Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf saat menghadiri acara World Cerebral Palsy Day 2026 di Atrium Mall Teras Kota, Tangerang Selatan, Minggu (25/10).(foto: Merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENASIHAT Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI Fatma Saifullah Yusuf mengatakan masih ada sekolah yang tidak menerima siswa disabilitas sebagai peserta didiknya. Masalah utamanya yakni keterbatasan shadow teacher.

"Tapi pada kenyataannya memang banyak sekolah yang belum siap, karena apa? Karena harus ada shadow teacher yang harus disiapkan," katanya saat ditemui di acara perayaan World Cerbral Palsy Day 2026, di Atrium Mall Teraskota, Tangerang Selatan, Minggu (25/10).

Dia mengatakan Kementerian Sosial menginginkan semua anak disasbilitas apa pun jenisnya dari disabilitas yang terlihat dan tidak terlhat dapat menikmati layanan pendidikan dari negara.

Namun, sejauh yang diketahui Fatma, menyediakan shadow teacher membutuhkan biaya yang mahal. Akibatnya, sekolah yang menerima disabilitas sebagai muridnya terpaksa orangtua murid mesti merogoh kocek dalam membayar biaya shadow teacher.

"Itu biayanya juga sangat mahal. Ada juga sekolah yang bisa menerima (disabilitas), tapi orangtuanya yang membayar lebih," katanya.

Baca juga:

Ada 12.000 Lowongan Kerja di Jakarta, Pramono Minta Disabilitas Dapat Kesempatan Sama



Menurut dia, hal ini merupakan hal yang mestinya dibahas Kemeterian Pendidikan. Namun, dari Kemensos sendiri mendukung dihadirkannya shadow teacher di sekolah pada umumnya.(Tka)

Baca juga:

Taman Puring Bakal jadi Ruang Ramah Disabilitas, Ditetapkan sebagai Prioritas Pemprov DKI



#Penyandang Disabilitas #Pendidikan #Cerebral Palsy
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Kementerian Sosial menginginkan semua anak disasbilitas apa pun jenisnya dari disabilitas yang terlihat dan tidak terlhat dapat menikmati layanan pendidikan dari negara.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Kemensos Ungkap Alasan di Masih Ada Sekolah yang Tolak Siswa Disabilitas
Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Indonesia
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bakal merevitalisasi Taman Puring menjadi Taman Disabilitas.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Pramono Setuju Taman Puring Direvitalisasi Jadi Taman Disabilitas, Pedagang Dicarikan Tempat Baru
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Dunia
Profil RJ Mitte 'Breaking Bad', Pejuang Hak Disabilitas Penyandang Cerebral Palsy Berpulang di Usia 34 Tahun
Aktor Breaking Bad RJ Mitte meninggal dunia di Texas usia 34 tahun. Simak profil, perjalanan karier, dan pengakuan rekan selebriti atas kepergiannya!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Profil RJ Mitte 'Breaking Bad', Pejuang Hak Disabilitas Penyandang Cerebral Palsy Berpulang di Usia 34 Tahun
Indonesia
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Masih bingung apa itu pendidikan kesetaraan dan Kejar Paket C? Temukan info lengkap soal syarat masuk, metode belajar, hingga cara resmi mendapat ijazah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Bagikan