Detik-detik Mencekam Pengepungan dan Penyerangan Kantor YLBHI

Thomas KukuhThomas Kukuh - Senin, 18 September 2017
Detik-detik Mencekam Pengepungan dan Penyerangan Kantor YLBHI

Panitia dan peserta diskusi di YLBHI Jakarta yang dikepung massa. (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi massa yang mengepung kantor YLBHI, Senin (18/9) dini hari tadi masih menjadi pusat perhatian. Betapa tidak, ratusan massa berkumpul sejak Minggu (17/9) malam sekitar pukul 20.00 itu berupaya merangsek dan menyerang acara diskusi Asik Asik Aksi: Indonesia Darurat Demokrasi yang digelar di dalam Kantor YLBHI.

Wartawan MerahPutih.com Ponco Sulaksono yang berada dilokasi melaporkan bahwa menginjak sekitar pukul 22.30 kondisi jalanan di Salemba Raya, sekitar kantor YLBH sudah semakin ruwet. Hal itu disebabkan semakin banyaknya massa yang berkumpul dan mengepung kantor YLBHI. Berkali-kali massa tersebut berteriak, “Keluar kalian. Gayang PKI…”

Massa yang mengepung kantor YLBHI, Minggu (17/9). (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Semakin malam, ratusan massa aksi memadati pintu depan dan pintu samping YLBHI. Padahal kedua pintu itu begitu ketat dikawal barikade aparat.

Setelah jumlahnya semakin banyak, massa aksi tersebut memaksa masuk ke dalam YLBHI. Tapi aparat berupaya keras menahan mereka.

Berdasarkan pantuan MerahPutih.com, sekira pukul 00.30, puluhan panita diskusi masih bertahan di halam kantor. Mereka seakan tak gentar dengan aksi massa yang ingin membubarkan acara tersebut. Tampak di halaman tersebut, Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid, Ketua YLBHI Asfinawaty, Koordinator Kontras Yati, Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai, Bonny Setiawan dan Dolorosa Sinaga.

Melanie Subono saat berdiskusi dengan sejumlah aktivis di kantor YLBHI. (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Tapi massa semakin beringas. Sesekali mereka menyerukan takbir. Sampai akhirnya, sekitar pukul 01.00, suasana semakin tak kondusif. Massa yang terus memaksa masuk untuk membubarkan diskusi di dalam kantor YLBHI itu pun mulai melempar-lempar batu dan botol. Mereka terus berteriak: Gayang PKI.

Para panitia dan peserta yang semua bertahan di halaman kantor YLBHI, akhirnya masuk.

Di dalam Gedung YLBHI

Sekitar pukul 01.10, di dalam gedung YLBHI, para peserta dan panitia bersatu padu menaruh sejumlah kursi di balik pintu depan dan pintu samping YLBHI. Hal tersebut untuk mengantisipasi jika polisi tak mampu membendung massa aksi yang memaksa masuk ke dalam YLBHI. Suasana di dalam semakin panik.

Para panitia dan peserta mengganjal pintu masuk kantor YLBHI dengan meja dan kursi untuk menghalau massa yang hendak masuk ke dalam. (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Para perempuan dan pria yang berumur sepuh dievakuasi kelantai atas gedung YLBHI. Sedangkan, yang muda membentuk barisan pelopor (Bapor) mengantisipasi serangan dari massa aksi.

Hingga pukul 01.25 massa terus di luar gedung melempar batu ke arah pintu kaca depan YLBHI. Saat itu kondisi di dalam gedung mencekam. Para peserta dan panitia kawatir massa akan memasuki gedung YLBHI.

Para orang tua yang menjadi peserta diskusi dievakuasi lantaran suasana di kantor YLBHI semakin mencekam. (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Beruntung, sekitar pukul 02.00 kondisi sudah mulai kondusif. Hal itu setelah polisi bertindak tegas dengan melemparkan gas air mata ke arah massa. Hingga akhirnya mereka membubarkan diri. Tidak ada lemparan batu ke arah gedung YLBHI. Polisi berhasil memukul mundur massa.

