MERAHPUTIH.COM — BADAI Lowell membawa dampak menghancurkan bagi Hawaii. Badai itu melintas di sejumlah pulau di negara bagian tersebut pada Selasa (8/9). Setidaknya satu tewas, rumah rusak, dan aliran listrik terputus. Gubernur Josh Green menyebut kerugian bisa mencapai ratusan juta dolar.
“Kami melihat kerusakan yang sangat besar di dekat garis pantai,” kata Green, dikutip CNN.
Seorang pria tunawisma di Oahu dikabarkan tewas setelah sebuah pohon tumbang menimpa tenda tempat ia tinggal.
Tim penyelamat bekerja memulihkan aliran listrik ke rumah sakit. Lebih daripada 300 anggota Garda Nasional telah dikerahkan ke berbagai wilayah kepulauan. Departemen Transportasi juga membantu menangani tanah longsor serta jalan-jalan yang terputus atau rusak.
“Kami melakukan apa yang kami bisa untuk memulihkan keadaan, tetapi ini badai yang sangat serius,” ujar Green.
Baca juga:
Warga Hawaii Ramai-Ramai Menjauh dari Pantai saat Gelombang Tsunami Tiba, tak Mau Ambil Risiko
Badai Terkuat Sejak 1992
Badai Lowell menghantam pulau-pulau paling barat Hawaii sepanjang malam hingga Selasa dengan embusan angin berkekuatan badai dan gelombang laut yang sangat besar.
Pusat Badai Lowell melintas kurang dari 80 kilometer dari Pulau Niihau di Kauai County. Saat itu, badai masih berkekuatan Kategori 2. Lowell menjadi badai terkuat yang menerjang Kepulauan Hawaii sejak Badai Iniki yang berkekuatan Kategori 4 pada 1992.
Lowell juga menjadi badai ketiga dalam waktu lebih daripada tiga minggu yang mengarah ke Hawaii. Badai ini datang kala fenomena El Nino memperkuat musim badai di Pasifik. “Angin kencang dan gelombang pasang merusak rumah-rumah serta bangunan lainnya di Kauai County,” kata Ryan Wilson, juru bicara badan penanggulangan keadaan darurat wilayah tersebut.
Sejumlah orang juga mengalami cedera akibat badai. Namun, belum tersedia informasi mengenai tingkat keparahan atau jenis cedera maupun kerusakan rumah yang terjadi. Angin berembus dengan kecepatan lebih dari 129 km/jam menyebabkan listrik padam di sekitar 90 persen rumah dan tempat usaha di Kauai County, yang juga mencakup Pulau Kauai.
Penyedia listrik setempat pada Selasa pagi mengatakan belum ada perkiraan waktu pemulihan dan pemadaman listrik mungkin berlangsung cukup lama. “Saat ini, terdapat kabel listrik yang tumbang, pohon-pohon tumbang, dan puing-puing berserakan di seluruh Kauai. Jadi kami benar-benar mengimbau masyarakat untuk tetap berada di tempat,” kata Kepala Unit Situasi Kauai County Alan Clinton.
Green mengatakan lebih daripada 30.000 pelanggan di Oahu juga kehilangan aliran listrik akibat embusan angin berkekuatan badai tropis. Badai yang kuat tersebut mendorong air laut ke daratan dan menciptakan gelombang besar yang merusak banyak wilayah di sekitar garis pantai di Kauai.
Baca juga:
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Melemah dan Menjauh dari Hawaii
Pada Selasa (8/9), Lowell telah melemah menjadi badai tropis dan bergerak semakin jauh ke utara meninggalkan Hawaii. Angin terkuatnya telah mereda, tetapi pita-pita hujan yang menyertai badai masih diperkirakan melanda hingga sepanjang Selasa. Hujan tersebut berpotensi menambah curah hujan di wilayah-wilayah yang sudah jenuh oleh air.
Curah hujan lebih dari 30 sentimeter telah turun di daerah dataran tinggi Kauai. Pegunungan Koolau di Oahu menerima curah hujan sekitar 12,7 hingga 22,9 sentimeter, sedangkan sebagian besar wilayah lainnya menerima sekitar 2,5 hingga 7,6 sentimeter hujan.(dwi)
Baca juga: