Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Di tengah ramainya spekulasi soal kenaikan suku bunga The Fed, pergerakan IHSG hari ini justru memberikan kejutan manis dengan berbalik menguat ke level 6.496,79 pada perdagangan Rabu (16/9) pagi.

Kenaikan tipis indeks saham Bursa Efek Indonesia (BEI) ini seolah menjadi pelampung penyelamat bagi para investor yang sedang dilanda kecemasan menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

Memang sih, kalau kita pantau lalu lintas transaksi saham BEI belakangan ini, mental pelaku pasar lagi benar-benar diuji.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Efek Menkeu Baru Suahasil Nazara & Bunga The Fed Bikin Investor Wait and See

Apalagi, banyak analis yang merilis prediksi IHSG bakal rentan nyungsep karena ancaman lonjakan suku bunga The Fed yang makin di depan mata.

Meski sempat dibuka lemas pada awal sesi, indeks andalan kita sukses comeback dan naik sekitar 0,55 persen, sementara kelompok saham kasta atas atau indeks LQ45 juga ikut merangkak perlahan ke posisi 652,62.

Analisa Teknikal: Bayang-bayang Pelemahan Masih Mengintai

Walau pagi ini terlihat hijau, kita nggak boleh langsung fomo. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperingatkan bahwa tren pergerakan pasar masih cukup berisiko karena dikepung berbagai sentimen negatif dari luar negeri.

Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.440-6.600,

ujar Nico.

Nico menjelaskan bahwa investor global saat ini sedang dipusingkan oleh paket komplit ketidakpastian. Mulai dari tensi panas antara AS dan Iran, lonjakan harga minyak dunia yang menembus 100 dolar AS per barel, hingga yield obligasi US Treasury tenor 10 tahun yang terbang di atas 5 persen.

Kondisi ruwet ini bikin probabilitas bank sentral AS untuk mengerek suku bunga acuan pada rapat FOMC September 2026 jadi sangat tinggi, bahkan menyentuh angka 92-93 persen.

Kondisi tersebut membuat The Fed sulit rasanya untuk tidak menaikkan tingkat suku bunganya,

tegas Nico.

Secercah Harapan dari Mesranya AS dan China

Ilustrasi

Di tengah suramnya sentimen pasar global, untungnya masih ada kabar baik dari dua raksasa ekonomi dunia. Amerika Serikat dan China kabarnya sedang asyik berdiskusi untuk memangkas tarif beberapa komoditas penting, termasuk produk energi dan pertanian.

Menariknya, China juga sudah berjanji untuk ngeborong 25 juta ton kedelai dari AS setiap tahun sampai 2028 nanti, plus belanja produk pertanian lain senilai hampir 17 miliar dolar AS. Kesepakatan dagang ini otomatis ngasih angin segar buat pasar saham.

Sehingga kami yakin adanya sebuah harapan baru bahwa gencatan perang dagang berpotensi ditambah satu tahun lagi. Setidaknya, di tengah gersangnya pasar saat ini, hubungan yang mesra dapat membuat segalanya dapat dilewati dengan baik,

tutur Nico.

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia: Naik, Tapi Tetap Terkendali

Beralih ke sentimen domestik, data terbaru soal utang luar negeri Indonesia juga jadi sorotan. Per Juli 2026, angkanya tercatat mencapai 453,4 miliar dolar AS (naik 4,9 persen secara tahunan). Angka ini terbagi jadi dua porsi, yakni utang publik 218,4 miliar dolar AS dan utang swasta 194,6 miliar dolar AS.

Meski nominalnya bikin merinding, utang pemerintah ini mayoritas dialokasikan buat hal-hal produktif jangka panjang, seperti sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, dan konstruksi. Rasionya terhadap PDB juga masih sangat aman di level 30,7 persen.

Kami menilai kenaikan ULN Indonesia terutama dari sektor publik masih relatif terkendali karena didominasi utang jangka panjang dan digunakan untuk pembiayaan sektor produktif,

jelas Nico menenangkan pasar.

Namun, ia juga mewanti-wanti agar kita tetap waspada. Biaya impor energi yang membengkak gara-gara kacaunya pasokan minyak di Timur Tengah bisa saja menekan stabilitas nilai tukar Rupiah ke depannya.

Bursa Global Kompak "Kebakaran"

Sebagai referensi tambahan buat kamu yang mau trading hari ini, bursa saham luar negeri nyatanya memang sedang berdarah-darah. Pada penutupan Selasa kemarin, bursa Eropa (Euro Stoxx, FTSE, DAX, CAC) kompak ditutup memerah.

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif

Nasib serupa juga menimpa Wall Street, di mana S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones berguguran. Tren loyo ini pun langsung menular ke pasar Asia pagi ini. Indeks utama seperti Nikkei, Shanghai, Kospi, dan Hang Seng terpantau lesu, dan hanya indeks Straits Times Singapura saja yang masih sanggup bertahan di zona hijau.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Divestasi Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Indonesia
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Kabar mengejutkan! The Fed resmi menaikkan suku bunga akibat lonjakan inflasi imbas perang di Iran. Cek dampaknya buat cicilan KPR dan ekonomi global di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Indonesia
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Penasaran kenapa IHSG hari ini malah menguat pasca The Fed naikkan suku bunga? Simak analisis pergerakan pasar modal, komentar pakar, dan dampaknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Indonesia
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Meskipun terdapat implementasi penyesuaian batas minimum harga saham tersebut, diyakini tidak akan memberikan dampak terhadap aliran dana asing.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Cek update pergerakan IHSG hari ini yang sukses menguat tipis meski ada ancaman kenaikan suku bunga The Fed. Simak juga ulasan lengkap utang luar negeri RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Bagikan