MerahPutih.com - Sebuah insiden yang mengerikan dan memilukan terjadi di Sekolah Menengah Atas Ateneo de Zamboanga di Kota Zamboanga, Filipina selatan.
Empat orang tewas dan sembilan orang luka-luka dalam insiden penembakan dini hari Selasa (18/8) di lokasi sekolah tetsebut.
Laporan media lokal The Manila Times, insiden itu terjadi sesaat sebelum kelas dimulai, yang juga menewaskan terduga pelaku.
Biro Investigasi Nasional mengatakan dua siswa dan dua petugas keamanan tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam penembakan tersebut. Identitas para korban belum dirilis.
Baca juga:
BNPT Siapkan 111 Pencegahan Terorime Sejak Dini, 250 Anak Telah Berhasil Direhabilitasi
Terduga pelaku penembakan diidentifikasi sebagai seorang pria dan siswa kelas empat SMA yang ayahnya dilaporkan bekerja di Kantor Bea Cukai Kota Zamboanga, menurut laporan.
Pihak berwenang mengatakan tersangka membawa pistol dan senapan ke kampus dan melepaskan tembakan di dalam kelas "tanpa provokasi yang jelas."
Terduga pelaku dan korban sama-sama siswa di sekolah swasta yang dikelola oleh Jesuit, kata Walikota Khymer Adan Olaso.
Video menunjukkan siswa-siswa melarikan diri dari gedung sekolah saat terdengar suara tembakan. Pihak berwenang saat ini tengah menentukan motif dan memeriksa kemungkinan adanya kelalaian keamanan.