MerahPutih.com – Dunia pendidikan di Jakarta Selatan diguncang temuan mengejutkan. Sebanyak 995 pucuk senjata api dan airsoft gun ditemukan di salah satu ruangan milik yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama.
Baca juga:
3 Fakta Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan, hanya Satu Senjata Api
Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah memutuskan untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) penuh selama satu pekan, mulai Senin (10/8) hingga Jumat (14/8).
Jadi minggu depan tadi disampaikan sekolah akan PJJ total selama satu minggu untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik,
kuasa hukum yayasan, Hermawanto.
Fokus Keamanan dan Psikologis Siswa
Kuasa hukum yayasan lainnya, Alvon Kurnia Palma, menegaskan kebijakan PJJ diambil bukan hanya untuk keamanan fisik, tetapi juga demi menjaga kondisi psikologis siswa.
Baca juga:
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Menurut dia, yayasan tidak ingin persoalan yang sedang terjadi di lingkungan sekolah membuat anak-anak merasa takut ketika harus kembali mengikuti pembelajaran tatap muka.
Jangan sampai ini dikait-kaitkan dan kemudian memberikan suatu image yang negatif kepada anak-anak. Itu makanya dari awal kami sangat menjaga agar ini tidak tersangkut dengan anak,
Alvon Kurnia Palma, kuasa hukum yayasan
Temuan Mengejutkan di Ruangan Yayasan
Senjata dan sejumlah barang yang ditemukan di ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD:
-
995 pucuk senjata api dan airsoft gun
-
Amunisi dan aksesori senjata
-
Alat pembuat peluru
-
VCD porno
-
Barang diduga narkotika jenis sabu dan ganja