Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah

Bursa Efek Indonesia (BEI). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan Senin (10/8) sore pada posisi melemah akibat himpitan kombinasi sentimen domestik dan global.

Baca juga:

Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini

IHSG terkoreksi sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen menuju level 6.365,37. Penurunan ini turut menyeret kelompok 45 saham unggulan (Indeks LQ45) merosot 6,16 poin atau 0,96 persen ke level 634,13. Pergerakan bursa domestik mengalami tekanan dari dua arah secara bersamaan.

Pergerakan IHSG dipengaruhi katalis sentimen eksternal dan juga internal,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Faktor Domestik dan Tekanan Geopolitik Global

Laporan resmi Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Juli berada pada angka 116,8, atau melambat ketimbang posisi bulan sebelumnya sebesar 117,8.

Penurunan IKK mengindikasikan penurunan daya beli masyarakat akibat tekanan kondisi ekonomi rumah tangga. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) ikut menyusut dari 109,2 menjadi 107,9, sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) melemah dari 126,4 menjadi 125,7.

Sektor eksternal memberikan sinyal beragam saat pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) mengalami kontraksi tidak terduga berupa penurunan 23.000 lapangan kerja nonpertanian.

Kondisi tersebut meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada September, dengan probabilitas pasar turun dari 67 persen menjadi 44 persen.

Kendati demikian, peningkatkan tensi geopolitik Timur Tengah akibat penolakan Iran atas klaim kesepakatan langsung bersama AS serta serangan kelompok Houthi ke kilang Jazan milik Saudi Aramco memicu kekhawatiran pasokan minyak dunia.

Rangkuman data perdagangan saham mencatat angka-angka teknis berikut:

  • Nilai dan Volume Transaksi: Total perdagangan mencapai Rp18,18 triliun dari nilai transaksi 45,45 miliar lembar saham.

  • Frekuensi Perdagangan: Terjadi pergerakan transaksi sebanyak 2.607.000 kali di pasar reguler.

  • Rasio Saham Perdagangan: Sebanyak 306 saham menguat, 340 saham melemah, dan 317 saham bertahan stagnan.

  • Sektor Melemah Terdalam: Sektor kesehatan memimpin penurunan sebesar 0,60 persen, disusul sektor industri (0,38 persen) dan barang konsumen primer (0,34 persen).

  • Saham Top Gainers: Kenaikan harga terbesar melanda saham GIAA, GMFI, SULI, STAR, dan IOTF.

  • Saham Top Losers: Pelemahan harga terdalam menimpa saham FORU, BAIK, VOKS, MITI, dan RODA.

Divergensi IHSG Terhadap Bursa Regional Asia

Pelemahan IHSG berbanding terbalik terhadap mayoritas bursa saham regional Asia justru ditutup menguat. Indeks Nikkei Jepang melonjak 2,22 persen ke posisi 67.064,00, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 1,05 persen menuju level 25.937,49.

Baca juga:

Danantara Siapkan Anak Usaha Demi Caplok Saham Bursa Efek Indonesia

Indeks Straits Times Singapura ikut merangkak naik 1,05 persen ke posisi 5.694,43, Indeks Shanghai China menguat 0,67 persen ke level 3.966,59, serta Indeks Kospi Korea Selatan tumbuh 0,65 persen ke posisi 6.299,66.

Ekspektasi rilis data inflasi AS pekan ini menjadi fokus utama para pelaku pasar dalam mengukur arah kebijakan moneter global. Penurunan IHSG sepanjang dua sesi perdagangan membuktikan kehati-hatian investor menghadapi ketidakpastian kondisi makroekonomi internasional.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
IHSG terkoreksi sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen menuju level 6.365,37
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Indonesia
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Pelaku pasar internasional saat ini memantau perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat, Iran, serta negara-negara kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Indonesia
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Berita
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Di balik kemudahannya, instrumen ini menyimpan sejumlah aspek risiko penting
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Indonesia
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Indonesia
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Penguatan pasar saham di dalam negeri tetap diwarnai kehati-hatian akibat isu suksesi kepemimpinan Bank Indonesia (BI), tekanan fiskal, serta hambatan ekspor mineral
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 Juli 2026
IHSG Rebound Perkasa Ditengah Isu Suksesi Bank Indonesia, Emiten Unggulan LQ45 Ikut Terkerek Naik
Indonesia
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Aktivitas perdagangan hari ini membukukan 1.955.000 kali transaksi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
IHSG Longsor Tertekan Konflik AS-Iran, Intip Sektor Saham Paling Merana dan Penguasa Top Gainers
Bagikan