Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Efek Domino The Fed Meluas, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Makin Loyo

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Banyak yang bertanya-tanya kenapa nilai tukar rupiah hari ini kembali loyo di hadapan dolar Amerika Serikat.

Ternyata, pergerakan kurs rupiah yang sempat merosot 43 poin ke level Rp17.739 per dolar AS ini sangat dipengaruhi oleh kejutan kebijakan moneter AS.

Keputusan bank sentral Amerika yang kembali menaikkan suku bunga acuan sukses bikin ruang gerak mata uang Garuda makin tercekik.

Baca juga:

The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!

Kondisi ini memang bikin pelaku pasar agak was-was, apalagi suku bunga The Fed baru saja resmi dikerek naik 25 basis poin menjadi 3,75-4,00 persen demi meredam inflasi di negara mereka.

Imbasnya, pesona dolar AS makin tak terbendung dan sukses menjaga imbal hasil US Treasury anteng di posisi puncak.

Wajar saja kalau prediksi rupiah ke depannya masih dibayangi awan mendung karena tekanan berat dari sentimen global tersebut.

Analisis Pakar: Kombinasi Faktor Global dan Domestik

Merosotnya nilai tukar kita saat pembukaan perdagangan hari Kamis memang bukan tanpa alasan. Muhammad Amru Syifa, tim Research and Development dari Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), membenarkan bahwa pergerakan mata uang kita lagi-lagi disetir oleh dinamika di luar negeri.

Pergerakan rupiah saat ini masih dipengaruhi oleh perkembangan kebijakan moneter AS dan kondisi pasar global,

ucap Amru.

Walaupun dolar sedang di atas angin, ada sedikit kabar baik dari sektor komoditas. Amru menjelaskan bahwa meredanya kekhawatiran soal pasokan minyak global bikin harga minyak mulai turun.

Hal ini setidaknya memberikan sedikit ruang napas buat mata uang regional di Asia untuk bergerak lebih stabil dan tidak terlalu anjlok.

Di sisi lain, dari dalam negeri sendiri, mata para investor sedang menyorot tajam kondisi fiskal kita. Stabilitas pasar keuangan domestik, terutama bagaimana pemerintah bisa putar otak menjaga kredibilitas APBN di tengah gempuran eksternal, jadi kunci penting penahan laju pelemahan rupiah.

Proyeksi ke Depan: Bakal Bergerak Volatil?

Sebagai gambaran tambahan, tekanan pada mata uang kita juga sudah mulai tercermin dari data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Pada Rabu (16/9), posisi rupiah bertengger di angka Rp17.712 per dolar AS, sedikit merangkak naik dari posisi Rp17.687 di hari sebelumnya.

Baca juga:

Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau

Lalu, bagaimana nasib rupiah dalam beberapa waktu ke depan? Menurut Amru, pergerakan kurs kemungkinan besar bakal sedikit liar alias volatil.

Dengan kondisi tersebut, rupiah berpotensi bergerak volatil dan masih berada dalam tekanan dalam jangka pendek, dengan kisaran Rp17.650 - Rp17.800 per dolar AS. Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh arah kebijakan The Fed, perkembangan yield US Treasury, serta sentimen terhadap kondisi fiskal domestik,

tutup Amru dinukil Antara.

Buat kamu yang sering transaksi pakai dolar, pastikan untuk terus memantau pergerakan suku bunga dan berita ekonomi makro biar nggak kaget dengan fluktuasi kurs yang lumayan dinamis ini!

#Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #The Fed #Suku Bunga Acuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Cek update nilai tukar rupiah hari ini terhadap dolar AS. Temukan analisis pergerakan kurs rupiah di tengah surplus neraca perdagangan dan panasnya diplomasi geopolitik global.
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Melemah Tipis: Tersandung Drama AS-Iran Meski Neraca RI Surplus Besar
Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Update pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup anjlok ke Rp18.046 imbas ancaman suku bunga The Fed dan tensi geopolitik global!
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tumbang ke Rp18.046, Ancaman Suku Bunga The Fed Bikin Dolar AS Makin Beringas
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rupiah Melemah ke Rp 18.000, Arus Keluar Dana Masih Akan Berlanjut
Indonesia
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Pasar keuangan Indonesia geger! Rupiah tembus Rp 18.021/USD dan IHSG anjlok 8% memicu trading halt BEI usai MSCI rilis rencana reklasifikasi pasar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
3 Badai Ekonomi Hari Ini: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, IHSG Anjlok 8%, Panic Selling Picu Trading Halt BEI!
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Pantau pergerakan nilai tukar rupiah hari ini! Kurs rupiah anjlok ke Rp17.948 per dolar AS imbas melonjaknya data inflasi CPI Amerika dan ancaman suku bunga The Fed.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Tertekan Hebat, Imbas Ngerinya Kenaikan Inflasi AS di Luar Prediksi
Indonesia
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Cek update nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini. Kurs rupiah ditutup melemah tipis di Rp17.903 imbas penantian pasar atas data inflasi AS dan The Fed.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Lesu ke Rp17.903, Investor Tahan Napas Tunggu Data Inflasi AS!
Olahraga
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Pergerakan IHSG anjlok parah ke level 6.031 dan nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp17.915 per USD. Simak rincian pergerakan pasar selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah dan Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Kamis 8 Oktober 2026
Indonesia
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Cari tahu penyebab nilai tukar rupiah hari ini menguat tajam terhadap dolar AS. Cek update terbaru pergerakan kurs JISDOR dan imbas inflasi Amerika Serikat di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Rupiah Hari Ini Tancap Gas Libas Dolar AS, Suku Bunga The Fed Batal Naik?
Indonesia
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Prediksi nilai tukar Rupiah hari ini melemah hingga Rp18.000 akibat naiknya harga minyak global imbas konflik AS-Iran dan perombakan kabinet Prabowo. Cek analisis lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketegangan AS-Iran Makin Menjadi, Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terancam Tembus Rp18.000
Bagikan