IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini mendadak melemah tersengat kebijakan baru BEI terkait implementasi harga saham terendah Rp1.

Pelemahan IHSG yang mengejutkan investor ini menjadi sentimen jangka pendek yang menekan bursa, membuat banyak saham unggulan di indeks LQ45 ikut terseret turun.

Bagi kamu yang memantau pergerakan pasar, aturan baru pengganti level gocap (Rp50) ini langsung menjawab teka-teki mengapa IHSG memerah di awal pekan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok

Turunnya pergerakan IHSG ke level 6.209,75 (terkoreksi 0,51 persen) pada pembukaan sesi memang bikin deg-degan para trader.

Sebenarnya, langkah Bursa Efek Indonesia (BEI) mengetok palu harga saham terendah menjadi Rp1 bertujuan sangat positif, yakni membangkitkan likuiditas emiten yang lama "tidur" di harga Rp50.

Meski niatnya menghadirkan price discovery yang lebih realistis, sentimen pasar saham meresponsnya dengan aksi wait and see.

Ditambah lagi, bayang-bayang isu geopolitik global dan ketidakpastian suku bunga bank sentral AS ikut membebani laju investasi portofolio.

Analisis Pergerakan IHSG: Rawan Menguji Level Support

Pengunjung

Penurunan IHSG ini juga dibarengi oleh merosotnya indeks LQ45 yang turun 4,17 poin (0,67 persen) ke posisi 616,94.

Secara teknikal, pergerakan bursa saham kita memang sedang berada di fase yang cukup krusial bagi para pelaku pasar.

Dalam jangka pendek, IHSG rentan menguji area support di kisaran 6.186- 6.113, dengan support berikutnya di sekitar 6.029. Sebaliknya, untuk terjadi rebound, IHSG perlu kembali ke atas level 6.290 terlebih dahulu, kemudian menembus area 6.328- 6.368,

ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata.

Sentimen Utama Lain di Balik Loyonya Bursa Saham

Selain drama aturan saham Rp1, laju pasar modal saat ini ikut dikendalikan oleh tarik-menarik sentimen krusial dari ranah domestik maupun mancanegara:

  • Manuver Kebijakan Kas Pemerintah Pusat: Dari sisi dalam negeri, pemerintah baru saja merilis pembaruan aturan pengelolaan kas negara lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 67 Tahun 2026.

    Aturan yang efektif per 8 September 2026 (menggantikan PMK No. 44/2024) ini bikin pemerintah makin luwes mengelola surplus kas.

    Dananya bisa diputar di instrumen SBN (Surat Berharga Negara) atau bank umum, termasuk lewat skema Reverse Repo reguler dan syariah guna menggenjot pendapatan negara tanpa mengorbankan likuiditas.

  • Geopolitik Timur Tengah: Di kancah internasional, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali bikin pasar waswas, terutama terkait nasib jalur perdagangan energi di Selat Hormuz.

    Liza menyebut, potensi kembalinya kesepakatan damai bertahap yang sempat kandas di bulan Juni lalu kini terus dipantau trader karena sangat menentukan stabilitas harga minyak.

  • Sikap "Hawkish" The Fed: Para petinggi The Fed kembali menebar sinyal kuat untuk mempertahankan suku bunga tinggi demi mencekik inflasi. Imbasnya? Ekspektasi pengetatan kebijakan moneter global melonjak, terlihat dari naiknya imbal hasil obligasi pemerintah di negara maju seperti Jepang.

Rapor Bursa Saham Global dan Regional Asia

Baca juga:

IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya

Di tengah koreksi IHSG hari ini, bursa global dan regional justru menunjukkan pergerakan yang cukup bervariasi menjelang awal pekan:

  • Wall Street Unjuk Gigi: Tiga indeks utama bursa AS kompak menghijau pada penutupan pekan lalu. Indeks S&P 500 naik 0,51%, Nasdaq Composite menguat 0,48%, dan Dow Jones Industrial Average melesat 0,93%.

  • Bursa Eropa Optimis: Mayoritas bursa benua biru ikut berpesta tipis. Indeks Euro Stoxx 50 dan DAX Jerman kompak naik di atas 0,4%, meski CAC 40 Prancis sedikit tersandung dengan pelemahan 0,04%.

  • Bursa Asia Pagi Ini: Terpantau mixed atau campur aduk. Indeks Nikkei (Jepang) dan Shanghai (China) terkoreksi masing-masing 0,04% dan 1,44%. Namun, duo indeks Hang Seng dan Straits Times (Singapura) malah sukses mencetak rapor hijau.

Dengan perpaduan aturan saham "gocap" gaya baru dan sentimen global yang tak menentu, investor disarankan lebih selektif. Pantau terus level support dan fundamental emiten sebelum memutuskan strategi trading lanjutan!

#IHSG #IHSG Hari Ini #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Pergerakan IHSG hari ini sukses dibuka menguat tajam berkat meredanya tensi di Timur Tengah dan respons pasar terhadap The Fed. Cek prediksi IHSG selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Tensi Timur Tengah Mereda, Cek Prediksi Saham Paling Cuan
Indonesia
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini dan nilai tukar Rupiah? Kabar baik, bursa saham dan mata uang kita kompak menguat pada Jumat pagi! Cek rincian datanya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Kabar Cuan Akhir Pekan: IHSG Hari Ini Meroket, Rupiah Ikut Libas Dolar AS
Indonesia
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Kabar mengejutkan! The Fed resmi menaikkan suku bunga akibat lonjakan inflasi imbas perang di Iran. Cek dampaknya buat cicilan KPR dan ekonomi global di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
The Fed Resmi Naikkan Suku Bunga Akibat Efek Perang Iran, Cicilan Kredit dan KPR Siap-Siap Meroket!
Indonesia
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Penasaran kenapa IHSG hari ini malah menguat pasca The Fed naikkan suku bunga? Simak analisis pergerakan pasar modal, komentar pakar, dan dampaknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Analisis Pergerakan IHSG Hari Ini: The Fed Naikkan Suku Bunga, Pasar Modal Justru Menghijau
Indonesia
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Meskipun terdapat implementasi penyesuaian batas minimum harga saham tersebut, diyakini tidak akan memberikan dampak terhadap aliran dana asing.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Harga Saham Minimum Akan Diubah dari Rp 50 Menjadi Rp 1 Per Lembar Saham
Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Cek update pergerakan IHSG hari ini yang sukses menguat tipis meski ada ancaman kenaikan suku bunga The Fed. Simak juga ulasan lengkap utang luar negeri RI di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini Bikin Kejutan, Menguat di Tengah Ancaman Kenaikan Suku Bunga The Fed
Bagikan