IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia mendadak menghijau pada paruh kedua perdagangan, membalikkan lesunya optimisme pasar sejak pagi hari.

Sempat terkapar di zona merah akibat rentetan sentimen negatif domestik, gairah investasi publik kembali menyala mengikuti dinamika geopolitik global.

Para pelaku pasar kini menaruh harapan besar pada akhir pembicaraan damai di Timur Tengah demi mengamankan portofolio investasi mereka.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit

IHSG hari ini menutup sesi perdagangan Rabu (1/7) sore dengan apresiasi sebesar 51,93 poin atau 0,92 persen menuju level 5.695,12. Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 ikut merangkak naik 3,64 poin atau 0,66 persen ke posisi 556,75.

“Menguatnya pasar bursa regional Asia turut menopang IHSG. Pasar menantikan perkembangan hubungan Amerika Serikat (AS) dengan Iran,”

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus.

Sentimen Global dan Rapuhnya Fondasi Domestik

Dinamika pasar modal saat ini bertumpu pada kehadiran utusan Presiden AS Donald Trump di Doha, Qatar untuk berunding dengan pihak Iran. Di luar isu geopolitik, spekulasi kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS (The Fed) menjelang rilis data ketenagakerjaan turut mendikte pergerakan dana global.

Sebaliknya, kondisi dalam negeri memperlihatkan sinyal kewaspadaan tinggi akibat penurunan sejumlah indikator makroekonomi. Emiten konglomerasi besar menjadi penyelamat utama indeks dari kejatuhan lebih dalam saat rilis performa ekonomi riil melemah.

Serta statistik perdagangan BEI per Juni 2026:

  • Indeks Manufaktur S&P Global: Turun tajam ke level 46,9 dari posisi sebelumnya 50,0 pada Mei 2026, menandai kontraksi terdalam sejak Juni 2025.

  • Inflasi Bulanan BPS: Mencapai 0,44 persen secara month-to-month (mtm) akibat siklus musiman dan lonjakan harga BBM.

  • Inflasi Tahunan: Menyentuh angka 3,34 persen secara year-on-year (yoy), dengan akumulasi tahun kalender (year-to-date) sebesar 1,79 persen.

  • Neraca Perdagangan Mei 2026: Mencatat defisit sebesar Rp26,32 triliun (1,61 miliar dolar AS), menjadi rapor merah pertama dalam enam tahun terakhir.

  • Volume Transaksi BEI: Membukukan nilai transaksi Rp10,26 triliun dari total 17,06 miliar lembar saham perdagangan dengan frekuensi 1.542.000 kali.

  • Pergerakan Harga Emiten: Sebanyak 391 saham mencatat kenaikan harga, 263 saham merosot, dan 305 saham stagnan.

Dominasi Barang Baku dan Sektor Energi

Menurunnya kinerja sektor manufaktur tidak menghalangi laju kelompok saham barang baku untuk memimpin penguatan sebesar 2,81 persen. Sektor energi menyusul di urutan kedua lewat kenaikan 2,63 persen, bersama sektor infrastruktur sebesar 1,39 persen.

Sementara itu, performa sektor transportasi dan logistik menderita penurunan terdalam hingga minus 0,69 persen.

Baca juga:

Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Deretan emiten seperti COCO, BBRM, PADI, BEEF, dan CSMI sukses menempati urutan teratas dalam daftar keuntungan terbesar (top gainers). Sebaliknya, tekanan jual melanda saham RGAS, MMIX, MTLA, MSKY, dan RONY selaku kelompok koreksi terdalam (top losers).

“Kondisi inflasi ini menunjukkan belum berdampaknya upaya menaikkan suku bunga acuan Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi. Situasi tersebut mendorong BI aktif menjaga nilai rupiah,” kata Maximilianus Nicodemus

#Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #IHSG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Penguatan indeks saham mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi pasar terhadap komitmen penegakan disiplin fiskal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang Tinggi Tembus Level 6.400, Pidato Ekonomi Prabowo Bikin Bursa Efek Bergairah
Indonesia
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Penguatan IHSG diiringi aktivitas transaksi yang cukup ramai dari para pelaku pasar modal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Terbang ke Zona Hijau pada Sesi 1, Efek Pidato Prabowo Sentil Tambang Ilegal?
Indonesia
IHSG Dibuka Melemah Tipis! Sentimen Nota Keuangan RAPBN 2027 Bayangi Pergerakan Saham BEI
Perhatian pasar tertuju pada perincian target pertumbuhan ekonomi, batas defisit anggaran, asumsi nilai tukar Rupiah, serta strategi pembiayaan pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
IHSG Dibuka Melemah Tipis! Sentimen Nota Keuangan RAPBN 2027 Bayangi Pergerakan Saham BEI
Indonesia
IHSG Kebakaran Hari Ini, Cek Deretan Saham Paling Cuan dan Buntung 13 Agustus 2026
IHSG sesi II ditutup merosot 1,13% ke level 6.301,77 pada Kamis (13/8/2026). Simak rekapitulasi nilai transaksi Rp13,44 triliun, performa sektor bahan baku, serta daftar saham top gainers dan top losers
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
IHSG Kebakaran Hari Ini, Cek Deretan Saham Paling Cuan dan Buntung 13 Agustus 2026
Indonesia
IHSG Anjlok Akibat MSCI Rebalancing: Alarm Bahaya Bagi Investor Saham?
Dalam rilis Agustus 2026, MSCI melakukan pergeseran peta saham Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 13 Agustus 2026
IHSG Anjlok Akibat MSCI Rebalancing: Alarm Bahaya Bagi Investor Saham?
Indonesia
MSCI Keluarkan Saham GOTO, Ini Kata PT GoTo Gojek Tokopedia
Perseroan menilai keputusan MSCI Inc. murni bersifat teknis menyusul harga saham GOTO yang berada di level terendah Rp 50
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
MSCI Keluarkan Saham GOTO, Ini Kata  PT GoTo Gojek Tokopedia
Indonesia
IHSG Melesat 105 Poin Tembus Level 6.373, Aksi Borong Saham Investor Sukses Ambil Alih Kendali Pasar Saham
Nafan Aji Gusta menjelaskan faktor penyesuaian bobot saham Indonesia menjelang pengumuman resmi MSCI Inc
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
IHSG Melesat 105 Poin Tembus Level 6.373, Aksi Borong Saham Investor Sukses Ambil Alih Kendali Pasar Saham
Indonesia
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Tekanan jual melanda seluruh sektor saham domestik berdasarkan pencatatan Indeks Sektoral IDX-IC
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Indonesia
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
IHSG terkoreksi sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen menuju level 6.365,37
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Bagikan