MerahPutih.com - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi menegaskan bahwa partainya tak terganggu dengan cuitan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyarankan Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjadi calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta.
"PKS tidak terganggu," kata Suhaimi saat dihubungi wartawan Selasa (23/7).
Baca Juga: Surat Rapimgab Wagub DKI Belum Sampai di Meja Ketua DPRD
Suhaimi menuturkan, merekomendasikan kandidat calon nama Wagub DKI saat ini sering sekali dimunculkan oleh siapapun. Menurut dia, disarankannya nama DKI itu merupakan hal yang biasa dan lumrah-lumrah saja.
Suhaimi menegaskan, bahwa saran itu tak dipermasalahkan. Adapun nama yang baru muncul berkeinginan menjadi pengganti Sandiaga Uno yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault.
"Oh iya ga apa-apa wong orang berkeinginan, kan sebelumnya juga sudah ada sebelumnya berganti ganti dimunculkan kan, dan itu tidak salah orang memunculkan seseorang untuk dicalonkan, atau mengumumkan dirinya sendiri untuk mencalonkan itu menurut saya tidak ada masalah," tutur dia.
Baca Juga: Anies Berharap Pemilihan Wagub DKI Tidak Ditunda Sampai Tahun Depan
Suhaimi menegaskan, proses pemilihan pendamping Gubernur Anies hingga saat ini terus berjalan di DPRD DKI meskipun ada saja nama yang dimunculkan untuk menyaingi Wagub DKI resmi yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.
"Orang berkeinginan itu jangan dilarang, orang juga cenderung kepada seseorang yang lain juga jangan dialarang, ga apa-apa. yang penting aturan mainya itu tetap di jaga," tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menuliskan cuitan pada akun twitter pribadinya @FerdinandHaean2 menyarankan Keponakan Prabowo Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menjadi Wagub DKI
Baca Juga: PSI Minta Pemilihan Wagub DKI Tak Ada 'Insentif'
Menurutnya, Saras adalah orang yang cocok menduduki kursi kedua pemerintahan Jakarta saat ini.
"Sudah betul itu, secara pribadi saya dukung Saras jadi Wagub DKI. Lebih baik dan lebih bisa menjalin komunikasi dengan semua pihak," cuit Ferdinand, Minggu (21/7). (Asp)