IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 4 menit lalu
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?

Ilustrasi (Pexels/Kindel Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja buruk pada pertengahan pekan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berakhir rontok signifikan akibat tekanan jual investor.

Sentimen negatif rilis lembaga pemeringkat global dan memanasnya situasi geopolitik dunia menjadi pemicu utama kemerosotan pasar modal domestik.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia

IHSG hari ini terperosok 113,12 poin atau 1,89 persen menuju level 5.873,37 pada penutupan sesi sore. Penurunan ini searah dengan indeks saham unggulan LQ45 melorot 12,04 poin atau 2,02 persen ke posisi 582,88.

“IHSG melemah terbebani sentimen rilis S&P Dow Jones,”

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Ancaman Penurunan Status Pasar Modal Indonesia

S&P Dow Jones Indices memasukkan Indonesia ke dalam watchlist atau daftar pantau negara berpotensi mengalami reklasifikasi pasar pada tahun 2027.

Lembaga internasional tersebut memberi peringatan status pasar saham Indonesia bisa turun kelas dari emerging market (pasar berkembang) menjadi frontier market (pasar perbatasan).

Evaluasi ini menyoroti masalah transparansi kepemilikan saham publik di dalam negeri berdasarkan regulasi baru BEI.

Ilustrasi

Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu. Ketidakpastian ini otomatis memicu kekhawatiran aksi ambil untung massal oleh investor asing.

“Penurunan status tersebut sehubungan dengan kondisi transparansi pasar modal domestik, seperti hal sama dilakukan sebelumnya oleh MSCI. Kondisi ini tentunya memberikan tekanan pasar keuangan dalam negeri,” ujar Nico.

Rangkuman Data Transaksi dan Dampak Geopolitik Global

Tekanan eksternal turut memperparah kejatuhan indeks acuan akibat konflik Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz.

Kebijakan pembatalan dispensasi penjualan minyak mentah Iran oleh Washington mendorong lonjakan harga komoditas energi tersebut. Investor global kini mengkhawatirkan lonjakan inflasi baru serta potensi kenaikan suku bunga bank sentral.

Baca juga:

Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan

Rincian data perdagangan bursa domestik dan regional sore ini:

  • Statistik Perdagangan BEI: Nilai transaksi mencapai Rp10,54 triliun dengan volume 21,18 miliar lembar saham melalui 1.958.000 kali frekuensi transaksi.

  • Pergerakan Emiten: Sebanyak 512 saham bergerak turun, 195 saham naik, dan 256 saham stagnan.

  • Kinerja Sektoral IDX-IC: Seluruh sebelas sektor melemah. Sektor barang baku anjlok paling parah sebesar 4,35 persen, disusul sektor properti turun 2,68 persen, dan barang konsumen non-primer turun 2,5 persen.

  • Top Gainers & Top Losers: Saham JECX, JELI, MMIX, BACH, dan KOKA memimpin penguatan. Sebaliknya, BAPA, BIPP, LAND, RODA, dan NTBK menderita koreksi terdalam.

  • Bursa Saham Asia: Indeks Nikkei Jepang merosot 1,85 persen ke level 66.992,00 dan Shanghai China melemah 0,49 persen ke posisi 3.970,88. Sementara Hang Seng Hong Kong melonjak 2,99 persen ke 24.199,46 serta Straits Times Singapura naik tipis 0,51 persen ke 5.369,57.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Kondisi tersebut mengingatkan pelaku pasar pada langkah serupa oleh penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 4 menit lalu
IHSG Hari Ini Ambles Nyaris Dua Persen Terbebani Sentimen Dow Jones, Investor Asing Mulai Angkat Koper?
Indonesia
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Sentimen positif lain datang dari rilis estimasi kebutuhan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2027 sebesar Rp174 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
IHSG Hari Ini Siap Tembus Level 6.000, Dua Saham IPO Sukses Cetak ARA Saat Investor Asyik Nonton Piala Dunia
Indonesia
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Investor domestik kini menantikan data cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
The Fed Kasih Angin Segar, IHSG Hari Ini Langsung Lompat ke Zona Hijau Tinggalkan Bayang-Bayang Defisit Dagang
Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Sentimen positif tambahan berasal dari pelambatan data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Langkah berani pemerintah mempercepat pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) melalui RUU PFII juga memanen sentimen positif
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Menurunnya kinerja sektor manufaktur tidak menghalangi laju kelompok saham barang baku untuk memimpin penguatan sebesar 2,81 persen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Beban berat pasar saham dalam negeri datang dari penguatan indeks dolar Amerika Serikat (DXY) menuju posisi 101,26
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Investor global saat ini memfokuskan perhatian pada rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) guna membaca arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Bagikan