Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 43 menit lalu
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Prediksi IHSG hari ini menunjukkan tren pergerakan sideways karena mayoritas pelaku pasar memilih wait and see menantikan arah kebijakan The Fed.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini tengah dibayangi ancaman dampak pelemahan rupiah, meskipun bursa domestik baru saja merespons positif aturan baru BEI terkait perpanjangan buyback saham.

Pada awal perdagangan, pergerakan IHSG sideways sudah terlihat jelas dengan koreksi tipis sebesar 15,13 poin (0,28%) ke level 5.357,97, sementara indeks andalan LQ45 ikut terseret turun 2,16 poin (0,10%) ke posisi 540,68.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah

Lesunya laju bursa saham lokal sangat dipengaruhi oleh kehati-hatian investor dalam membaca sinyal pasar global, terutama jelang pertemuan krusial bank sentral Amerika Serikat.

Alhasil, uang yang beredar di pasar tertahan hingga ada kepastian lebih lanjut terkait suku bunga global dan kondisi makroekonomi dalam negeri.

Ilustrasi

Drama Suku Bunga The Fed dan Ancaman Pelemahan Rupiah

Fokus utama yang bikin pasar jalan di tempat pekan ini adalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 26-27 Oktober 2026.

Banyak pihak berekspektasi The Fed bakal menahan suku bunga acuannya. Sayangnya, kepastian suku bunga hari ini belum cukup mengobati rasa haus investor akan proyeksi jangka panjang.

Diperkirakan IHSG akan bergerak sideways pada kisaran 5.280- 5.450,

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Namun, para investor juga menantikan kejelasan mengenai arah suku bunga ke depannya. Oleh karena itu, jika The Fed memberikan sinyal akan adanya perubahan suku bunga, maka berpotensi akan menjadi katalis negatif.

Di ranah domestik, momok terbesar saat ini adalah nilai tukar rupiah yang terus tertekan. Pelemahan ini dipicu oleh ketidakpastian global, harga minyak mentah yang meroket, dan kekhawatiran kaburnya modal asing (capital outflow).

Dampaknya tak main-main: inflasi barang impor bisa melonjak dan beban utang valas emiten makin membengkak. Situasi ini jelas mempersempit ruang gerak Bank Indonesia (BI).

"Jika rupiah masih cenderung melemah, BI berpotensi akan menaikkan BI Rate pada RDG November mendatang," tegas Ratna.


Gebrakan Otoritas: Aturan Baru BEI Sikat Manipulator Saham

Di tengah sentimen negatif global, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/10) merilis sederet amunisi kebijakan baru untuk menjaga stabilitas pasar. Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi:

  • Perpanjangan Buyback Saham: Emiten diizinkan melakukan pembelian kembali saham tanpa perlu repot menggelar RUPS hingga Juni 2027.

  • Perluasan Komite HSC: Komite High Shareholding Concentration diperbesar menjadi sembilan orang dengan menggandeng pihak independen, akademisi, dan investor asing agar pengawasan lebih objektif.

  • Sanksi Tegas Manipulasi Harga: BEI tak akan segan langsung merilis pengumuman dan investigasi bila terendus adanya aksi bandar atau manipulasi saham.

  • Efisiensi Suspensi & UMA: BEI akan mengurangi label Unusual Market Activity (UMA) dan suspensi saham secara umum, beralih fokus pada pembekuan langsung rekening efek milik oknum manipulator.


Kondisi Berbalik Arah: Rapor Hijau Bursa Global

Meski IHSG masih ragu-ragu melangkah, sentimen bursa global sebenarnya sedang mekar. Hal ini terlihat dari penutupan pasar pada Senin (26/10) kemarin yang kompak menghijau:

  • Wall Street (AS): S&P 500 naik 0,70%, Nasdaq Composite menguat 0,82%, dan Dow Jones terapresiasi 0,28%.

  • Eropa: Euro Stoxx 50 melesat 0,74%, FTSE 100 Inggris naik 0,72%, DAX Jerman tumbuh 0,91%, dan CAC 40 Prancis menguat 0,83%.

  • Asia (Selasa Pagi): Kospi Korea Selatan memimpin penguatan signifikan hingga 3,65% ke 5.669,17, disusul Nikkei Jepang yang melesat 1,80% ke 62.306,00. Namun, tren positif ini gagal menular ke bursa China dan sekitarnya, di mana Shanghai turun 0,19%, Hang Seng terkoreksi 0,11%, dan Straits Times melemah 0,31%.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat

Para pelaku pasar kini dituntut lebih jeli meracik portofolio saham. Kombinasi antara wait and see terhadap The Fed dan antisipasi efek kebijakan baru BEI akan menjadi kunci utama dalam meraup cuan atau sekadar mengamankan modal di pasar yang serba dinamis ini.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 43 menit lalu
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Indonesia
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
BEI siap merombak aturan main pengawasan pasar modal! Tak lagi sekadar obral status UMA, otoritas bursa kini langsung umumkan investigasi dan sanksi tegas jika terdeteksi ada manipulasi harga saham.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.439. Cek dampak kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) soal saham HSC dan manuver Danantara!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Indonesia
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Saham yang diperoleh dari pelaksanaan buyback tahap II direncanakan digunakan dalam program kepemilikan saham bagi pekerja dan/atau Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Keputusan BI Tahan Suku Bunga Bikin Pasar Saham Sumringah
Update penutupan IHSG hari ini yang sukses menguat ke 5.387 berkat keputusan BI menahan suku bunga acuan. Cek daftar saham paling cuan dan analisis sentimen global selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Keputusan BI Tahan Suku Bunga Bikin Pasar Saham Sumringah
Indonesia
Saham HSC Resmi Didepak! Ini Aturan Baru BEI Soal Kriteria Evaluasi IHSG 2026
Cek aturan baru BEI terkait evaluasi IHSG 2026! Mulai November, saham HSC resmi didepak dari perhitungan indeks utama beserta jadwal rebalancing yang baru.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Saham HSC Resmi Didepak! Ini Aturan Baru BEI Soal Kriteria Evaluasi IHSG 2026
Indonesia
Danantara Serok Saham BUMN, Sisi Risk Reward Dalam Posisi Menarik
Terdapat perbedaan antara persoalan yang berkembang di Kuala Lumpur, Malaysia, dan kondisi perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Danantara Serok Saham BUMN, Sisi Risk Reward Dalam Posisi Menarik
Indonesia
Di Tengah Isu MSCI, OJK Yakinkan Pasar Modal Tempat Investasi Jangka Panjang Masyarakat Indonesia
Aspek yang menjadi perhatian dalam reformasi tersebut meliputi integritas, transparansi, dan likuiditas pasar modal
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Di Tengah Isu MSCI, OJK Yakinkan Pasar Modal Tempat Investasi Jangka Panjang Masyarakat Indonesia
Indonesia
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Presiden Prabowo Subianto tegaskan Indonesia tak gentar hadapi tekanan indeks MSCI terkait dinamika pasar modal. Cek 3 alasan MSCI soroti bursa saham RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Oktober 2026
Prabowo Tantang Balik Indeks MSCI: Bangsa Indonesia Pantang Mundur Hadapi Tekanan Asing
Bagikan