Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah

Bursa Efek Indonesia (BEI). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan Kamis (16/7) sore dengan apresiasi meyakinkan. Penguatan seluruh sektor industri mendorong indeks domestik bertahan kokoh zona hijau sepanjang hari transaksi.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Berpotensi Mendatar, Investor Wajib Plototi Aturan Baru Bursa Efek Indonesia

IHSG mengakhiri sesi perdagangan dengan kenaikan sebesar 66,24 poin atau 1,10 persen menuju level 6.108,21. Sejalan dengan indeks utama, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turut merangkak naik sebesar 8,68 poin atau 1,45 persen menuju posisi 608,58.

Kenaikan indeks potensi dibatasi efek dari harga minyak dunia kembali bergejolak, dan saat ini sudah tembus di atas 80 dolar AS per barel dampak kembalinya tensi panas antara Amerika Serikat dengan Iran,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus.

Jurus Fiskal Pemerintah dan Sentimen Positif Domestik

Investor domestik merespons positif gerak cepat pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi pasar guna meredam laju inflasi. Fokus utama kebijakan menyasar pada pengendalian harga komoditas pangan volatil serta menekan lonjakan biaya operasional sektor industri.

Lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings juga mempertahankan peringkat kredit Indonesia, memberikan tambahan rasa percaya diri bagi pemegang modal lokal. Namun, lonjakan harga minyak mentah berisiko membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta memperlebar defisit anggaran.

“Di sisi lain, kenaikan harga minyak dunia tentunya kembali membebani APBN, sehingga dikhawatirkan akan melemparkan defisit fiskal,” tutur Nico.

Rangkuman Data Perdagangan Saham BEI Sore Ini

Aktivitas transaksi bursa saham domestik mencatatkan perputaran dana likuid cukup besar dengan detail operasional pasar sebagai berikut:

  • Frekuensi Transaksi Harian: Terjadi sebanyak 2.274.000 kali transaksi perdagangan saham.

  • Volume Saham Beredar: Sebanyak 26,59 miliar lembar saham berpindah tangan antar-investor.

  • Nilai Transaksi Harian: Total perputaran dana pasar modal menyentuh angka Rp13,33 triliun.

  • Perbandingan Saham: Sebanyak 385 saham mengalami kenaikan harga, 254 saham turun, dan 326 saham stagnan.

  • Sektor Pemimpin Kenaikan: Sektor teknologi memimpin penguatan sebesar 1,94 persen, diikuti sektor barang baku sebesar 1,57 persen, serta sektor properti naik sebesar 1,31 persen.

  • Saham Top Gainers: KBLV, CTTH, RONY, AGAR, dan MLPT mencatatkan lompatan harga tertinggi.

  • Saham Top Losers: BAPA, DATA, ATAP, LUCY, dan GDST mengalami koreksi terdalam.

Sentimen Global Timur Tengah dan Pertumbuhan China

Pelaku pasar global terus mengamati perkembangan serangan tambahan militer Amerika Serikat terhadap sasaran militer kelompok terafiliasi Iran.

Eskalasi konflik tersebut memicu kekhawatiran baru seputar potensi inflasi lanjutan serta arah kebijakan suku bunga global.

Meskipun demikian, pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kesediaan Teheran bernegosiasi sedikit meredakan kepanikan pelaku pasar.

Baca juga:

Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI

Sentimen negatif lain datang dari rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) China menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Pertumbuhan ekonomi China berada di bawah target resmi pemerintah sebesar 4,5 hingga 5 persen untuk periode tahun 2026. Kondisi ini turut menekan performa bursa saham regional Asia, seperti indeks Nikkei Tokyo melemah 2,63 persen dan Straits Times Singapura turun 0,37 persen.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah
Pelaku pasar global terus mengamati perkembangan serangan tambahan militer Amerika Serikat terhadap sasaran militer kelompok terafiliasi Iran
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah
Indonesia
IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini
Penguatan moncer bursa saham dalam negeri sejalan dengan pergerakan mayoritas indeks saham utama di Asia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini
Indonesia
IHSG Hari Ini Berpotensi Mendatar, Investor Wajib Plototi Aturan Baru Bursa Efek Indonesia
Indikator baru ini membandingkan fluktuasi harga saham terhadap kecepatan perputaran transaksi publik harian
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berpotensi Mendatar, Investor Wajib Plototi Aturan Baru Bursa Efek Indonesia
Indonesia
Menkeu Purbaya Minta Investor Borong Saham dan Lepas Dolar AS Usai Rating S&P Stabil
Isu miring bahkan menyebut peringkat kredit Indonesia terancam turun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Menkeu Purbaya Minta Investor Borong Saham dan Lepas Dolar AS Usai Rating S&P Stabil
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Kabar baik datang dari lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings guna meredam kepanikan pasar domestik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Indonesia
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Meredanya harga minyak membantu menenangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi akibat konflik di kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Indonesia
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Raffi Ahmad mengungkap keterlibatan pengusaha kakap asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Ancaman pembalasan skala besar militer Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia, memicu kecemasan inflasi tinggi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Bagikan