FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual

Ilustrasi Siswa. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus kekerasan seksual menjadi jenis kekerasan yang paling banyak terjadi di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026.

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat, kekerasan seksual mencapai 60 persen dari total 100 kasus kekerasan yang terjadi di sekolah dan lembaga pendidikan.

Data tersebut dirilis FSGI pada 5 Oktober 2026. Dari 100 kasus yang dihimpun, jumlah korban mencapai 1.055 orang, sementara pelaku tercatat sebanyak 174 orang.

Baca juga:

Kekerasan Seksual Berbasis Digital Rawan Terjadi di Kampus, Gubernur Lemhannas: Harus Ditindak Tegas

Pelaku Didominasi Orang Dewasa

FSGI menyebut pelaku kekerasan seksual di satuan pendidikan didominasi orang dewasa yang memiliki posisi atau relasi kuasa terhadap korban.

Mereka antara lain guru atau ustaz, kepala sekolah atau pimpinan pondok pesantren, satpam, hingga pembina kegiatan ekstrakurikuler.

Dalam melakukan aksinya, pelaku kekerasan seksual menggunakan berbagai bentuk manipulasi hingga ancaman serius kepada korban.

Temuan FSGI menunjukkan, ancaman tersebut antara lain berupa ancaman mendapatkan nilai buruk dan tidak naik kelas. Di sisi lain, terdapat pula iming-iming pendidikan gratis atau biaya kuliah.

Kekerasan Seksual Juga Terjadi Secara Digital

Kekerasan seksual berbasis digital juga ditemukan dalam kasus yang dihimpun FSGI.

Modusnya antara lain mengirim foto atau video tidak senonoh ke ponsel korban, serta merekam korban ketika sedang tertidur dalam kegiatan di luar sekolah, perlombaan, maupun ekstrakurikuler.

FSGI juga menemukan modus child grooming dalam kasus kekerasan seksual di satuan pendidikan.

Dalam sejumlah kasus di pondok pesantren, korban kekerasan seksual bahkan mengalami kehamilan. FSGI juga menemukan korban yang melahirkan di lingkungan pondok pesantren tanpa bantuan tenaga medis.

Kekerasan seksual turut terjadi secara daring. FSGI mencatat adanya kasus yang melibatkan penggunaan AI serta pengiriman materi pornografi.

Pelakunya tidak hanya orang dewasa, tetapi juga sesama peserta didik.

Korban Tidak Hanya Perempuan

Korban kekerasan seksual di satuan pendidikan tidak hanya perempuan. Siswa atau santri laki-laki juga tercatat menjadi korban.

Kekerasan seksual sendiri merupakan salah satu jenis kekerasan dari keseluruhan kasus yang dihimpun FSGI.

Selain 60 persen kasus kekerasan seksual, terdapat 36 persen kasus kekerasan fisik, 1 persen kekerasan psikis, 1 persen perundungan, dan 2 persen pendisiplinan dengan kekerasan.

Baca juga:

Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, DPR: jangan Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku

Tersebar di 23 Provinsi

Laporan FSGI menyebutkan kasus kekerasan tersebut tersebar di 23 provinsi dan 74 kabupaten/kota di Indonesia.

Sebanyak 30 kasus terjadi di satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama, sedangkan 70 kasus terjadi di satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kasus-kasus tersebut tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, dan Sulawesi.

Di Pulau Jawa, kasus antara lain tercatat di sejumlah wilayah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, dan DKI Jakarta.

Sementara di luar Jawa, kasus ditemukan di berbagai daerah di Sumatra, Kalimantan, Nusa Tenggara, Bali, hingga Sulawesi.

Kasus Bertambah Setiap Triwulan

Jumlah kasus yang dicatat FSGI juga terus bertambah sepanjang Januari-September 2026.

Pada Januari-Maret tercatat 22 kasus kekerasan. Jumlah tersebut bertambah 33 kasus pada triwulan kedua sehingga total Januari-Juni mencapai 55 kasus.

Memasuki triwulan ketiga, kembali terjadi penambahan 45 kasus.

Dengan demikian, sepanjang Januari-September 2026 jumlah kasus kekerasan yang dicatat FSGI mencapai 100 kasus. (Tka)

#Kekerasan Seksual #Pendidikan #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Rencana kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan yang telah berjalan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Indonesia
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Pemerintah berencana terlebih dulu menjalankan program percontohan (pilot project) dengan anggaran sekitar Rp 5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Pengamat sosial menyoroti soal biaya dan kualitas pendidikan. Hal itu terkait rencana kuliah gratis di PTN yang dicanangkan pemerintah.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Kuliah Gratis di PTN, Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Turunkan Kualitas Pendidikan
Indonesia
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
program sekolah negeri gratis tetap dialokasikan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah ditetapkan dalam RAPBN 2027 atau dengan kata lain tidak menggunakan anggaran baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Buat Pendidikan Gratis, Pemerintah Desain Ulang Anggaran Tahun 2027
Bagikan