Asia: Indeks Nikkei Jepang justru terpangkas 1,47 persen menuju level 67.552,00 bersamaan dengan pelemahan indeks Shanghai.

Dilema Likuiditas Fiskal dan Front Loading Utang Negara

Beralih ke dalam negeri, perhatian pelaku pasar tertuju pada kebijakan pengelolaan arus kas Kementerian Keuangan.

Realisasi pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi pajak menembus angka Rp171,2 triliun sepanjang semester I-2026.

Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 31,5 persen jika membandingkannya dengan periode sama tahun lalu.

“Meskipun mendukung likuiditas fiskal dalam jangka pendek, kebijakan ini berpotensi menekan likuiditas dunia usaha,” kata Liza.

Ringkasan data anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) serta target pembiayaan pemerintah pusat:

  • Anjloknya Restitusi Pajak: Penurunan terdalam bersumber dari restitusi PPh Badan sebesar minus 40 persen (yoy) serta PPN Dalam Negeri menyusut 29,7 persen (yoy).

  • Koreksi Outlook Pembiayaan: Pemerintah menaikkan estimasi pembiayaan APBN 2026 dari target awal Rp 689,1 triliun menjadi Rp 734,3 triliun.

  • Realisasi Pembiayaan Semester I: Angka penyerapan utang mencapai Rp 452 triliun atau menguras 65,6 persen dari pagu awal.

  • Cadangan Saldo Anggaran Lebih (SAL): Otoritas fiskal masih menyimpan dana cadangan sekitar Rp 255 triliun sebagai bantalan darurat pasar obligasi.

  • Alokasi Mata Uang Pembiayaan: Penerbitan surat utang negara tetap fokus pada instrumen mata uang rupiah sebesar 70-75 persen, mengurangi ketergantungan global bond.

Strategi penyerapan utang di awal tahun (front loading) terbukti efektif menjaga stabilitas pasar obligasi domestik dari ketidakpastian moneter global.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren

Melimpahnya cadangan kas negara memberikan keleluasaan bagi pemerintah mengurangi intensitas penerbitan surat utang baru pada semester II-2026. Sekarang fokus pasar beralih menantikan testimoni arah suku bunga acuan oleh Gubernur The Fed Kevin Warsh malam nanti.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Perang Jalur Energi Bikin Pasar Keok! IHSG Kompak Memerah Masuk ke Area Gap
IHSG dibuka melemah ke posisi 5.914 pada Selasa pagi imbas eskalasi konflik Timur Tengah dan rilis data inflasi AS. Simak analisis teknikal lengkap Kiwoom Sekuritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Perang Jalur Energi Bikin Pasar Keok! IHSG Kompak Memerah Masuk ke Area Gap
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini Rawan Sideways, Cek Sentimen Global yang Bikin Pasar Galau
Pantau prediksi IHSG hari ini terbaru. Laju bursa saham diproyeksi sideways akibat sentimen global, harga minyak, dan inflasi AS. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini Rawan Sideways, Cek Sentimen Global yang Bikin Pasar Galau
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Laju IHSG hari ini sukses melesat berkat meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed. Cek update pergerakan bursa, proyeksi saham, dan strategi jitu Bank Indonesia di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 05 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Suku Bunga The Fed Batal Naik, Waktunya Borong Saham?
Indonesia
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Prediksi IHSG hari ini bersiap menguji level psikologis 6.000 di tengah tekanan inflasi dan sentimen global. Cek analisis lengkap arah bursa saham di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Awas Tergelincir! Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level Psikologis 6.000, Sentimen Inflasi Jadi Penentu
Indonesia
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Prediksi IHSG hari ini diperkirakan bergerak sideways di kisaran 6.000 akibat sentimen wait and see. Simak analisis data inflasi domestik dan efek ekonomi AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Dibuka Loyo, Tarik-Ulur Subsidi APBN 2027 dan Suku Bunga Global Bikin Market 'Wait and See'
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Cek pergerakan IHSG hari ini yang anjlok 0,83% ke level 6.071,14. Cari tahu juga prediksi IHSG besok, update rupiah, dan analisa tren harga minyak dunia!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam Meski Rupiah Menguat, Ada Apa Sebenarnya?
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Cari tahu prediksi IHSG hari ini yang berpotensi konsolidasi akibat efek penutupan kuartal III 2026. Cek juga analisis lengkap sentimen pengesahan APBN 2027 di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 30 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Investor Wajib Hati-hati Ambil Posisi Jelang Penutupan Kuartal III 2026
Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Bagikan