Badai Lowell Hantam Hawaii, 1 Orang Tewas

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
 Badai Lowell Hantam Hawaii, 1 Orang Tewas

Badai Lowell hantam Hawaii.(foto: Instagram)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — BADAI Lowell membawa dampak menghancurkan bagi Hawaii. Badai itu melintas di sejumlah pulau di negara bagian tersebut pada Selasa (8/9). Setidaknya satu tewas, rumah rusak, dan aliran listrik terputus. Gubernur Josh Green menyebut kerugian bisa mencapai ratusan juta dolar.

“Kami melihat kerusakan yang sangat besar di dekat garis pantai,” kata Green, dikutip CNN.

Seorang pria tunawisma di Oahu dikabarkan tewas setelah sebuah pohon tumbang menimpa tenda tempat ia tinggal.

Tim penyelamat bekerja memulihkan aliran listrik ke rumah sakit. Lebih daripada 300 anggota Garda Nasional telah dikerahkan ke berbagai wilayah kepulauan. Departemen Transportasi juga membantu menangani tanah longsor serta jalan-jalan yang terputus atau rusak.

“Kami melakukan apa yang kami bisa untuk memulihkan keadaan, tetapi ini badai yang sangat serius,” ujar Green.

Baca juga:

Warga Hawaii Ramai-Ramai Menjauh dari Pantai saat Gelombang Tsunami Tiba, tak Mau Ambil Risiko




Badai Terkuat Sejak 1992





Badai Lowell menghantam pulau-pulau paling barat Hawaii sepanjang malam hingga Selasa dengan embusan angin berkekuatan badai dan gelombang laut yang sangat besar.

Pusat Badai Lowell melintas kurang dari 80 kilometer dari Pulau Niihau di Kauai County. Saat itu, badai masih berkekuatan Kategori 2. Lowell menjadi badai terkuat yang menerjang Kepulauan Hawaii sejak Badai Iniki yang berkekuatan Kategori 4 pada 1992.

Lowell juga menjadi badai ketiga dalam waktu lebih daripada tiga minggu yang mengarah ke Hawaii. Badai ini datang kala fenomena El Nino memperkuat musim badai di Pasifik. “Angin kencang dan gelombang pasang merusak rumah-rumah serta bangunan lainnya di Kauai County,” kata Ryan Wilson, juru bicara badan penanggulangan keadaan darurat wilayah tersebut.

Sejumlah orang juga mengalami cedera akibat badai. Namun, belum tersedia informasi mengenai tingkat keparahan atau jenis cedera maupun kerusakan rumah yang terjadi. Angin berembus dengan kecepatan lebih dari 129 km/jam menyebabkan listrik padam di sekitar 90 persen rumah dan tempat usaha di Kauai County, yang juga mencakup Pulau Kauai.

Penyedia listrik setempat pada Selasa pagi mengatakan belum ada perkiraan waktu pemulihan dan pemadaman listrik mungkin berlangsung cukup lama. “Saat ini, terdapat kabel listrik yang tumbang, pohon-pohon tumbang, dan puing-puing berserakan di seluruh Kauai. Jadi kami benar-benar mengimbau masyarakat untuk tetap berada di tempat,” kata Kepala Unit Situasi Kauai County Alan Clinton.

Green mengatakan lebih daripada 30.000 pelanggan di Oahu juga kehilangan aliran listrik akibat embusan angin berkekuatan badai tropis. Badai yang kuat tersebut mendorong air laut ke daratan dan menciptakan gelombang besar yang merusak banyak wilayah di sekitar garis pantai di Kauai.

Baca juga:

7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat




Melemah dan Menjauh dari Hawaii



Pada Selasa (8/9), Lowell telah melemah menjadi badai tropis dan bergerak semakin jauh ke utara meninggalkan Hawaii. Angin terkuatnya telah mereda, tetapi pita-pita hujan yang menyertai badai masih diperkirakan melanda hingga sepanjang Selasa. Hujan tersebut berpotensi menambah curah hujan di wilayah-wilayah yang sudah jenuh oleh air.

Curah hujan lebih dari 30 sentimeter telah turun di daerah dataran tinggi Kauai. Pegunungan Koolau di Oahu menerima curah hujan sekitar 12,7 hingga 22,9 sentimeter, sedangkan sebagian besar wilayah lainnya menerima sekitar 2,5 hingga 7,6 sentimeter hujan.(dwi)

Baca juga:

Pemerintah Hawaii akan Kurangi Jumlah Pengunjung di Oahu

#Hawaii #Badai #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Bagikan