MerahPutih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara mengejutkan berbalik arah menuju zona hijau menjelang penutupan perdagangan usai Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9) sore tadi.
Sempat terperosok dalam ke posisi terendahnya hari ini di level 6.371,39, indeks saham domestik merespons kilat kepastian reshuffle kabinet hingga mampu melesat kembali mendekati area perdagangan awal di angka 6.546,74 sebelum akhirnya ditutup melemah tipis 0,10 persen di level 6.534.
Baca juga:
Sebelum Dicopot, Purbaya Sempat Marah-Marah Mau Hantam Perusahaan Asing di DPR
Meredanya premi ketidakpastian pasar finansial atas simpang siur rumor pergantian nahkoda Kementerian Keuangan disinyalir menjadi katalis utama yang memicu aksi beli spontan para investor di lantai bursa.
Kenaikan IHSG setelah pengumuman reshuffle Menkeu bisa dibaca sebagai respons awal yang cenderung positif, tetapi belum bisa langsung disimpulkan bahwa pasar sepenuhnya menyambut pergantian tersebut,
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, dalam keteranganya, Senin (14/9) sore
Baca juga:
Profil Menkeu Suahasil Nazara, Jejak Akamedis Seperempat Abad Bendahara Negara Baru
Saham Perbankan BUMN Langsung Meroket
Euforia pergantian Menkeu paling bergelora dirasakan kelompok saham perbankan Himpunan Bank Negara (Himbara), di mana saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mendadak terbang hingga 3,98 persen menuju level Rp3.400 di menit-menit akhir penutupan.
Tren lonjakan drastis ini juga mengekor kuat pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang melesat 1,83 persen ke harga Rp 4.440 serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang sukses meroket 3,20 persen ke posisi Rp3.870.
Rekam jejak Suahasil Nazara yang bukan merupakan figur asing di tubuh Kemenkeu memberikan rasa aman bagi para pelaku pasar modal bahwa keberlanjutan serta stabilitas kebijakan fiskal nasional akan tetap terjaga dengan konsisten.
Baca juga:
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: Hati-Hati Tersangkut Jelang Putusan Bunga Bank Sentral AS
Pergerakan Pasar Modal Usai Reshuffle Menkeu
-
Respon Pasar Modal: IHSG membalas kejatuhan ekstrem dari level 6.371,39 hingga berhasil berbalik naik ke 6.546,74 usai pengumuman resmi reshuffle Menkeu.
-
Terbangnya Saham Himbara: Tiga bank BUMN kompak meledak di akhir sesi penutupan, yakni BBRI (+3,98%), BBNI (+3,20%), dan BMRI (+1,83%).
-
Faktor Suahasil Nazara: Pengalaman Suahasil sebagai mantan Wamenkeu dinilai efektif meredakan premi ketidakpastian pasar terkait arah kebijakan fiskal RI.
-
Sentimen Global: Penguatan indeks domestik masih dibayangi sikap wait and see investor terhadap keputusan suku bunga The Fed pada 16 September 2026.
Tetap Waspadai Efek Pengumuman The Fed
Meskipun sentimen reshuffle memberi napas segar, Nafan mengingatkan gerak IHSG tetap dibayangi antisipasi ketat para investor global menjelang pengumuman suku bunga acuan The Fed pada 16 September 2026 mendatang.
"Jadi, untuk sementara saya menilai respons pasar terhadap pergantian Menkeu cenderung positif atau setidaknya netral-positif, dengan indikator yang perlu dicermati selanjutnya adalah keberlanjutan penguatan IHSG, rupiah, serta saham-saham perbankan," tandas Nafan. (*)