Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 21 menit lalu
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan akhir pekan menghadapi tantangan berat akibat faktor domestik dan global.

Para pelaku pasar memproyeksikan indeks saham domestik bergerak melemah terbatas akibat aksi profit taking menjelang libur akhir pekan.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah

Pada awal perdagangan, IHSG sebenarnya sempat merangkak naik 4,63 poin atau sekitar 0,08 persen menuju level 6.112,84.

Kelompok 45 saham unggulan alias Indeks LQ45 juga mencatatkan apresiasi tipis sebesar 0,31 poin atau 0,05 persen ke posisi 608,89. Namun, penguatan dini tersebut rawan terkoreksi akibat sentimen geopolitik luar negeri.

Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.000 sampai 6.220,

ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus.

Konflik Timur Tengah Katrol Harga Energi Global

Ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran memicu kekhawatiran besar sektor suplai energi dunia.

Serangan AS terhadap basis militer Iran mendapat balasan berupa gempuran ke pangkalan militer sekutu di Kuwait serta Yordania.

Selain itu, blokade Selat Hormuz oleh kelompok Houthi Yaman memperparah jalur logistik minyak mentah global.

Kondisi keamanan jalur laut berimbas langsung pada pergerakan harga komoditas global

  • Penurunan Suplai Minyak: Volume pengiriman melalui Selat Hormuz anjlok drastis dari sebelumnya 9,4 juta barel menjadi hanya 5,5 juta barel per hari.

  • Kenaikan Harga Minyak WTI: Kontrak minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak cepat hingga bertengger pada level 79,55 dolar AS per barel.

  • Kenaikan Harga Minyak Brent: Harga patokan minyak Brent menyentuh level 84,23 dolar AS.

  • Risiko Suku Bunga: Kenaikan harga energi global memicu potensi percepatan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

“Pelaku pasar dan investor mungkin akan menghadapi masa-masa sulit, terutama bagi IHSG dan pasar obligasi untuk bisa bangkit kembali,” ujar Nico.

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Ribuan Triliun

Kondisi ekonomi domestik turut mendapat sorotan tajam seiring rilis data keuangan terbaru dari Bank Indonesia. Laporan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada periode Mei 2026 menembus angka fantastis 462,4 miliar dolar AS.

Berdasarkan asumsi kurs Rp17.300 per dolar AS, total utang luar negeri tersebut kini menyentuh kisaran Rp8.000 triliun, atau tumbuh sebesar 2,1 persen secara tahunan (year on year).

Baca juga:

IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini

Berikut rincian profil utang luar negeri serta perkembangan bursa saham global:

  • Rasio PDB Nasional: Rasio utang luar negeri terhadap Produk Domestik Bruto berada pada tingkat terkendali sebesar 30,6 persen.

  • Profil Jatuh Tempo: Mayoritas utang didominasi oleh instrumen jangka panjang dengan porsi mencapai 84,6 persen dari total utang.

  • Penutupan Wall Street: Indeks S&P 500 melemah 0,51 persen ke posisi 7.533,77, indeks Nasdaq turun 1,62 persen ke 29.025,77, sedangkan Dow Jones terdepresiasi 0,20 persen ke level 52.552,97.

  • Pergerakan Bursa Asia: Indeks Nikkei Jepang merosot tajam 4,22 persen ke posisi 64.016,00, sementara Hang Seng Hong Kong menguat sendiri sebesar 1,55 persen ke level 24.602,00.

Meskipun nominal utang bertambah, struktur pembiayaan luar negeri nasional dinilai masih berada dalam batas aman. Dominasi utang jangka panjang meminimalisasi risiko gagal bayar atau refinancing risk dalam jangka pendek.

“Pelemahan Rupiah dan tingginya suku bunga global berpotensi meningkatkan beban pembayaran utang ke depan,” tutur Nico

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi
Selain itu, blokade Selat Hormuz oleh kelompok Houthi Yaman memperparah jalur logistik minyak mentah global
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 21 menit lalu
IHSG Hari Ini Terancam Longsor Akibat Aksi Ambil Untung,Kenaikan Suku Bunga The Fed Intai Pasar Obligasi
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah
Pelaku pasar global terus mengamati perkembangan serangan tambahan militer Amerika Serikat terhadap sasaran militer kelompok terafiliasi Iran
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk Tembus Level 6.100 dan Parkir di Zona Hijau, Sentimen Positif S&P Global Selamatkan Muka Rupiah
Indonesia
IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini
Penguatan moncer bursa saham dalam negeri sejalan dengan pergerakan mayoritas indeks saham utama di Asia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
IHSG Sukses Melaju di Zona Hijau Bersama Bursa Saham Asia Sore Ini
Indonesia
IHSG Hari Ini Berpotensi Mendatar, Investor Wajib Plototi Aturan Baru Bursa Efek Indonesia
Indikator baru ini membandingkan fluktuasi harga saham terhadap kecepatan perputaran transaksi publik harian
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berpotensi Mendatar, Investor Wajib Plototi Aturan Baru Bursa Efek Indonesia
Indonesia
Menkeu Purbaya Minta Investor Borong Saham dan Lepas Dolar AS Usai Rating S&P Stabil
Isu miring bahkan menyebut peringkat kredit Indonesia terancam turun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
Menkeu Purbaya Minta Investor Borong Saham dan Lepas Dolar AS Usai Rating S&P Stabil
Indonesia
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Kabar baik datang dari lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings guna meredam kepanikan pasar domestik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Juli 2026
IHSG Berpotensi Volatil Hari Ini, Ketegangan Geopolitik Global Paksa Pemodal Ambil Sikap Risk Off
Indonesia
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Meredanya harga minyak membantu menenangkan kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi akibat konflik di kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Sentimen Kecerdasan Buatan Selamatkan Wajah IHSG Pagi Ini, Saham Unggulan LQ45 Ikut Merangkak Naik
Indonesia
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Raffi Ahmad mengungkap keterlibatan pengusaha kakap asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
RANS Langsung Tembus Auto Reject Atas Alias ARA Usai Haji Isam Borong Saham Milik Raffi Ahmad
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Ancaman pembalasan skala besar militer Iran terhadap pangkalan Amerika Serikat memicu lonjakan harga minyak dunia, memicu kecemasan inflasi tinggi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Juli 2026
IHSG Perkasa ke 5.912 Berkat Borongan IPO, Pasar Saham Menolak Tumbang
Bagikan