Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pergerakan IHSG menutup sesi perdagangan Selasa (11/8) dengan pelemahan signifikan seiring aksi wait and see pelaku pasar.

Investor cenderung menahan diri menjelang pengumuman tinjauan rebalancing indeks global MSCI Inc periode Agustus.

IHSG terkoreksi 97,49 poin atau 1,53 persen ke posisi 6.267,88, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 8,34 poin atau 1,32 persen menuju level 625,79.

Baca juga:

Rupiah Ngamuk Cuma Sehari, Selasa Ditutup Loyo Anjlok 106 Poin Tembus Rp 17.861 per Dolar AS

"Pelaku pasar tampaknya cenderung menantikan tinjuan rebalancing MSCI bulan Agustus,"

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Regulator pasar modal domestik terus mengupayakan reformasi agar MSCI segera mencabut status pembekuan (freeze) saham Indonesia. MSCI menjadwalkan pengumuman daftar saham masuk (addition) dan keluar (deletion) pada pertengahan Agustus, dengan tanggal efektif penyesuaian porsi portofolio berlaku akhir bulan.

Katalis Domestik dan Sentimen Geopolitik Global

Dinamika calon definitif Gubernur Bank Indonesia (BI) memberikan warna tersendiri bagi pergerakan instrumen keuangan nasional. Pencalonan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI menggantikan Perry Warjiyo memberikan kepastian kepemimpinan serta menjaga kesinambungan kebijakan moneter.

"Pengalamannya di BI dapat membantu menjaga stabilitas rupiah dan inflasi. Namun, tantangan utamanya adalah mempertahankan independensi BI sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pemerintah,” kata Nico Demus menegaskan posisi strategis otoritas moneter.

Ilustrasi

Sementara dari mancanegara, bursa Asia bergerak variatif akibat ketegangan geopolitik Timur Tengah terkait akses Selat Hormuz. Pernyataan Presiden AS Donald Trump menuntut kompensasi dari Teheran memicu kekhawatiran eskalasi konflik. Presiden Fed Cleveland, Beth Hammack, menyuarakan potensi kenaikan suku bunga guna menekan inflasi global kembali ke target 2 persen.

"Ketidakpastian tetap ada mengenai potensi kesepakatan antara AS dan Iran untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, membuat pasar waspada terhadap inflasi dan prospek suku bunga,” tutur Nico Demus menguraikan tekanan makroekonomi eksternal.

Rangkuman Data Perdagangan Bursa

Tekanan jual melanda seluruh sektor saham domestik berdasarkan pencatatan Indeks Sektoral IDX-IC. Sektor industri mencatat penurunan paling dalam sebesar 3,09 persen, menyusul sektor barang konsumen non-primer tergerus 2,56 persen.

Baca juga:

IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah

Data riil transaksi perdagangan saham mencatat angka-angka berikut:

  • Nilai Transaksi: Mencapai Rp14,48 triliun dari total perdagangan 34,01 miliar lembar saham.

  • Frekuensi Perdagangan: Terjadi sebanyak 2.163.000 kali transaksi di seluruh papan utama.

  • Sebaran Pergerakan Harga: Sebanyak 148 saham menguat, 567 saham melemah, dan 248 saham stagnan.

  • Top Gainers: Saham CSMI, STAR, YPAS, FAST, dan KJEN mengantongi kenaikan harga tertinggi.

  • Top Losers: Saham IKBI, SULI, BAIK, GMFI, dan TALK mengalami penurunan harga paling dalam.

  • Bursa Regional Asia: Indeks Nikkei naik 2,08 persen ke 66.970,22; Kospi naik 0,73 persen ke 6.345,53; Straits Times menguat 0,84 persen ke 5.746,11; Shanghai melemah 0,82 persen ke 3.934,09; Hang Seng tertekan 1,10 persen ke 25.652,82.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham #Bursa Efek Indonesia (BEI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Tekanan jual melanda seluruh sektor saham domestik berdasarkan pencatatan Indeks Sektoral IDX-IC
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Indonesia
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
IHSG terkoreksi sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen menuju level 6.365,37
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
Indonesia
Danantara Siapkan Anak Usaha Demi Caplok Saham Bursa Efek Indonesia
Langkah ini diyakini akan menandai transformasi besar struktur kelembagaan pasar modal nasional
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Siapkan Anak Usaha Demi Caplok Saham Bursa Efek Indonesia
Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Indonesia
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Pelaku pasar internasional saat ini memantau perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat, Iran, serta negara-negara kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Indonesia
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Berita
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Di balik kemudahannya, instrumen ini menyimpan sejumlah aspek risiko penting
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Indonesia
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Bagikan