Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: Hati-Hati Tersangkut Jelang Putusan Bunga Bank Sentral AS

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: Hati-Hati Tersangkut Jelang Putusan Bunga Bank Sentral AS

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Laju pergerakan IHSG hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka agak loyo karena mayoritas investor lebih memilih mode wait and see untuk menebak arah kebijakan suku bunga The Fed.

Pelemahan indeks saham ini sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak analis, mengingat pelaku pasar sedang menahan napas jelang pertemuan krusial bank sentral Amerika Serikat yang dijadwalkan pekan ini.

Baca juga:

Cek Kurs Rupiah Terhadap Dolar dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Loyo di Awal Pekan

Mengawali perdagangan awal pekan, pergerakan saham BEI memang terpantau kurang bertenaga dengan IHSG hari ini melorot 7,51 poin (0,11 persen) ke level 6.533,87, disusul indeks unggulan LQ45 yang ikut merosot ke posisi 648,98.

Kondisi sentimen pasar modal yang serba tak pasti ini membuat proyeksi IHSG rawan terkoreksi lebih dalam jika titik tumpunya jebol.

Jadi, buat kamu yang mau trading atau investasi dalam jangka pendek, wajib banget meracik ulang strategi dan lebih peka membaca arah angin bursa.

Skenario Pergerakan IHSG: Bisa Bangkit atau Makin Longsor?

Ilustrasi

Buat kamu yang butuh panduan level teknikal, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia, Liza Camelia Suryanata, membagikan skenario pergerakan indeks yang patut diwaspadai hari ini.

Apabila IHSG gagal bertahan di 6.530, koreksi berpotensi berlanjut menuju 6.425, dengan support berikutnya di 6.377. Sebaliknya, apabila mampu rebound dan kembali menembus level 6.592, IHSG berpeluang menguji 6.723, sebelum menuju 6.859 sebagai resistance berikutnya,

jelas Liza.

Mengapa Pasar Begitu Khawatir? Ini Tiga Faktor Utamanya

Kelesuan bursa saham domestik tidak terjadi begitu saja. Ada beberapa sentimen besar dari dalam maupun luar negeri yang bikin investor lebih memilih pegang uang tunai (cash is king) untuk sementara waktu.

1. Bayang-Bayang FOMC dan Inflasi Amerika

Fokus utama trader global saat ini tertuju pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada 15-16 September 2026. Data terbaru menunjukkan inflasi headline AS masih lumayan bandel di angka 3,4 persen pada Agustus 2026 lalu.

Selain itu, Consumer Sentiment Index (Indeks Sentimen Konsumen) dari University of Michigan anjlok ke level 47,8 di bulan September—jauh di bawah ekspektasi pasar.

Penurunan utamanya dipicu oleh kenaikan harga bensin dan ketegangan perdagangan yang meningkatkan kekhawatiran terhadap biaya hidup,

ungkap Liza.

Kondisi inilah yang bikin ekspektasi inflasi konsumen AS kembali naik, dan memaksa investor bersikap defensif. "Kondisi tersebut membuat investor tetap berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed pekan ini,” tambahnya.

2. Tensi Geopolitik Timur Tengah

Konflik antara AS dan Iran sempat bikin pasar was-was karena mengancam jalur logistik energi di kawasan Teluk Persia.

Untungnya, sentimen ini sedikit mereda usai muncul kabar bahwa Teheran berencana duduk bareng dengan negara-negara Teluk di Oman untuk membahas keamanan Selat Hormuz.

Perkembangan tersebut membantu meredakan tekanan pada harga minyak setelah reli tajam sepanjang pekan,

catat Liza.

3. Kabar Muram dari Ekonomi Domestik

Dari dalam negeri, napas ekonomi juga terasa agak berat. Penerimaan pajak hingga Agustus 2026 baru menyentuh Rp1.409,1 triliun (59,8 persen dari target APBN). Pengamat menilai target pemerintah terlalu tinggi dan ada risiko shortfall pajak hingga Rp140 triliun.

Kondisi ini berpotensi menekan arus kas dunia usaha dan menghambat aktivitas ekonomi serta penciptaan lapangan kerja,

papar Liza.

