Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap mengimplementasikan batas minimum harga saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai dari Rp 50 per saham menjadi Rp 1 per saham pada akhir September 2026.

Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pengujian kembali karena terdapat beberapa Anggota Bursa (AB) yang belum siap.

Kami masih menunggu beberapa AB yang siap, karena ada beberapa AB yang belum siap implementasinya, dan perlu dilakukan pengujian lagi. Harapannya di akhir bulan ini (September) bisa implementasi,

ujar Iding diwawancarai seusai acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2026 di Jakarta, Rabu (16/9).

Dari hasil uji coba pelaksanaan minimum harga saham Rp 1 per saham, sebanyak 83 AB telah menyatakan kesiapannya, sedangkan 8 AB menyatakan belum siap. Aawalnya, BEI menargetkan implementasi minimum harga saham ini pada 7 September 2026.

Baca juga:

Purbaya Dicopot IHSG Balik Hijau Setelah Seharian Merah, Saham 3 Bank BUMN Langsung Terbang!

BEI akan terus menjalin komunikasi dan melakukan pendampingan dengan para anggota bursa yang menyatakan belum siap terhadap penyesuaian batas minimum harga saham tersebut.

Saat ini kita intens berkomunikasi dengan anggota bursa yang belum siap, dengan pendampingan yang akan kita berikan. Kemudian target untuk live kita jadikan menjadi di minggu ketiga atau minggu keempat bulan September (2026). Karena kita akan menunggu kesiapan dari seluruh anggota bursa,

ujar Jeffrey.

BEI menilai, meskipun terdapat implementasi penyesuaian batas minimum harga saham tersebut, diyakini tidak akan memberikan dampak terhadap aliran dana asing.

Namun justru akan menciptakan likuiditas dan price discovery yang lebih baik,

katanya.
#Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Laju IHSG hari ini sukses ditutup menguat tajam ke level 5.030,26 didorong rilis data pertumbuhan ekonomi BPS yang solid serta sentimen positif bursa global. Cek ringkasan pergerakan pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
IHSG Hari Ini Meroket Tajam ke 5.030, Sentimen Positif Domestik dan Global Jadi Penopang Utama
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Pergerakan IHSG hari ini sukses ditutup menguat berkat sentimen positif hasil Pemilu AS. Cek update bursa saham, harga emas, dan prediksi IHSG besok di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 November 2026
IHSG Hari Ini Ngegas di Menit Akhir! Efek Pemilu AS Bikin Pasar Saham Bergairah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Penasaran kenapa IHSG hari ini anjlok tajam hingga hampir 4%? Simak analisis lengkap penyebab IHSG turun, mulai dari efek Wall Street hingga isu inflasi pangan.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 November 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Efek Domino Wall Street, Pemilu AS, dan Inflasi Pangan Bikin Investor Panik
Indonesia
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
IHSG melemah 0,63 persen ke level 5.024,971 pada perdagangan pagi Senin, 2 November 2026. Sebanyak 444 saham terkoreksi di tengah tekanan sentimen global.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Perdagangan Pagi IHSG Memerah, 444 Saham Tercatat Melemah
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Pergerakan IHSG hari ini ditutup melemah di zona merah. Simak update bursa saham, prediksi IHSG pekan depan, serta efek kebijakan BOJ dan pemilu AS di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok ke Bawah 5.100! Simak Prediksi Pasar Saham Pekan Depan Usai Rilis Suku Bunga BOJ
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
IHSG hari ini dibuka melemah akibat ketidakpastian suku bunga global dan ketegangan geopolitik. Cek prediksi IHSG, analisis saham BEI, & sentimen domestik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Indonesia
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
BEI siap merombak aturan main pengawasan pasar modal! Tak lagi sekadar obral status UMA, otoritas bursa kini langsung umumkan investigasi dan sanksi tegas jika terdeteksi ada manipulasi harga saham.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
Bagikan