Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BNPB Mulai Distribusian Paket Bantuan Kemanusiaan Bagi Penyintas Gempa Magnitudo 6,7 di Palu

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjamin dukungan penuh pemerintah pusat untuk perbaikan rumah milik warga yang mengalami kerusakan, akibat guncangan gempa bermagnitudo 6,7 di Provinsi Sulawesi Tengah.

Adapun skema bantuan stimulan yang disiapkan meliputi Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 60 juta untuk kategori rusak berat atau dibangunkan rumah baru.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto bertolak ke lokasi terdampak gempa bumi. guna memastikan seluruh tahapan penanganan darurat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bahwa kehadiran kepala BNPB tersebut disertai dengan pendistribusian paket bantuan kemanusiaan bagi para penyintas.

Baca juga:

1.254 Rumah Rusak Akibat Gempa Sulteng, Tiap KK Terima Duit Perbaikan Segini dari Negara

"Kepala BNPB telah berada di wilayah terdampak untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif. Bantuan yang diberikan meliputi bantuan pangan dan non-pangan seperti tenda pengungsi, tenda keluarga, matras, selimut, kasur lipat, serta paket sembako," katanya.

Abdul memaparkan, berdasarkan pemutakhiran data kebencanaan per Kamis (18/6) sore pukul 16.25 WIB, angka korban meninggal dunia masih sebanyak tiga jiwa.

Sementara itu, untuk korban luka-luka akibat runtuhan material bangunan terdata mengalami kenaikan, di mana sebanyak 17 jiwa dilaporkan menderita luka berat dan 101 warga mengalami luka ringan.

Pada sektor pemukiman dengan rincian 1.995 unit rumah rusak ringan, 147 unit rumah rusak sedang, dan 73 unit rumah rusak berat, di samping adanya kerusakan masif pada fasilitas umum, pendidikan, perkantoran, serta tempat ibadah.

Bencana geologi yang berpusat di darat pada Rabu (16/6) tersebut melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, hingga Kabupaten Donggala itu mengakibatkan kerugian materiil cukup signifikan.

Baca Artikel Asli