Para peserta dan panitia diskusi Asik Asik Aksi: Indonesia Darurat Demokrasi di dalam Kantor YLBHI. (MerahPutih.com/Ponco Sulaksono)

Tampak dua orang pingsan dan segera di bawa ke RSCM.

Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid menanggapi penyerangan tersebut. “Masyarakat kita masih belum cukup dewasa untuk menerima kegiatan-kegiatan kreatif yang dilakukan anak muda untuk membahas sejarah, membahas sosial dan politik,” kata Usman Hamid.

Seperti diketahui, acara yang digelar di kantor YLBH itu merupakan diskusi yang membahas tentang pelurusan sejarah di tahun 1965. (Ponco Sulaksono)

#YLBHI #Usman Hamid #Aksi Massa #LBH Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari titik-titik lokasi yang menjadi lokasi aksi demonstrasi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Demo Mahasiswa di Jakarta, Jumat (19/6), Masyarakat Diimbau Hindari Lokasi
Indonesia
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Pengamanan difokuskan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat konsentrasi massa, termasuk kawasan Silang Selatan Monas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Bundaran HI.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Ribuan Aparat Jaga Demo di Ring 1 Jakarta Hari ini, Kapolres Jakpus : jangan Terpancing dan Emosi
Indonesia
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Anggota Polri diminta tidak bersikap agresif saat menghadapi masa.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Dilarang Kejar Pendemo jika Terjadi Ricuh, Penggunaan Gas Air Mata hanya Perintah dari Kapolda Metro
Indonesia
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Personel pengamanan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek yang disiagakan.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Demo di Jakarta Hari ini, 5.955 Personel Gabungan Berjaga dan Buka Opsi Tutup Jalan
Indonesia
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Kendati demikian, layanan perjalanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Ada Demo, Pintu Masuk C dan E Stasiun Dukuh Atas Ditutup Sementara
Indonesia
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani
BEM UI mengklaim massa aksi tertahan ketika akan melaksanakan salat Jumat.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Dihadang Polisi Menuju Bundaran HI, Massa BEM UI Pilih Long March lewat Tugu Tani
Indonesia
Tak Ada Aksi BEM UI di HI, Massa Tertahan di Kawasan Senayan
Massa mengaku tidak dapat melintasi kawasan Semanggi menuju Jalan Jenderal Sudirman karena akses jalan ditutup aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Tak Ada Aksi BEM UI di HI, Massa Tertahan di Kawasan Senayan
Indonesia
Demo Solidaritas Aktivis Andrie Yunus dekat Istana Negara, Polisi Siagakan Seribu Lebih Aparat
Personel yang diterjunkan berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan polsek jajaran.
Dwi Astarini - Rabu, 08 April 2026
Demo Solidaritas Aktivis Andrie Yunus dekat Istana Negara, Polisi Siagakan Seribu Lebih Aparat
Indonesia
YLBHI Soroti KUHP dan KUHAP Baru, Prabowo Diminta Turun Tangan Terbitkan Perppu
YLBHI menyoroti KUHP dan KUHAP baru. Presiden RI, Prabowo Subianto, diminta turun tangan terbitkan Perppu.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
YLBHI Soroti KUHP dan KUHAP Baru, Prabowo Diminta Turun Tangan Terbitkan Perppu
Indonesia
Theory of Nothing Lepas Single Perdana “Pahlawan”, Liriknya Ditulis Aktivis HAM Usman Hamid
“Pahlawan adalah karya yang mempertanyakan kembali makna kepahlawanan, perjuangan, dan penghianatan dalam narasi sejarah suatu bangsa,” kata Usman Hamid
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Theory of Nothing Lepas Single Perdana “Pahlawan”, Liriknya Ditulis Aktivis HAM Usman Hamid
Bagikan