Optimisme dunia usaha untuk kuartal III-2026 juga terjun ke zona pesimistis (Indeks Ekspektasi Makroekonomi turun ke angka 28).

Menurut Liza, pelaku usaha sadar betul bahwa pertumbuhan ekonomi bakal melambat setelah momen musiman seperti Lebaran dan libur sekolah usai. Belum lagi tekanan dari depresiasi Rupiah, risiko El Nino yang mengerek harga pangan, dan terkontraksinya indeks manufaktur (PMI) Indonesia ke level 49.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi kenaikan BI-Rate secara pre-emptive untuk menjaga stabilitas Rupiah dan ekspektasi inflasi,

tegas Liza.

Baca juga:

Penyebab IHSG Melemah Hari Ini: Harga Minyak Meroket dan Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Pasar Panik

Rapor Bursa Global dan Regional: Kompak Menghijau Kecuali Asia

Menariknya, pelemahan IHSG ini terjadi di saat bursa negara barat justru sedang berpesta. Berikut rangkuman pergerakan bursa global dan regional sebagai referensimu:

  • Wall Street Berpesta: Pada penutupan Jumat (11/9), S&P 500 naik 0,86% (7.656,98), Nasdaq melompat 0,96% (26.333,04), dan Dow Jones terapresiasi 0,98% (52.573,29).

  • Eropa Ikut Ceria: Indeks DAX Jerman naik 0,80%, CAC 40 Prancis plus 0,78%, dan FTSE 100 Inggris menguat 0,39%.

  • Bursa Asia Campur Aduk: Pagi ini, Nikkei melemah 0,85%, Kospi anjlok 2,21%, dan Hang Seng turun 0,35%. Sebaliknya, Shanghai dan Straits Times masih mampu bertahan di zona hijau tipis.

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Indonesia
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Kabar mengejutkan! The Fed resmi menaikkan suku bunga akibat lonjakan inflasi imbas perang di Iran. Cek dampaknya buat cicilan KPR dan ekonomi global di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Indonesia
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Penasaran kenapa IHSG hari ini malah menguat pasca The Fed naikkan suku bunga? Simak analisis pergerakan pasar modal, komentar pakar, dan dampaknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Indonesia
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Meskipun terdapat implementasi penyesuaian batas minimum harga saham tersebut, diyakini tidak akan memberikan dampak terhadap aliran dana asing.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Cek update pergerakan IHSG hari ini yang sukses menguat tipis meski ada ancaman kenaikan suku bunga The Fed. Simak juga ulasan lengkap utang luar negeri RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Efek Menkeu Baru Suahasil Nazara & Bunga The Fed Bikin Investor Wait and See
Prediksi IHSG hari ini bergerak sideways di kisaran 6.400-6.600. Investor tengah wait and see mencerna arah kebijakan Menkeu baru Suahasil Nazara dan keputusan suku bunga The Fed. Simak analisis lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Efek Menkeu Baru Suahasil Nazara & Bunga The Fed Bikin Investor Wait and See
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Cari tahu pantauan nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS yang sedikit tertekan, lengkap dengan update pergerakan IHSG dan saham LQ45 yang justru dibuka menghijau. Simak rangkuman datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.670, Pergerakan IHSG Hari Ini Sukses Beri Kejutan Positif
Berita
Pola Triangle dalam Trading: Jenis, Cara Membaca Breakout, dan Risiko False Breakout
Kenali pola triangle dalam trading, mulai ascending, descending, hingga symmetrical triangle serta cara membaca breakout dan mewaspadai false breakout.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Pola Triangle dalam Trading: Jenis, Cara Membaca Breakout, dan Risiko False Breakout
Indonesia
Purbaya Dicopot IHSG Balik Hijau Setelah Seharian Merah, Saham 3 Bank BUMN Langsung Terbang!
IHSG sempat terperosok dalam ke posisi terendahnya hari ini di level 6.371,39 sebelum pengumuman pelantikan Menkeu Baru Suahasil Nazara
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Purbaya Dicopot IHSG Balik Hijau Setelah Seharian Merah, Saham 3 Bank BUMN Langsung Terbang!
Bagikan