Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak

Gempa Kolombia.(foto: Instagram @colombiaonecom)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA 132 orang tewas setelah Kolombia diguncang salah satu gempa bumi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah korban tewas diperkirakan masih akan bertambah karena sejumlah orang dikhawatirkan masih terjebak di bawah bangunan yang runtuh.

Badan geologi Kolombia menyebut gempa berkekuatan 7,4 magnitudo itu terjadi pada Senin (10/8) malam dengan kedalaman 103 kilometer di Provinsi Chocó. Guncangan terasa di wilayah yang sangat luas, membentang ratusan kilometer di sepanjang bagian barat Kolombia. Episentrum gempa berada di dekat Desa San José del Palmar, Provinsi Chocó. Namun, wali kota setempat, León Fabio Marín Moncada, mengatakan secara ajaib tidak ada korban tewas maupun luka-luka di desa tersebut, meskipun jalan-jalan menuju dan keluar wilayah itu rusak.

Sebagian besar korban tewas tercatat di Kota Pereira, di kawasan penghasil kopi Kolombia. Kota-kota di sekitarnya serta wilayah Valle del Cauca juga mengalami dampak parah. Sekitar 55 kilometer dari episentrum, Kota Pereira mengalami salah satu kerusakan terparah.

Dalam pembaruan terkini, Association of Capital Cities Kolombia, dikutip BBC, Senin, menyebut lebih dari 480 orang terluka akibat gempa tersebut. Sebuah video yang beredar memperlihatkan sedikitnya satu bangunan runtuh di Plaza Bolívar, alun-alun utama kota tersebut. Puing-puing dan debu berserakan di ruang terbuka tempat banyak orang berkumpul.

Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.

Baca juga:

Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas



Jam Malam Diberlakukan dan Bandara Alami Kerusakan




Di wilayah Manizales, dua orang dilaporkan tewas. Jurnalis sekaligus meteorolog Luis Felipe Molina, yang berasal dari Manizales, dikutip BBC, mengatakan sedang berada di rumah ketika gempa terjadi, sekitar 150 kilometer dari episentrum. Ia menjelaskan, karena kota tersebut pernah mengalami gempa bumi sebelumnya, Manizales memiliki peraturan bangunan tahan gempa yang sangat ketat, sehingga gedung tempat tinggalnya mampu menahan dampak gempa.

"Saya punya 450 buku dan hanya beberapa yang masih berdiri di rak. Anda bisa mendengar kaca pecah dan orang-orang berteriak. Itu pengalaman yang mengerikan dan sangat menakutkan,” ujarnya.

Pemerintah daerah melaporkan sedikitnya 40 orang tewas di kawasan metropolitan kota tersebut, sedangkan 65 bangunan runtuh. Diyakini, masih banyak korban terjebak di 15 bangunan di kota itu.

Jam malam diberlakukan di sejumlah bagian kota hingga pukul 05.00 waktu setempat pada Selasa.

Kehancuran serupa juga terjadi di Cali, yang terletak sekitar 160 kilometer di selatan Pereira dan sekitar 200 kilometer dari episentrum. Sebanyak 32 bangunan runtuh di wilayah itu.

Sementara itu, otoritas penerbangan Kolombia melaporkan kerusakan di sejumlah bandara regional, termasuk di Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago, dan Buenaventura.

Di ibu kota Bogotá, pepohonan dan lampu lalu lintas berguncang hebat. Laporan mengenai retakan pada sejumlah bangunan juga bermunculan, tetapi sejauh ini tidak ada kerusakan serius terhadap infrastruktur kota.

Guncangan gempa juga terasa hingga negara-negara tetangga, yakni Venezuela, Ekuador, dan Panama. Gempa tersebut terjadi kurang dari dua bulan setelah dua gempa yang melanda bagian utara Venezuela dan menewaskan lebih dari 6.300 orang.(dwi)

Baca juga:

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman

#Kolombia #Gempa #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Indonesia
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
BMKG catat 118 gempa di Bandung membentuk pola garis lurus dari jalur sesar baru yang belum terpetakan. Simak analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Rentetan 118 Gempa Sekitar Bandung Bentuk Pola Baru, Lurus Barat Daya ke Timur Laut!
Indonesia
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
Puluhan gempa swarm guncang Pangalengan, Bandung sejak kemarin picu kepanikan. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Puluhan Gempa Swarm Hantam Sekitar Bandung Sejak Kemarin, Pertanda Apa?
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M 5,2 di Malang
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter pemutakhiran magnitudo M 5,0 dengan pusat gempa berkedalaman 39 km.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
BMKG Ungkap Pemicu Gempa M 5,2 di Malang
Indonesia
Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, GetaranTerasa Sampai Bali
BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami, masyarakat diimbau tetap tenang dan berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gempa M 5,2 Guncang Malang Pagi Ini, GetaranTerasa Sampai Bali
Indonesia
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Gempa Malang hari ini dengan magnitudo 5.2 mengguncang wilayah Jawa Timur bagian selatan. Cek info resmi BMKG soal potensi tsunami dan daftar daerah terdampak guncangan!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Gempa Malang Hari Ini Magnitudo 5,2 Guncang Jawa Timur, Apakah Berpotensi Tsunami?
Indonesia
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Gempa M 5,9 di Kepulauan Seribu yang terjadi Sabtu (12/9) pagi tadi sempat berdampak ke sejumlah transportasi umum di Jabodetabek
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Gempa Jakarta Magnitudo 5,9 Sempat Ganggu Perjalanan KRL, Cek Info Terkininya
Indonesia
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 12 September 2026
Info Gempa Jakarta: Magnitudo 5,9, Berpusat di Dekat Kepulauan Seribu
Bagikan