Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas

Ilustrasi (ANTARA/HO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan, Jumat (18/9). Tiga siswa tewas dalam insiden tersebut, termasuk seorang siswa yang diduga sebagai pelaku.

Delapan siswa lainnya terluka, dengan empat di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis. Seluruh korban disebut berusia antara 14 hingga 17 tahun.

Baca juga:

Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang

Penembakan terjadi di Banga National High School, Kota Banga, Provinsi South Cotabato. Tim penyelamat menerima laporan mengenai suara tembakan di lingkungan sekolah sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Wali Kota Banga Albert Palencia mengatakan tersangka diduga merupakan siswa di sekolah tersebut dan teman sekelas para korban.

Pelaku Diduga Siswa Sekolah

Menurut Palencia, tersangka sempat berbicara kepada teman-temannya sebelum insiden. Ia kemudian melakukan penembakan terhadap sejumlah siswa sebelum akhirnya meninggal dunia.

Palencia mengatakan tersangka diduga berusia 16 tahun. Namun, polisi belum mengonfirmasi usia maupun identitasnya.

Gubernur South Cotabato Reynaldo Tamayo mengatakan bahwa tersangka merupakan siswa kelas sembilan di sekolah tersebut.

Baca juga:

Pengadilan Keluarkan Perintah Penangkapan Wakil Presiden Filipina, Hadapi 3 Dakwaan

Tamayo mengatakan pelaku diduga bertindak seorang diri. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dan kronologi lengkap kejadian.

Bukan Kejadian Pertama

Insiden di Banga terjadi ketika Filipina tengah meningkatkan perhatian terhadap keamanan sekolah menyusul sejumlah kasus serupa dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Agustus, seorang siswa di Zamboanga, Filipina selatan, menembak dan membunuh siswa lain di ruang kelas sebelum kemudian meninggal dunia.

Baca juga:

4 Tewas dan 9 Orang Luka Akibat Penembakan Di SMA Zamboanga,Filipina

Sementara pada Juni, sedikitnya tiga siswa tewas dan sekitar 20 lainnya terluka dalam penembakan di sebuah sekolah menengah negeri di Tacloban. Dalam kasus tersebut, dua siswa diduga melepaskan tembakan di lingkungan sekolah.

Penembakan di sekolah sebelumnya tergolong jarang terjadi di Filipina.

Negara tersebut memiliki aturan kepemilikan senjata api yang mencakup pemeriksaan latar belakang dan evaluasi psikologis. Namun, senjata api ilegal masih menjadi persoalan.

#Filipina #Penembakan #Senjata Api
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Departemen Pekerja Migran Filipina (DMW) memastikan akan mendampingi Mary Jane bersama keluarganya dalam proses kembali menjalani kehidupan di masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Pemerintah Filipina Ampuni Mantan Terpidana Mati Mary Jane Veloso, Janji Bantu Kehidupan dan Keluarganya
Indonesia
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Istana juga menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian dalam proses tersebut adalah pernyataan bahwa Mary Jane tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Mary Jane Veloso Akhirnya Bebas Setelah Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina Ferdinand
Dunia
Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Beberapa pria bersenjata dilaporkan menyerbu sebuah rumah di Kotapraja KwaMakhutha pada Selasa malam dan melepaskan tembakan ke arah 14 orang.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
 Penembakan Massal di Perumahan di Afrika Selatan, 11 Tewas
Dunia
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Baku tembak masih berlangsung antara para penyerang dan pasukan keamanan di lokasi kejadian yang berada di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Penembakan di Masjid Pakistan, 16 Orang Tewas
Dunia
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah di South Cotabato, Filipina selatan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 18 September 2026
Penembakan Sekolah Kembali Terjadi di Filipina, 3 Siswa Tewas
Indonesia
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Polisi kini sudah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan tiga ASN di Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Buru 8 Orang yang Diduga Pelaku
Dunia
Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Gambar dari lokasi kejadian menunjukkan kapal terbakar di lautan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 Kebakaran Kapal Feri di Filipina, 5 Tewas dan 87 Orang Hilang
Bagikan