Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026

Massa menyiapkan atribut aksi di depan Gedung DPR Jakarta pada Rabu (26/7/2026). ANTARA/Adimas Raditya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya tidak hanya mendalami temuan berbagai barang berbahaya menjelang kegiatan penyampaian pendapat di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8).

Penyidik kini menelusuri dugaan aliran dana yang berkaitan dengan pengadaan sejumlah barang yang ditemukan dalam rangkaian pencegahan potensi gangguan keamanan.

Polda Metro Jaya Dalami Sumber Dana Barang Demo 27 Agustus 2026

Polisi temukan sajam saat demo 27 Agustus 2026
Polisi temukan sajam saat demo 27 Agustus 2026. Foto: Dok. Polda Metro Jaya

Pendalaman tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Aula Satya Haprabu Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (27/8).

Iman mengatakan, penyidik tidak hanya fokus pada pihak yang ditemukan membawa atau menguasai barang-barang tersebut.

Baca juga:

Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan

Polisi juga berupaya mengungkap pihak yang diduga berada di balik proses perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana hingga pengorganisasian massa.

Penyidik masih mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam proses perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana, pengorganisasian massa, maupun pihak yang memberikan perintah atau arahan.

ujar Iman

Sedangkan untuk mengungkap rangkaian tersebut, penyidik menelusuri sejumlah sumber informasi, mulai dari keterangan para pihak, komunikasi digital, transaksi keuangan hingga barang bukti yang telah diamankan.

Pendalaman ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai bagaimana sejumlah barang tersebut dapat tersedia dan siapa saja yang memiliki keterlibatan dalam proses persiapannya.

Polisi Temukan Senjata Tajam Demo 27 Agustus 2026

Sementara dalam rangkaian pencegahan tersebut, polisi menemukan 39 senjata tajam, dua airsoft gun, satu tabung gas airsoft gun, gotri, tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, serta 201 botol kaca berikut sumbu.

Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang lain seperti tas ransel, banner, pengeras suara, pilok, obat-obatan, dan telepon seluler.

Baca juga:

Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026, Siap Mundur jika Gagal

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menegaskan, langkah kepolisian dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi tetap berlangsung dalam situasi aman dan terkendali.

Kami tidak membatasi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Yang kami cegah adalah potensi tindakan yang dapat membahayakan keselamatan, memicu kekerasan, atau mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.

kata Budi

Selain pemeriksaan terhadap barang bukti dan pihak-pihak terkait, Polda Metro Jaya juga melakukan patroli di ruang digital.

Langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi munculnya provokasi, disinformasi, fitnah, maupun konten kebencian yang berpotensi memperkeruh situasi. (knu)

#Demonstrasi #Polda Metro Jaya #Senjata Api #Aksi Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Polisi menemukan sajam dan barang berbahaya lainnya menjelang demo 27 Agustus 2026. Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan aliran dana.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Telusuri Aliran Dana Sajam dan Barang Berbahaya Jelang Demo 27 Agustus 2026
Indonesia
Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026, Siap Mundur jika Gagal
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan RUU Perampasan Aset disahkan paling lambat 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Dasco Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026, Siap Mundur jika Gagal
Indonesia
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung 15 Desember 2026, AMPB: DPR Siap Mundur jika Gagal
AMPB menyampaikan hasil audiensi dengan pimpinan DPR RI. RUU Perampasan Aset ditargetkan rampung 15 Desember 2026.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
RUU Perampasan Aset Ditargetkan Rampung 15 Desember 2026, AMPB: DPR Siap Mundur jika Gagal
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Lalu lintas Jakarta saat demo 27 Agustus 2026 tetap normal. Polda Metro Jaya menyebutkan, bahwa tidak ada penutupan jalan.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Lalu Lintas Jakarta Normal saat Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penutupan Jalan
Indonesia
Mas Botok Dkk Datang ke Jakarta Bukan Mau Rusuh, Tidak Ada Urusan Lengser-lengseran
Mas Botok menegaskan aksi AMPB tidak membawa agenda untuk melengserkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Mas Botok Dkk Datang ke Jakarta Bukan Mau Rusuh, Tidak Ada Urusan Lengser-lengseran
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Polda Metro Jaya meminta warga tetap tertib saat aksi demo 27 Agustus 2026 di Jakarta.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Polda Metro Jaya Minta Warga tak Khawatir
Indonesia
Massa AMPB Bertemu Pimpinan DPR, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Massa AMPB menemui pimpinan DPR. Mereka mendesak RUU Perampasan Aset segera disahkan.
Soffi Amira - Kamis, 27 Agustus 2026
Massa AMPB Bertemu Pimpinan DPR, Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan
Indonesia
Demo 27 Agustus, Seruan Mas Botok Aktivis Pati Sebelum Ikut Rapat Paripurna DPR
Botok tiba sekitar pukul 10.00 WIB bersama rekannya dari aliansi dan duduk di balkon menghadap mimbar sidang Paripurna DPR.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus, Seruan Mas Botok Aktivis Pati Sebelum Ikut Rapat Paripurna DPR
Indonesia
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Ruang publik bukan hanya milik kelompok yang sedang menyampaikan aspirasi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Indonesia
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bank Mandiri akhirnya resmi buka blokir rekening donasi milik Supriyono selaku Koordinator AMPB usai diperiksa Polda Metro Jaya. Simak fakta hukum lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 26 Agustus 2026
Bank Mandiri Buka Blokir Rekening Donasi AMPB Milik Supriyono alias Botok
Bagikan