The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/kye.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Keputusan mengejutkan baru saja diambil saat The Fed naikkan suku bunga acuan sebesar 0,25 poin persentase menjadi 3,75 hingga 4 persen pada Rabu (16/9), sebagai langkah darurat meredam inflasi Amerika Serikat.

Kebijakan agresif kenaikan suku bunga The Fed ini terpaksa dilakukan gara-gara lonjakan harga energi yang tak terkendali akibat dampak perang Iran.

Keputusan ini menjadi sinyal bahaya bagi konsumen karena otomatis membuat biaya pinjaman antarbank naik, yang ujungnya bikin cicilan KPR, kredit kendaraan, hingga bunga kartu kredit jadi jauh lebih mahal.

Baca juga:

Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau

Kalau kamu ngikutin pergerakan ekonomi global, momen The Fed naikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Juli 2023 ini jelas mematahkan ekspektasi pasar yang sebelumnya berharap ada tren pemangkasan.

Menariknya, kebijakan ekonomi Donald Trump yang terus mendesak penurunan suku bunga untuk merangsang belanja, justru dilawan balik oleh Ketua The Fed Kevin Warsh.

Keputusan bulat dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) ini mengisyaratkan bahwa membasmi inflasi Amerika Serikat yang salah satunya dipicu oleh dampak perang Iran, jauh lebih krusial ketimbang sekadar menuruti tekanan politik jelang akhir tahun.

Mengapa The Fed Tiba-tiba Putar Haluan?

Ilustrasi

Awalnya, banyak yang mengira bank sentral AS ini bakal lanjut memotong suku bunga. Sejak Desember tahun lalu, mereka masih anteng menahan suku bunga di angka 3,50 hingga 3,75 persen.

Tapi, meletusnya konflik bersenjata antara AS-Israel melawan Iran sejak akhir Februari lalu bikin harga komoditas global, terutama energi, terbang bebas.

Merespons situasi ini, 12 dari 18 pejabat FOMC bahkan sudah memberi sinyal bakal ada satu kali lagi kenaikan seperempat poin di tahun ini. Sementara empat orang lainnya malah bertaruh bakal ada dua kali kenaikan lagi.

Dalam pernyataan resminya, komite FOMC membeberkan alasan kuat di balik manuver tajam ini:

Aktivitas ekonomi tumbuh dengan kecepatan solid. Meskipun ketidakpastian masih tinggi, yang sebagian disebabkan oleh perkembangan geopolitik, pengeluaran domestik tetap tangguh. Inflasi masih tinggi. Kebijakan hari ini akan mendukung kembalinya inflasi secara lebih tepat waktu menuju target 2 persen,

Drama Politik Kevin Warsh vs Donald Trump

Keputusan menaikkan suku bunga ini bukan cuma soal hitung-hitungan ekonomi, tapi juga sarat nuansa politik. Langkah ini secara terang-terangan menempatkan Kevin Warsh berseberangan dengan bos di Gedung Putih, Presiden Donald Trump.

Padahal, Warsh baru saja menggantikan Jerome Powell pada bulan Mei lalu, posisi yang sebelumnya juga sering jadi bulan-bulanan kritik Trump gara-gara menolak memangkas suku bunga.

Namun, Warsh tampaknya ogah ambil pusing dengan desakan politik. Dalam konferensi pers pasca-pengumuman, ia menegaskan bahwa prioritas bank sentral saat ini murni untuk menstabilkan harga, bukan sekadar memompa lapangan kerja atau pertumbuhan semu.

Warsh bicara blak-blakan soal betapa mendesaknya situasi saat ini.

Fakta sederhananya adalah inflasi terlalu tinggi dan sudah berlangsung terlalu lama. Data inflasi musim panas ini tidak menunjukkan kepada saya bahwa tren yang mendasarinya telah membaik secara signifikan. Stabilitas harga merupakan fondasi pertumbuhan ekonomi dan saya pikir kami mengambil langkah penting hari ini untuk mewujudkannya,

ucap Warsh.

Apa Dampak Nyatanya Buat Kita?

