IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 08 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?

Ilustrasi (Pexels/Kindel Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja buruk pada pertengahan pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir rontok signifikan akibat tekanan jual investor.

Sentimen negatif rilis lembaga pemeringkat global dan memanasnya situasi geopolitik dunia menjadi pemicu utama kemerosotan pasar modal domestik.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia

IHSG hari ini terperosok 113,12 poin atau 1,89 persen menuju level 5.873,37 pada penutupan sesi sore. Penurunan ini searah dengan indeks saham unggulan LQ45 melorot 12,04 poin atau 2,02 persen ke posisi 582,88.

“IHSG melemah terbebani sentimen rilis S&P Dow Jones,”

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Ancaman Penurunan Status Pasar Modal Indonesia

S&P Dow Jones Indices memasukkan Indonesia ke dalam watchlist atau daftar pantau negara berpotensi mengalami reklasifikasi pasar pada tahun 2027.

Lembaga internasional tersebut memberi peringatan status pasar saham Indonesia bisa turun kelas dari emerging market (pasar berkembang) menjadi frontier market (pasar perbatasan).

Evaluasi ini menyoroti masalah transparansi kepemilikan saham publik di dalam negeri berdasarkan regulasi baru BEI.

Ilustrasi

Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu. Ketidakpastian ini otomatis memicu kekhawatiran aksi ambil untung massal oleh investor asing.

“Penurunan status tersebut sehubungan dengan kondisi transparansi pasar modal domestik, seperti hal sama dilakukan sebelumnya oleh MSCI. Kondisi ini tentunya memberikan tekanan pasar keuangan dalam negeri,” ujar Nico.

Rangkuman Data Transaksi dan Dampak Geopolitik Global

Tekanan eksternal turut memperparah kejatuhan indeks acuan akibat konflik Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz.

Kebijakan pembatalan dispensasi penjualan minyak mentah Iran oleh Washington mendorong lonjakan harga komoditas energi tersebut. Investor global kini mengkhawatirkan lonjakan inflasi baru serta potensi kenaikan suku bunga bank sentral.

Baca juga:

Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan

Rincian data perdagangan bursa domestik dan regional sore ini:

  • Statistik Perdagangan BEI: Nilai transaksi mencapai Rp10,54 triliun dengan volume 21,18 miliar lembar saham melalui 1.958.000 kali frekuensi transaksi.

  • Pergerakan Emiten: Sebanyak 512 saham bergerak turun, 195 saham naik, dan 256 saham stagnan.

  • Kinerja Sektoral IDX-IC: Seluruh sebelas sektor melemah. Sektor barang baku anjlok paling parah sebesar 4,35 persen, disusul sektor properti turun 2,68 persen, dan barang konsumen non-primer turun 2,5 persen.

  • Top Gainers & Top Losers: Saham JECX, JELI, MMIX, BACH, dan KOKA memimpin penguatan. Sebaliknya, BAPA, BIPP, LAND, RODA, dan NTBK menderita koreksi terdalam.

  • Bursa Saham Asia: Indeks Nikkei Jepang merosot 1,85 persen ke level 66.992,00 dan Shanghai China melemah 0,49 persen ke posisi 3.970,88. Sementara Hang Seng Hong Kong melonjak 2,99 persen ke 24.199,46 serta Straits Times Singapura naik tipis 0,51 persen ke 5.369,57.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok
IHSG hari ini ditutup melemah 24,02 poin ke level 6.501,67. Cari tahu pemicu utamanya
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
IHSG Anjlok ke 6.501 Sore Ini, Rekor Defisit Transaksi Berjalan dan Tensi Global Jadi Biang Kerok
Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Indonesia
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Sentimen pasar global turut terwarnai oleh dinamika ekonomi Amerika Serikat serta kenaikan harga minyak mentah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Menguat ke 6.525, BEI Siap Hapus Aturan Harga Saham Rp 50
Indonesia
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Pasar saat ini sedang menimbang kombinasi kabar segar dari dalam negeri serta dinamika ekonomi global yang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 Agustus 2026
IHSG Hari Ini: Tembus 6.500, Aturan Saham Gocap Jadi Rp 1 dan Redupnya Bursa Saham AS
Indonesia
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Ketegangan geopolitik terkait jalur perdagangan energi Selat Hormuz antara AS dan Iran juga terus dipantau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
IHSG Melesat Tersengat Sentimen Global! Kebijakan Buyback Obligasi AS Sukses Pompa Bursa Asia
Indonesia
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak seirama menuju tren positif
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Rupiah Ngamuk Pagi Ini Berbarengan dengan Meroketnya IHSG, Dolar AS Kehilangan Taji
Indonesia
IHSG Dibuka Melemah Ke Level 6.408! Pasar Saham Domestik Waspadai Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Global
Kebijakan moneter Bank Indonesia bertujuan menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
IHSG Dibuka Melemah Ke Level 6.408! Pasar Saham Domestik Waspadai Lonjakan Imbal Hasil Obligasi Global
Indonesia
Tren Hijau ISHG Masih Lanjut, Deretan Saham Wajib Dipantau Hari Ini
IHSG dibuka menguat 0,73% ke 6.448,83 pada Selasa pagi. Saham pilihan hari ini: AADI, ANTM, PGAS, VKTR.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Tren Hijau ISHG Masih Lanjut, Deretan Saham Wajib Dipantau Hari Ini
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Penguatan indeks saham mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi pasar terhadap komitmen penegakan disiplin fiskal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Indonesia
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Penguatan IHSG diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai dari para pelaku pasar modal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Bagikan