IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off

Ilustrasi (Pexels/Саша Алалыкин)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Keputusan Presiden AS Donald Trump melakukan blokade total Selat Hormuz memicu kepanikan global, memaksa para pelaku pasar mengambil sikap risk off atau menghindari aset berisiko.

Alhasil, fluktuasi tajam membayangi langkah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) perdagangan pekan ini.

Baca juga:

Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik

Pada pembukaan perdagangan Selasa (14/7), IHSG sempat bergerak menguat 19,92 poin atau 0,33 persen menuju level 6.057,76. Tren positif ini diikuti kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik tipis 0,74 poin atau 0,12 persen ke posisi 603,11.

Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.000-6.220,

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus.

Blokade Selat Hormuz dan Sentimen Global

Rencana aksi militer AS di wilayah Timur Tengah memicu ekspektasi buruk bagi perekonomian dunia. Donald Trump mengumumkan rencana penutupan akses Selat Hormuz bagi kapal dagang Iran mulai 14 Juli 2026 pukul 16.00 waktu New York.

Kebijakan proteksionis ini diyakini akan mendongkrak harga minyak dunia secara signifikan serta memengaruhi kebijakan moneter global.

Situasi ekonomi global serta pengaruhnya bagi pasar finansial:

  • Blokade Kapal Iran: AS memblokir seluruh kapal logistik keluar masuk pelabuhan serta wilayah pesisir Iran.

  • Tarif Kargo Non-Iran: Kapal selain bendera Iran tetap boleh melintas dengan beban tarif tambahan sebesar 20 persen per kargo.

  • Prospek Suku Bunga: Kenaikan harga komoditas minyak mentah memperbesar peluang bank sentral AS (The Fed) menaikkan suku bunga acuan.

  • Koreksi Wall Street: Indeks S&P 500 turun 0,79 persen ke level 7.515,34, Nasdaq melemah 1,88 persen ke posisi 29.264,10, dan Dow Jones susut 0,26 persen ke 52.498,64.

  • Kondisi Bursa Asia: Indeks Hang Seng Hong Kong anjlok 1,06 persen ke 23.958,00, Strait Times Singapura turun 0,93 persen ke 5.419,29, sedangkan Shanghai melemah 0,16 persen ke level 3.907,95.

S&P Pertahankan Peringkat Utang Indonesia

Kabar baik datang dari lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings guna meredam kepanikan pasar domestik.

S&P memutuskan mempertahankan sovereign credit rating Indonesia pada level BBB dengan prospek stabil. S&P memproyeksikan kekuatan ekonomi domestik masih mampu bertahan menghadapi guncangan eksternal.

Baca juga:

Trump Blokade Selat Hormuz, Akan Terapkan Biaya Keamanan 20 Persen Atas Kargo

Berikut proyeksi indikator makroekonomi Indonesia menurut rilis terbaru S&P:

  • Pertumbuhan Ekonomi 2026: Ekonomi Indonesia diprediksi tumbuh kuat pada level 5,1 persen.

  • Rata-rata Pertumbuhan 2026-2029: Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan stabil pada angka 4,9 persen per tahun.

  • Penyokong Utama Pertumbuhan: Ditopang oleh efektivitas belanja fiskal pemerintah, program hilirisasi industri, serta optimalisasi pengelolaan komoditas sumber daya alam.

  • Batas Defisit Anggaran: Pemerintah berkomitmen menjaga defisit APBN tetap di bawah batas maksimal tiga persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Penilaian positif dari S&P dapat menjadi katalis bagi sentimen terhadap pasar obligasi dan saham Indonesia, khususnya sektor berorientasi domestik seperti perbankan, konsumer, dan infrastruktur,” tutur Maximilianus Nicodemus.

Meskipun demikian, ruang penguatan pasar modal tetap bergantung penuh pada stabilitas makroekonomi dalam negeri, arus modal asing, serta kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Hashim mengimbau pelaku usaha, termasuk anggota Kadin, agar mendukung terciptanya perdagangan saham yang sehat dan transparan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Hashim Sebut MSCI Masalah Amat Sangat Serius, Jangan Rupiah Jadi Rp 22.000
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
IHSG hari ini dibuka melemah akibat ketidakpastian suku bunga global dan ketegangan geopolitik. Cek prediksi IHSG, analisis saham BEI, & sentimen domestik di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Merah Merona! Sentimen Suku Bunga Global dan Timteng Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Prediksi IHSG hari ini diproyeksi bergerak sideways akibat aksi wait and see terhadap kebijakan The Fed dan pelemahan rupiah. Intip juga aturan baru BEI di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Oktober 2026
Prediksi IHSG Hari Ini: Pasar Sideways Menanti The Fed, Aturan Baru BEI Bakal Jadi Juru Selamat?
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
IHSG hari ini ditutup melemah akibat sikap wait and see investor jelang rapat suku bunga The Fed dan memanasnya konflik Timur Tengah. Simak analisis pergerakan saham selengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Anjlok: Efek Domino The Fed dan Panasnya Timur Tengah
Indonesia
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
BEI siap merombak aturan main pengawasan pasar modal! Tak lagi sekadar obral status UMA, otoritas bursa kini langsung umumkan investigasi dan sanksi tegas jika terdeteksi ada manipulasi harga saham.
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Selamat Tinggal UMA! BEI Kini Langsung Umumkan Investigasi Jika Ada Manipulasi Harga Saham
Indonesia
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Update IHSG hari ini yang sukses ditutup menguat di level 5.439. Cek dampak kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) soal saham HSC dan manuver Danantara!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Meroket ke 5.439! Aturan Saham HSC BEI dan Manuver Danantara Jadi Penyelamat
Indonesia
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Saham yang diperoleh dari pelaksanaan buyback tahap II direncanakan digunakan dalam program kepemilikan saham bagi pekerja dan/atau Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Pasar Modal Berfluktuasi, BRI Bakal Buyback Rp 1 Triliun
Indonesia
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Keputusan BI Tahan Suku Bunga Bikin Pasar Saham Sumringah
Update penutupan IHSG hari ini yang sukses menguat ke 5.387 berkat keputusan BI menahan suku bunga acuan. Cek daftar saham paling cuan dan analisis sentimen global selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
IHSG Hari Ini Terbang Tinggi! Keputusan BI Tahan Suku Bunga Bikin Pasar Saham Sumringah
Indonesia
Saham HSC Resmi Didepak! Ini Aturan Baru BEI Soal Kriteria Evaluasi IHSG 2026
Cek aturan baru BEI terkait evaluasi IHSG 2026! Mulai November, saham HSC resmi didepak dari perhitungan indeks utama beserta jadwal rebalancing yang baru.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Saham HSC Resmi Didepak! Ini Aturan Baru BEI Soal Kriteria Evaluasi IHSG 2026
Indonesia
Danantara Serok Saham BUMN, Sisi Risk Reward Dalam Posisi Menarik
Terdapat perbedaan antara persoalan yang berkembang di Kuala Lumpur, Malaysia, dan kondisi perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Danantara Serok Saham BUMN, Sisi Risk Reward Dalam Posisi Menarik
Bagikan