Buat kamu yang masih bingung kenapa kenaikan suku bunga bank sentral AS ini penting banget buat dibahas, efek dominonya bakal langsung terasa ke kantong masyarakat.

Baca juga:

Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Lagi, Cek Rincian Harga Terbarunya

Berikut adalah tiga dampak langsung dari kebijakan pengetatan moneter The Fed:

  • Bunga KPR Meroket: Biaya kepemilikan rumah baru bakal makin mencekik karena bank komersial pasti menyesuaikan suku bunga pinjaman mereka.

  • Cicilan Kendaraan Makin Mahal: Sama halnya dengan rumah, kredit mobil atau motor juga bakal dikenakan bunga yang lebih tinggi.

  • Tagihan Kartu Kredit Bengkak: Suku bunga mengambang pada kartu kredit akan langsung terkerek naik, bikin biaya bayar cicilan bulanan jadi makin berat.

Mengingat inflasi AS sudah bertahan di atas target selama lebih dari lima tahun, FOMC masih punya dua jadwal pertemuan krusial di bulan Oktober dan Desember untuk memutuskan apakah rem darurat ekonomi ini bakal terus ditarik atau mulai dilonggarkan.

#The Fed #Suku Bunga Acuan #Harga Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 38 menit lalu
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Indonesia
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Penasaran kenapa nilai tukar rupiah hari ini kembali anjlok terhadap dolar AS? Cek analisis lengkap efek suku bunga The Fed dan prediksi pergerakan kurs rupiah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo
Indonesia
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Kabar mengejutkan! The Fed resmi menaikkan suku bunga akibat lonjakan inflasi imbas perang di Iran. Cek dampaknya buat cicilan KPR dan ekonomi global di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Indonesia
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Penasaran kenapa IHSG hari ini malah menguat pasca The Fed naikkan suku bunga? Simak analisis pergerakan pasar modal, komentar pakar, dan dampaknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Indonesia
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Meskipun terdapat implementasi penyesuaian batas minimum harga saham tersebut, diyakini tidak akan memberikan dampak terhadap aliran dana asing.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Cek update pergerakan IHSG hari ini yang sukses menguat tipis meski ada ancaman kenaikan suku bunga The Fed. Simak juga ulasan lengkap utang luar negeri RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Efek Menkeu Baru Suahasil Nazara & Bunga The Fed Bikin Investor Wait and See
Prediksi IHSG hari ini bergerak sideways di kisaran 6.400-6.600. Investor tengah wait and see mencerna arah kebijakan Menkeu baru Suahasil Nazara dan keputusan suku bunga The Fed. Simak analisis lengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
IHSG Hari Ini Diprediksi Sideways: Efek Menkeu Baru Suahasil Nazara & Bunga The Fed Bikin Investor Wait and See
Indonesia
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: Hati-Hati Tersangkut Jelang Putusan Bunga Bank Sentral AS
IHSG hari ini dibuka melemah karena investor pasang mode wait and see jelang putusan suku bunga The Fed. Cek proyeksi pergerakan saham dan analisis market selengkapnya di sini biar portofoliomu aman
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: Hati-Hati Tersangkut Jelang Putusan Bunga Bank Sentral AS
Indonesia
Penyebab IHSG Melemah Hari Ini: Harga Minyak Meroket dan Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Pasar Panik
Cari tahu penyebab IHSG melemah hari ini! Harga minyak mentah global yang meroket tajam dan isu kenaikan suku bunga The Fed sukses bikin bursa saham Asia hingga Wall Street rontok berjamaah. Cek analisis lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2026
Penyebab IHSG Melemah Hari Ini: Harga Minyak Meroket dan Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Pasar Panik
Indonesia
IHSG Hari Ini Rungkad Terimbas Perang AS-Iran, Cek Prediksi dan Sentimen Pasarnya
Pergerakan IHSG hari ini terpantau melemah di level 6.670 imbas memanasnya konflik AS-Iran dan meroketnya harga minyak dunia. Cek prediksi IHSG selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 10 September 2026
IHSG Hari Ini Rungkad Terimbas Perang AS-Iran, Cek Prediksi dan Sentimen Pasarnya
Bagikan