Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak

Peta pergerakan Siklon Tropis Bavi yang telah memasuki wilayah monitoring TCWC Jakarta, Kamis (9/7/2026). ANTARA/HO-BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fenomena angin muson barat daya Habagat melanda Filipina dan menyebabkan sebanyak delapan orang meninggal dunia dan satu orang dilaporkan hilang.

Badai muson tersebut menguat bersamaan dengan terjadinya siklon tropis Luis dan Maymay terus menghantam sejumlah kawasan di Filipina.

Presiden Ferdinand R Marcos Jr telah mengarahkan lembaga pemerintah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul hujan lebat dan banjir yang melanda Metro Manila dan sejumlah wilayah di Luzon.

Dewan Penanganan dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC) mengatakan, jumlah keseluruhan korban tewas masih dalam validasi termasuk dua orang di daerah Rizal akibat longsoran batu, dua orang di Batangas akibat tenggelam dan tersetrum listrik, dua korban di daerah Benguet karena tanah longsor, dan dua orang di La Union akibat tenggelam dan tersetrum.

Baca juga:

Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang

NDRMMC menjelaskan, setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.

Badan melaporkan tujuh orang terluka di Benguet akibat tanah longsor dan kecelakaan kendaraan. Satu orang di Batangas juga dilaporkan hilang.

NDRRMC menyebut, warga terdampak tersebar di Wilayah I Ilocos, Wilayah II Cagayan, Wilayah III Luzon Tengah, Calabarzon, Mimaropa, Bicol, Wilayah VI Visayas barat, Wilayah IX Semenanjung Zamboanga, dan Daerah Cordillera (CAR).

Banjir dilaporkan terjadi di Wilayah I, Wilayah III, Mimaropa, CAR dan Calabarzon, sementara tanah longsor terjadi di Wilayah I, CAR dan Calabarzon. Hingga pukul 18:00 Waktu setempat, sebanyak 119 pusat evakuasi masih beroperasi dan menampung 2.500 keluarga atau 8.300 orang.

Sebanyak 170 rumah mengalami kerusakan, terdiri atas 13 rumah rusak total dan 157 rumah rusak Sebagian, sementara kerusakan infrastruktur diperkirakan mencapai 105,5 juta Peso (sekitar Rp30,95 miliar) dengan kerugian sektor pertanian mencapai 3,5 juta Peso atau sekitar Rp1,02 miliar)

NDRRMC menyatakan pemerintah pusat, pemerintah daerah serta mitra lainnya telah menyalurkan bantuan senilai 13,93 juta Peso aytau sekitar Rp4,08 miliar kepada keluarga yang terdampak.

#Bencana Alam #Filipina #Badai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Istana juga menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian dalam proses tersebut adalah pernyataan bahwa Mary Jane tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Dunia
Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kapal terbakar di lautan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Dunia
Badai Lowell Hantam Hawaii, 1 Orang Tewas
Seorang pria tunawisma di Oahu dikabarkan tewas setelah sebuah pohon tumbang menimpa tenda tempat ia tinggal.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
 Badai Lowell Hantam Hawaii, 1 Orang Tewas
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Bagikan