Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Sekolah Rakyat Dilengkapi Lapangan Sepak Bola 105 Meter X 68 Meter Sesuai Standar FIFA

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan sepak bola berstandar internasional di 25 Sekolah Rakyat (SR) untuk terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM). (ANTARA/HO - Kementerian PU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah kembali membangun Sekolah Rakyat Tahap II, yang dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap kawasan dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu tingkat SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya seperti kantin sehat, klinik, ruang ekstrakurikuler, ruang terbuka hijau, lapangan olahraga.

Untuk lapangan olahraga, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan lapangan sepak bola berstandar internasional di 25 Sekolah Rakyat (SR). Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Secara keseluruhan, dari Sabang sampai Merauke, mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa sekolah. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,

kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Ia menegaskan, Kementerian PU terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas, termasuk sarana olahraga di lingkungan Sekolah Rakyat. Kehadiran lapangan sepak bola dengan standar internasional tidak hanya menjadi bagian dari kelengkapan fasilitas pendidikan, tetapi juga ruang bagi siswa untuk membangun pola hidup sehat, menumbuhkan sportivitas, disiplin, karakter, serta mengembangkan potensi dan prestasi di bidang olahraga.

Baca juga:

Sekolah Rakyat Kediri Beri Kesempatan bagi Siswa Putus Sekolah

Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia yang dilengkapi sarana dan prasarana pendukung, termasuk fasilitas olahraga. Dari 93 Sekolah Rakyat, sebanyak 32 sekolah dilengkapi lapangan sepak bola, terdiri atas 25 sekolah dengan lapangan sepak bola dan jogging track serta 7 sekolah dengan lapangan sepak bola tanpa jogging track.

Pembangunan 25 fasilitas olahraga yang dilengkapi jogging track dirancang dengan memperhatikan parameter teknis lapangan sepak bola internasional, termasuk dimensi lapangan, sistem drainase, kualitas permukaan lapangan (rumput), serta fasilitas pendukung aktivitas olahraga. .

Ukuran bidang lapangan sepak bola 105 meter x 68 meter mengacu pada standar FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional). Di sekeliling lapangan, Kementerian PU membangun jogging track dengan lebar standar internasional yang dilengkapi lapisan karet (rubber). Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan siswa untuk aktivitas olahraga sehari-hari, mulai dari berlari, latihan kebugaran, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Untuk mendukung kualitas lapangan, konstruksi lapangan juga memperhatikan sistem drainase berlapis sehingga air dapat dialirkan dengan baik dan kondisi permukaan lapangan tetap terjaga. Penggunaan sistem drainase yang tepat merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan lapangan sepak bola yang direkomendasikan oleh FIFA.

Selanjutnya permukaan lapangan menggunakan rumput jenis Zoysia matrella yang dirancang untuk memberikan permukaan yang nyaman dan aman bagi aktivitas olahraga siswa.

Pemilihan jenis rumput, lapisan dasar, sistem drainase dan pengelolaan permukaan lapangan menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan fasilitas olahraga yang tidak sekadar memenuhi fungsi dasar, tetapi juga memiliki kualitas konstruksi yang baik dan dapat digunakan secara berkelanjutan.

Sekolah Rakyat dengan fasilitas lapangan sepak bola standar internasional yang dilengkapi jogging track di antaranya Sekolah Rakyat Jawa Timur IV di Banyuwangi, SR Jawa Timur III di Kediri, dan Sekolah Rakyat di Kabupaten Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas manusia Indonesia. Kehadiran lapangan sepak bola dan jogging track di Sekolah Rakyat diharapkan dapat membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini sekaligus membuka ruang bagi lahirnya bibit-bibit atlet dari berbagai daerah.

#Sekolah Rakyat #Kementerian PU #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Guru pendamping ini punya peranan yang penting bagi siswa disabilitas.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Dukung Kehadiran Shadow Teacher di Sekolah Rakyat, Bantu Dampingi Siswa Disabilitas
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bagikan