IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan akhir pekan menghadapi tantangan berat akibat faktor domestik dan global.

Para pelaku pasar memproyeksikan indeks saham domestik bergerak melemah terbatas akibat aksi profit taking menjelang libur akhir pekan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah

Pada awal perdagangan, IHSG sebenarnya sempat merangkak naik 4,63 poin atau sekitar 0,08 persen menuju level 6.112,84.

Kelompok 45 saham unggulan alias Indeks LQ45 juga mencatatkan apresiasi tipis sebesar 0,31 poin atau 0,05 persen ke posisi 608,89. Namun, penguatan dini tersebut rawan terkoreksi akibat sentimen geopolitik luar negeri.

Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.000 sampai 6.220,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Konflik Timur Tengah Katrol Harga Energi Global

Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran besar sektor suplai energi dunia.

Serangan AS terhadap basis militer Iran mendapat balasan berupa gempuran ke pangkalan militer sekutu di Kuwait serta Yordania.

Selain itu, blokade Selat Hormuz oleh kelompok Houthi Yaman memperparah jalur logistik minyak mentah global.

Kondisi keamanan jalur laut berimbas langsung pada pergerakan harga komoditas global

  • Penurunan Suplai Minyak: Volume pengiriman melalui Selat Hormuz anjlok drastis dari sebelumnya 9,4 juta barel menjadi hanya 5,5 juta barel per hari.

  • Kenaikan Harga Minyak WTI: Kontrak minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak cepat hingga bertengger pada level 79,55 dolar AS per barel.

  • Kenaikan Harga Minyak Brent: Harga patokan minyak Brent menyentuh level 84,23 dolar AS.

  • Risiko Suku Bunga: Kenaikan harga energi global memicu potensi percepatan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

“Pelaku pasar dan investor mungkin akan menghadapi masa-masa sulit, terutama bagi IHSG dan pasar obligasi untuk bisa bangkit kembali,” ujar Nico.

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Ribuan Triliun

Kondisi ekonomi domestik turut mendapat sorotan tajam seiring rilis data keuangan terbaru dari Bank Indonesia. Laporan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada periode Mei 2026 menembus angka fantastis 462,4 miliar dolar AS.

Berdasarkan asumsi kurs Rp17.300 per dolar AS, total utang luar negeri tersebut kini menyentuh kisaran Rp8.000 triliun, atau tumbuh sebesar 2,1 persen secara tahunan (year on year).

Baca juga:

IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini

Berikut rincian profil utang luar negeri serta perkembangan bursa saham global:

  • Rasio PDB Nasional: Rasio utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto berada pada tingkat terkendali sebesar 30,6 persen.

  • Profil Jatuh Tempo: Mayoritas utang didominasi oleh instrumen jangka panjang dengan porsi mencapai 84,6 persen dari total utang.

  • Penutupan Wall Street: Indeks S&P 500 melemah 0,51 persen ke posisi 7.533,77, indeks Nasdaq turun 1,62 persen ke 29.025,77, sedangkan Dow Jones terdepresiasi 0,20 persen ke level 52.552,97.

  • Pergerakan Bursa Asia: Indeks Nikkei Jepang merosot tajam 4,22 persen ke posisi 64.016,00, sementara Hang Seng Hong Kong menguat sendiri sebesar 1,55 persen ke level 24.602,00.

Meskipun nominal utang bertambah, struktur pembiayaan luar negeri nasional dinilai masih berada dalam batas aman. Dominasi utang jangka panjang meminimalisasi risiko gagal bayar atau refinancing risk dalam jangka pendek.

“Pelemahan Rupiah dan tingginya suku bunga global berpotensi meningkatkan beban pembayaran utang ke depan,” tutur Nico

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Penasaran dengan pergerakan IHSG hari ini? Kabar baik, IHSG Rabu pagi sukses menembus level 6.700 dan nilai tukar Rupiah menguat tajam menekan Dolar AS. Cek rangkuman pasarnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 09 September 2026
Pergerakan IHSG Hari Ini dan Rupiah Kompak Menghijau pada Perdagangan Rabu (9/9)
Indonesia
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Pergerakan IHSG hari ini sukses menguat ke 6.639 berkat sentimen positif rekor cadangan devisa Indonesia yang tembus $146,5 miliar. Cek prediksi IHSG selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede
Indonesia
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Pergerakan IHSG hari ini Selasa dibuka menguat ke level 6.639,51 membawa angin segar bagi investor. Namun, nilai tukar Rupiah justru melemah tipis ke Rp17.645 per dolar AS. Cek ulasan pasar selengkapnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Butuh prediksi IHSG hari ini? Pergerakan IHSG diproyeksi sideways di tengah sentimen pasar saham global, dampak erupsi Anak Krakatau, hingga efisiensi BUMN. Cek analisis lengkapnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Efek Erupsi Anak Krakatau dan Sentimen Global Bikin Pasar Galau
Indonesia
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Pergerakan IHSG hari ini sukses menghijau di level 6.632, tak gentar hadapi konflik Timur Tengah dan rilis data ekonomi AS. Cek prediksi IHSG dan sentimen pasar modal terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 03 September 2026
Prediksi IHSG Hari Ini dan Sinyal Cuan Saham Saat Geopolitik Panas, Cek Support-Resistancenya!
Indonesia
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Pergerakan IHSG hari ini anjlok mengikuti bursa saham Asia dan global akibat lonjakan tajam harga minyak mentah. Cek analisis lengkap dan prediksi arah pergerakan IHSG di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
IHSG Hari Ini Babak Belur Dihantam Sentimen Global, Cek Prediksi dan Biang Keroknya!
Indonesia
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
BEI resmi menunda implementasi aturan saham Rp1 di pasar reguler dari target 7 September ke akhir September 2026. Ketahui alasan dan dampak penundaannya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
Mundur ke Akhir September, BEI Tunda Implementasi Batas Minimum Harga Saham Rp 1
Indonesia
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
IHSG hari ini dibuka menguat di tengah sikap wait and see investor. Simak prediksi IHSG, analisis pergerakan saham BEI, dan sentimen global terbaru di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 01 September 2026
IHSG Hari Ini Menghijau, Investor Masih Tahan Napas Tunggu Data Ekonomi
Indonesia
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Kondisi pasar modal domestik berbanding terbalik dengan tren kawasan regional akibat faktor kebijakan ekonomi Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Tahan Banting, Tembus Zona Hijau Walau The Fed Tebar Ancaman Suku Bunga
Indonesia
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Seluruh eksportir pemegang kriteria kini wajib menempatkan minimal 30 persen devisa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
IHSG Hari Ini Rawan Koreksi Buntut Tarik Menarik Sentimen Devisa Domestik dan Bunga Global
Bagikan