IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 47 menit lalu
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Laju pergerakan IHSG hari ini terpaksa ditutup anjlok ke zona merah dengan penurunan tajam sebesar 3,78 persen ke level 4.904,29 pada Selasa (3/11) sore.

Penyebab IHSG turun secara signifikan ini sangat dipengaruhi oleh sikap investor yang kompak menahan diri dari aset berisiko (risk off), mengekor tren negatif yang sedang melanda mayoritas bursa saham Asia.

Pelemahan indeks saham gabungan ini turut menyeret turun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang ikut terkoreksi hingga 3,98 persen ke posisi 497,27.

Baca juga:

Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah

Tumbangnya sentimen pasar saham domestik ini sebenarnya bukan tanpa alasan, mengingat ada tekanan berat yang menular langsung dari bursa global.

Para pelaku pasar saat ini sedang merespons negatif saham teknologi AI di Wall Street, akibat kekhawatiran terkait biaya pengeluaran kecerdasan buatan yang kelewat raksasa namun belum memberikan kepastian pengembalian modal yang jelas.

Alhasil, aksi jual besar-besaran di sektor teknologi Amerika Serikat ini merembet cepat dan membuat IHSG ditutup melemah seiring kepanikan investor di bursa regional Asia.

Bayang-bayang Wall Street dan Pemilu AS

Selain urusan saham teknologi, fokus para investor juga sedang terpecah ke arah perpolitikan internasional. Pelaku pasar cenderung mengambil posisi hati-hati menjelang pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat. Dinamika politik ini memicu spekulasi terkait tingginya biaya energi yang bisa mengerek inflasi dan memaksa bank sentral untuk kembali menaikkan suku bunga.

Di sisi lain, pergerakan harga komoditas juga turut mewarnai sentimen hari ini. Harga minyak mentah dan Brent sempat diperdagangkan di kisaran 96 hingga 104 dolar AS per barel, sedikit mereda setelah ada sinyal positif dari hubungan diplomatik Amerika Serikat dan Iran.

Para pemimpin dari kedua belah pihak mengisyaratkan untuk melanjutkan negosiasi perdamaian. Tanda-tanda kemajuan diplomatik antara AS dan Iran meredakan kekhawatiran akan gangguan pasokan lebih lanjut,

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas.


Alarm Dalam Negeri: Efek El Nino dan Daya Beli yang Lesu

Beralih ke dalam negeri, tekanan terhadap IHSG juga diperparah oleh rilis data ekonomi yang kurang menggembirakan. Lonjakan inflasi pangan pada Oktober 2026 yang menembus angka 5,81 persen menjadi bukti nyata bahwa gangguan pasokan akibat anomali iklim El Nino masih jauh dari kata usai.

Menariknya, di saat inflasi pangan melesat, inflasi inti justru melandai ke angka 2,56 persen. Bukannya disambut baik, penurunan ini malah ditangkap sebagai sinyal waspada oleh pasar karena mencerminkan melemahnya daya beli masyarakat (demand-pull), khususnya di kalangan menengah ke bawah.

"Konsumen kini cenderung memangkas belanja non-esensial (tersier dan sekunder) karena pendapatan mereka habis terserap untuk memenuhi kebutuhan pokok," tambah Nico.


Rapor Merah Bursa: 11 Sektor Kompak Tumbang

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG memang sempat dibuka menguat, namun langsung terperosok ke zona merah dan gagal bangkit hingga bel penutupan berbunyi. Berikut adalah ringkasan data perdagangan saham di BEI hari ini:

  • Kinerja Sektor: Seluruh (sebelas) indeks sektoral IDX-IC kompak memerah. Penurunan paling parah dipimpin oleh sektor barang baku (-5,86%), disusul sektor energi (-4,56%) dan sektor industri (-4,26%).

  • Volume Transaksi: Tercatat ada 1,37 juta kali transaksi yang melibatkan 11,72 miliar lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp26,59 triliun.

  • Pergerakan Saham: Hanya 69 saham yang berhasil naik, sementara 717 saham hancur lebur, dan 177 saham lainnya stagnan.

  • Top Gainers: TMPO, MKNT, AIMS, BSWD, dan BLTZ.

  • Top Losers: AEGS, IBOS, MEJA, MGLV, dan EURO.

Lesunya IHSG ini sejalan dengan tren di bursa regional Asia sore ini, di mana indeks Nikkei (-0,33%), Kospi (-3,59%), Shanghai (-0,82%), dan Strait Times (-0,65%) semuanya ditutup melemah, dan hanya indeks Hang Seng yang berhasil mengamankan zona hijau tipis (+0,57%).

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Penasaran kenapa IHSG hari ini anjlok tajam hingga hampir 4%? Simak analisis lengkap penyebab IHSG turun, mulai dari efek Wall Street hingga isu inflasi pangan.
Angga Yudha Pratama - 47 menit lalu
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Indonesia
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
IHSG melemah 0,63 persen ke level 5.024,971 pada perdagangan pagi Senin, 2 November 2026. Sebanyak 444 saham terkoreksi di tengah tekanan sentimen global.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Pergerakan IHSG hari ini ditutup melemah di zona merah. Simak update bursa saham, prediksi IHSG pekan depan, serta efek kebijakan BOJ dan pemilu AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
IHSG hari ini dibuka melemah akibat ketidakpastian suku bunga global dan ketegangan geopolitik. Cek prediksi IHSG, analisis saham BEI, & sentimen domestik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Indonesia
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
BEI siap merombak aturan main pengawasan pasar modal! Tak lagi sekadar obral status UMA, otoritas bursa kini langsung umumkan investigasi dan sanksi tegas jika terdeteksi ada manipulasi harga saham.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.439. Cek dampak kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) soal saham HSC dan manuver Danantara!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Indonesia
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Saham yang diperoleh dari pelaksanaan buyback tahap II direncanakan digunakan dalam program kepemilikan saham bagi pekerja dan/atau Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Bagikan